Peran Orang Tua Dalam Tangani Kasus Bully di Korea dan Indonesia Disorot, Netizen: Lagian Kayak Paud.....

Baru-baru ini perbedaan cara orang tua Korea dan Indonesia yang ikut campur terkait pendidikan anaknya menjadi banyak diperbincangkan
KPOPCHART.NET - Kebiasaan orang tua ikut campur di pendidikan anak hingga berani mengancam sepertinya menarik perhatian baik di Korea maupun di Indonesia terlebih dalam hal pembullian.
Sepertinya kasus orang tua yang turut ikut campur ke dalam ranah pendidikan yang tidak sehat tak hanya di Korea saja tetapi juga Indonesia, dimana membenarkan perilaku bully terhadap kawan sejawat.
Hingga baru-baru ini ramai diperbincangkan melalui Twitter terkait peran orang tua dalam kehidupan pendidikan dalam menanggani kasus bully yang melibatkan putra atau putrinya entah di Korea atau Indonesia begitu menarik perhatian.
Ramai di Twitter perihal grup orang tua yang melibatkan universitas ternama di Indonesia yang berada di Bandung.
Institute Teknologi Bandung (ITB) sendiri termasuk salah satu universitas terbaik di Indonesia, yang ramai diperbincangkan terkait grup orang tua dari beberapa mahasiswa/i.
Diketahui bahwa sekumpulan orang tua mahasiswa/i ITB membuat grup khusus orang tua yang diduga tidak mempunyai nilai positif sama sekali.
Dalam grup tersebut disebutkan bahwa grup orang tua tersebut malah berbalik menyerang mahasiswa.
Hingga seorang OP menuliskan seperti ini, "Mending bubarin aja dah itu grup orang tua ITB kalau isinya jadi pada nyerang mahasiswa.
Atau lebih bagus lagi, ga usah bikin grup orang tua-orang tuaan buat mahasiswa dah.
Mahasiswa itungannya udah orang dewasa. Udah punya KTP, udah punya SIM, udah punya hak pilih.
Yang berarti mereka seharusnya udah bisa memilah sendiri cara pandang, opini dan ideologi.
Kalau ga bisa, ya salah lu orang tua pada mendidik secara pasif, " tulis akun @tilehopper.
Sedangkan di Korea sendiri orang tua ikut campur dalam masalah anak sekolah entah SMP atau SMA bahkan SD.
Hingga pada kasus seorang guru di sekolah meninggal dunia bunuh diri karena diintimidasi oleh orang tua murid.
Sang guru memilih mengakhiri hidupnya padahal dia terbilang masih muda, karena tidak kuat dengan tekanan akhirnya memilih akhiri hidup.
Dan baru-baru ini, seorang anak membuli anak jenius bernama Baek Kang Hyun dan mengucilkannya.
Tak hanya itu, orang tua sang pembuli malah mengirim email ancaman dan membuat orang tua Baek Kang Hyun akhirnya buka suara terkait anaknya yang dibulli, dikucilkan, hingga difitnah.
Bukannya sang orang tua yang anaknya menjadi pembuli mendidik anaknya dengan baik bukan malah menyalahkan korban.
Hingga seseorang netizen merepost dan menuliskan, "Korea: Ortu recokin guru & sekolah, Indonesia: Ortu recokin mahasiswa & dosen."
Karena kedua masalah ini komentar netizen pun datang dengan berbagai reaksi.
"Kayanya emang setipe ya, kaya ras netizen terkuat di Bumi, netizen Indonesia dan netizen Korea. "
"Wow. Ada grup ortu mahasiswa, udah kayak anaknya masih SD aja perlu dibimbing dan dibina."
"Lagian kayak paud aja sih ada grup ortu siswa segala. "
"keinget ini deh Webtoon real lesson yang bagian si ortu murid bikin masalah telefonin guru diluar jam kerja. "
"Agak lain emang wkwkwk. Kan udh pda usia dewasa ya, klo masih sampe ortu ikut campur masalah perkuliahan ya aneh sih."
"Ternyata ada grup ortu mahasiswa di Indo, gue kira di korsel aja karena kejadian hwasa dilaporin
Semangat aja buat mbak-abangnya, " dan komentar lainnya.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.