Mengaku Sebagai Alumni Untuk Masuk ke Sekolah di Daejeon, Pria Berumur 20 - 30an Ini Nekat Tikam Seorang Guru

Seorang guru menjadi korban dari insiden penikaman selanjutnya yang mana sang korban mengaku sebagai alumni sekolah tersebut
KPOPCHART.NET - Insiden penikaman baru-baru terjadi di sebuah sekolah menengah di Daejeon, Korea Selatan.
Kali ini insiden penikaman yang marak terjadi telah menargetkan seorang guru yang diserang oleh seorang pria dengan pisau.
Pada pagi hari tanggal 4 Agustus, sekitar pukul 10.00 KST, insiden penikam kembali terjadi di sebuah sekolah menengah di distrik Dadeok-gu Daejeon.
Pelaku diyakini seorang pria berusia 20 hingga 30-an, dan dia melarikan diri dari tempat kejadian segera setelah serangan itu.
Menurut laporan, korban adalah seorang guru yang berusia 49 tahun. Polisi mengungkapkan bahwa seorang saksi di tempat kejadian mengaku mendengar guru itu berkata, "Ini salahku," setelah diserang.
Berdasarkan kesaksian tersebut, polisi menganggap kejadian ini sebagai perbuatan yang dilakukan oleh seseorang dengan motif pribadi.
Berawal dari tersangka yang datang dan memperkenalkan dirinya sebagai alumni dari sekolah tersebut saat tiba di gerbang utama kampus pagi itu.
Mendengar bahwa gurunya ada di kelas, tersangka menunggu di luar kelas dan menyerangnya dengan pisau ketika sang guru hendak keluar dari kelas untuk pergi ke kamar mandi.
Baca Juga: OP Sebar Kalimat Intimidasi Orang Tua yang Buat Guru Nekat Bunuh Diri: Egois Sampai Akhir...
Petugas polisi mengatakan kepada Yonhap News bahwa mereka sedang melacak tersangka yang melarikan diri dari tempat kejadian dan mereka belum bisa mengidentifikasi identitas sang pelaku.
Petugas polisi lainnya mengatakan kepada News1 bahwa kejahatan ini berbeda dengan insiden penusukan pisau baru-baru ini yang sering terjadi.
Polisi mengungkapkan, "Kejahatan ini berbeda dari kejahatan bermotid baru-baru ini di dekat Stasiun Seohyun di Bundang atau di Sillim-dong."
"Tampaknya ini adalah kejahatan motif pribadi, dan kami akan segera menangkap tersangka yang diperkirakan berusia 20 hingga 30-an tersebut," tambah sang polisi.
Dilaporkan bahwa guru yang terluka kehilangan kesadaran dan segera dibawa ke rumah sakit dan langsung menjalani operasi darurat.
Menanggapi kejadian tersebut, Polisi Daejeon mengerahkan kekuatan yang cukup besar, termasuk seluruh tim detektif dari Kantor Polisi Daejeon, tiga tim dari Divisi Investigasi Kejahatan Kekerasan, dan lebih dari 200 petugas dari Pasukan Polisi Khusus, untuk melakukan pencarian dan penangkapan terhadap tersangka.
Polisi Daejeon melaporkan bahwa mereka menangkap tersangka sekitar 2 jam 17 menit setelah kejadian awal.
Penangkapan berlangsung sekitar pukul 12.20 KST di hari yang sama, di jalan sekitar 7 hingga 8 kilometer dari lokasi kejadian.
Baca Juga: Buntut Kejahatan Penusukan, Korea Akan Pertimbangkan Untuk Penjara Seumur Hidup!
Sampai sekarang, identitas pasti dari tersangka belum diungkapkan oleh pihak yang berwenang.
Seperti yang telah diberitakan, insiden serangan pisau baru-baru ini sedang marak terjadi.
Ditambah lagi adanya unggahan peringatan tentang "serangan pisau yang direncanakan" di komunitas online, seperti DC Inside.
Sejauh ini, setidaknya ada 16 peringatan serangan yang akan terjadi selama akhir pekan 4-6 Agustus.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.