← Kembali ke Blog
ASSaemangeumDuniaKorea SelatanInggrisJamboreSingapura

3 Negara Maju ini Jadi Pemicu Awal Timbulnya Antipati Terkait Toilet di Jambore Dunia Korea Selatan!

Egi Nurcahyani · August 15, 2023
3 Negara Maju ini Jadi Pemicu Awal Timbulnya Antipati Terkait Toilet di Jambore Dunia Korea Selatan!

Ternyata 3 negara ini adalah pemicu awal adanya antipati terkait toilet atau sanitasi Jambore Dunia Korea Selatan


KPOPCHART.NET - Tiga negara maju ini ternyata penyebab awal adanya permintaan toilet yang tiba-tiba di Jambore Dunia di Korea Selatan.

Bagaimana umumnya Jambore Dunia dimana acara tersebut harusnya mendekatkan diri terhadap alam, tapi tiga negara yang dibilang maju ini memiliki permintaan pembenahan untuk sanitasi di Korea Selatan.

Bahkan permintaan tersebut juga dianggap terlalu mendadak oleh pemerintahan setempat, hal seperti itu seharusnya tanggung jawab panitia atau penyelenggara Jambore Dunia yang diadakan di Korea Selatan ke-25 ini.

Mengenai masalah sanitasi dan toilet yang memicu kontroversi atas buruknya pengoperasian Jambore Dunia Saemangeum.

Baca Juga: Seorang YouTuber ini Eksploitasi Dirinya Sendiri dengan Gunakan Bikini di Jalanan, KNetz: Tidak Tahu Tempat...

Gubernur Jeonbuk Kim Kwan Young berkata, "Panitia bertanggungjawab memasang dan mengelola toilet Jambore."

Pada konferensi pers (14/8), Gubernur Kim Kwan Young dari provinsi Jeolla Utara mengatakan, "Dalam rencana awal, 140 dari 8.000 (Tim Relawan Dewasa Internasional), agen operasi pramuka, seharunya merawat toilet, tambahan 70 orang bersih-bersih dua kali sehari."

Dia melanjutkan, "Jeonbuk memutuskan untuk mengurus ini karena dikonfirmasi pramuka dan panitia tidak dapat menyelesaikan masalah toilet yang datang terus menerus."

Gubernur Kim bersikeras, "Kami segera mengatur dan menempatkan perusahaan kebersihan di wilayah tersebut.

Baca Juga: Kontestan A2K ini Viral Karena Kemampuan Rap Dalam 3 Bahasa, Hingga Dijuluki ACE dari Gen 5: Bias Material...

Dan memobilisasi semua tenaga yang tersedia di Jeonbuk-do, termasuk pejabat kota dan kabupaten."

Bahkan, ditemukan bahwa jumlah orang yang masuk ke dalam pengelolaan sanitasi setiap hari terus bertambah.

Dimulai dari 157 pada tanggal 2, 351 di tanggal 3, 422 di tanggal 4, 762 di tanggal 5, 1169, di tanggal 6, dan 1140 di tanggal 7.

Gubernur Kim mengatakan, "Sebenarnya, setiap kota dan kabupaten serta pegawai Kantor Provinsi di Jeonbuk pasti sangat malu dengan permintaan yang tiba-tiba itu. Saya berterima kasih dan meminta maaf kepada para pejabat militer."

Dia kemudian menekankan bahwa satu-satunya negara yang keluar dengan mempermasalahkan toilet adalah Inggris, AS, dan Singapura.

Baca Juga: Ingin Tunjukan Sisi Innocent, Sungchan RIIZE Buat KNetz Heran Dengan Gaya Rambut: Membuatku Sangat Marah......

Sedangkan negara-negara lainnya memilih untuk tetap tinggal dengan mengatakan kepada mereka bahwa perbaikan sedang dilakukan."

Para pramuka Singapura yang memilih untuk keluar setelah itu kembali ke area Jambore dan mengikuti program tersebut.

Gubernur Kim mengatakan, "Tentu saja Jeonbuk akan bertanggung jawab atas masalah yang terjadi dalam pekerjaan yang ada dilingkungan Jeonbuk, saya akan melindungi kehormatan dan harga diri saya."

Menurut Jeonbuk, persediaan, langkah-langkah keamanan, toilet, kamar mandi, tenda, dukungan medis, dan pengendalian hama adalah tanggung jawab panitia penyelenggara.

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan