Ingat Guru Konseling yang Bunuh Diri Karena Diteror Wali Murid? Kini Terungkap Pelaku Adalah Polisi dan Jaksa!

Terungkap fakta jika wali murid yang meneror guru konseling dari anaknya yang bermasalah adalah seorang polisi dan penyidik di kejaksaan
KPOPCHART.NET - Beberapa waktu lalu, Korea Selatan sempat dihebohkan dengan kasus bunuh diri dari seorang guru SD yang mengajar konseling.
Guru tersebut diketahui menangani beberapa kasus anak bermasalah salah satunya adalah kasus dimana seorang anak menusuk temannya dengan pensil.
Sayangnya, wali murid dari anak tersebut kemudian terus menelpon sang guru bahkan menyalahkannya atas kenakalan anaknya.
Wali murid tersebut juga mengajukan aduan ke sekolah dengan mengatakan jika sang guru tidak kompeten dalam menjalankan tugasnya.
Karena terus-menerus diteror dan menerima banyak tekanan, guru tersebut kemudian memutuskan untuk mengakhiri hidupnya sendiri.
Setelah melalui berbagai proses investigasi, kini diketahui jika orang tua dari murid bermasalah yang melakukan teror kepada sang guru adalah polisi dan jaksa.
Sang ibu diketahui merupakan polisi dan sang ayah dari murid tersebut adalah seorang penyidik di kejaksaan.
Sebelumnya di berbagai forum komunitas online, juga sempat beredar kabar wali murid tersebut telah menyalahgunakan kekuasaannya untuk mengancam sang guru hingga akhirnya berujung pada kematian.
Baca Juga: OP Sebar Kalimat Intimidasi Orang Tua yang Buat Guru Nekat Bunuh Diri: Egois Sampai Akhir...
Bahkan ibu dari murid tersebut juga diketahui menghubungi melalui telepon dan pesan teks kepada sang guru 6 hari sebelum kematiannya.
Suami yang merupakan ayah dari murid bermasalah tersebut juga diketahui mendatangi sekolah anaknya pada keesokan harinya.
Karena adanya keterlibatan anggota polisi, keluarga guru tersebut kemudian meragukan kinerja dari kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini.
Terlebih dengan pernyataan kepolisian yang berubah dimana pada awalnya mereka menyatakan bahwa kasus ini hanyalah masalah pribadi yang terjadi antara guru dengan orang tua.
Baca Juga: Tragis! Seorang Guru Memilih Mengakhiri Hidupnya Setelah Tidak Kuat Mengurus Siswa Pelaku Bullying
Namun kepolisian kemudian merubah pernyataannya dengan menyatakan bahwa terduga pelaku masih belum bisa dikonfirmasi.
Setelah itu, kepolisian kembali merubah pernyataannya dengan menyatakan, “investigasi lebih lanjut perlu dilakukan.”
Oleh karena itu, orang tua dari sang guru mengajukan protes untuk polisi agar tidak melakukan investigasi dan meminta investigasinya untuk dialihkan kepada tim khusus yang dapat lebih dipercaya.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.