← Kembali ke Blog
pelecehanpembunuhanchoiSEOULseksualSillim

Dakwaan Tersangka Pelecehan Seksual di Sillim Berubah Menjadi Pembunuhan, KNetz Bereaksi: Itu Tidak Wajar...

Egi Nurcahyani · August 20, 2023
Dakwaan Tersangka Pelecehan Seksual di Sillim Berubah Menjadi Pembunuhan, KNetz Bereaksi: Itu Tidak Wajar...

Setelah korban pelecehan seksual di Sillim-dong meninggal setelah dua hari kejadian, akhirnya dakwaan berubah menjadi pembunuhan


KPOPCHART.NET - Diketahui kemarin (19/8), korban dari pelecehan seksual di Taman Sillim-dong meninggal dunia setelah dua hari mengalami kejadian mengerikan.

Kantor Polisi Seoul Gwanak mengumumkan bahwa mereka telah mengubah dakwaan terhadap tersangka bernama Choi yang berusia 30 tahunan yang ditangkap karena tuduhan pemerkosaan dan cedera di taman Sillim.

Choi kini dijatuhi dakwaan bukan lagi pemerkosaan melainkan pembunuhan, polisi mempercayai bahwa Choi sudah pasti menyadari kemungkinan korban pelecehan seksual di Sillim bisa meninggal dan kelalaian sengaja diakui.

Baca Juga: Karakter One Piece ini Buat Soyeon GIDLE Jatuh Cinta, Netizen: Percuma Gak Bisa Baca Map...

Berdasarkan Undang Undang Hukuman Kekerasan Seksual, kejahatan pemerkosaan akan mendapatkan hukuman penjara seumur hidup atau lebih dari 10 tahun.

Sedangkan untuk pemerkosaan yang menyebabkan kematian akan mendapatkan hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Sehari sebelumnya, Pengadilan Distrik Pusat Seoul mengeluarkan surat penangkapan untuk Tuan Choi karena tingkat kejahatan yang begitu serius dan ditakutkan tersangka melarikan diri setelah di interogasi.

Pada (17/8), Choi memukuli dan melakukan pelecehan seksual terhadap wanita berusia 30-an yang belum pernah dia temui di jalur pendakian di taman Sillim-dong, Gwanak-gu, Seoul.

Baca Juga: Seorang Professor Korea Lakukan Hitung-hitungan Royalti 'Cupid' FIFTY FIFTY, KNetz dan Inter Terpecah!

Korban dirawat di rumah sakit dalam keadaan tak sadarkan diri akibat kejahatan Choi, dan meninggal pada (19/8) sore dua hari setelah kejadian.

Seorang petugas kepolisian mengatakan, "Saat korban meninggal, dakwaan Choi diubah dari pemerkosaan menjadi pembunuhan."

Korban A dirawat di unit intensif darurat rumah sakit universitas di Seoul pada (17/8), sehari sebelumnya dia memang sudah dalam keadaan tak sadarkan diri.

Diceritakan bahwa Nyonya A adalah seorang guru SD sedang dalam perjalanan untuk bekerja sehubungan dengan pelatihan staf pengajar, dan hari kejadian itu adalah hari libur.

Seorang kenalan yang berkunjung ke kamar mayat mengatakan bahwa A dibunuh saat berangkat bekerja di hari libur ketika melalui jalur pendakian yang digunakannya untuk berolahraga pada pukul 14:00 di hari yang sama.

Karena hal itu sepertinya netizen Korea menuntut hukuman mati di situs komunitas online theqoo:

Baca Juga: Belum Debut Jepang, Penampilan NewJeans Dipenuhi Penonton Tapi Malah Dibandingkan, KNetz: Panas....

"Mari kita pergi ke hukuman mati."

"Tidak.. Pemerkosaan dan pembunuhan di taman di siang bolong... sangat mengerikan.
Beristirahatlah dengan tenang untuk mendiang."

"Itu tidak wajar... hukuman mati harus diberlakukan kembali."

"Anda mati pada akhirnya."

"Sungguh memilukan, siapa sangka saya akan mati dalam perjalanan ke tempat kerja di siang hari bolong?"

"Ayo ke hukuman mati. Negara yang sebenarnya tidak bisa melindungi rakyatnya. Apakah ini sebuah negara?"

Baca Juga: Foto Yuna ITZY di Bandara Goddess Dibilang Lebih Mirip Aktris Hingga Merk Tas Tarik Perhatian: Apakah Itu...

"Dan saya berharap hukuman mati untuk pelanggar seks seperti itu. Anda tidak akan menjadi orang yang tidak adil."

"Dia akhirnya meninggal kemarin. Beristirahatlah dengan tenang untuk mendiang."

"Dan bajingan ini, mari kita kenali wajah dan identitasnya sesegera mungkin."

"Semoga jiwa orang yang meninggal tenang," dan komentar lainnya.

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan