Konser BLACKPINK Banyak dihadiri Selebgram Indonesia, Istilah FOMO Ramai Jadi Pembicaraan, Apa Itu?

Banyaknya jumlah selebgram dan artis yang datang ke konser BLACKPINK di Jakarta membuat istilah FOMO ramai jadi bahan perbincangan.
KPOPCHART.NET – Girl group naungan YG Entertainment, BLACKPINK, baru saja merampungkan konser di Jakarta, Indonesia.
Digelar selama dua hari berturut-turut pada 11-12 Maret lalu di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dengan kapasitas 75 ribu.
BLACKPINK sendiri dikenal secara luas, tak hanya para penggemar K-POP saja yang mengenal BLACKPINK, namun juga orang-orang biasa juga ikut mengenal girlgroup besar ini.
Melalui lagunya yang berjudul "DDU-DU DDU-DU" yang dirilis pada 2018 lalu, BLACKPINK berhasil mencuri perhatian publik tak hanya nasional bahkan skala internasional.
Baca Juga: 'Forever Young' Milik BLACKPINK Pecahkan Rekor Baru di MelOn Unique Listeners
Baru-baru ini, girl group asuhan YG Entertainment itu menggelar tur konsernya di beberapa negera sejak Oktober 2022 lalu, salah satunya di Indonesia.
Nama besar BLACKPINK berhasil membawa konser BORN PINK jadi konser yang sangat ditunggu-tunggu dan berhasil jadi trending topic selama berhari-hari.
Antusiasme datang tak hanya dari para penggemar, namun juga para penikmat biasa lagu-lagu milik Jisoo, Jennie, Rose, dan Lisa itu.
Besarnya euforia yang terasa, membuat warganet ramai membahas istilah FOMO atau Fear of Missing Out Trending.
Baca Juga: Boy William Sebut Jennie BLACKPINK Tampil 'Malas' Ketika Konser di GBK
Hal ini lantaran adanya beberapa public figure yang ikut meramaikan konser BLACKPINK namun tak menggemari girl group tersebut sebelumnya.
Mengutip dari laman PSYCOM, istilah FOMO sendiri merupakan perasaan takut ketinggalan yang bisa dipicu oleh postingan media sosial atau interaksi langsung.
Besarnya tingkat penggunaan media sosial pada masa kini menjadi salah satu faktor pemicu perasaan ketidakpuasan menjadi lebih menggebu-gebu.
“Anda berfokus pada apa yang dilakukan orang lain, alih-alih hadir sepenuhnya di tempat Anda berada,” jelas Cathy Sullivan-Windt, Ph.D dikutip dari laman PYSCOM.
FOMO sendiri bukanlah kondisi psikologis yang dapat didiagnosa namun tetap berdampak langsung pada kesehatan mental dan fisik.
Istilah FOMO sendiri ramai jadi bahan perbincangan terbanyak di Twitter sejak konser BLACKPINK di Jakarta tanggal 11-12 Maret lalu.
Banyaknya kejadian tak terduga yang tak biasa dialami oleh para penggemar K-POP saat konser menjadi alasan utama mengapa istilah ini terus jadi pembicaraan.
Hal ini dipicu dari video-video yang beredar luas di TikTok yang memperlihatkan kurangnya penonton yang mengetahui fanchant, freebies, dan lagu-lagu unreleased BLACKPINK.
Bahkan, tak sedikit warganet yang menyinggung para public figure yang dianggap hanya menonton konser untuk kebutuhan konten.
Tak sampai disitu, fenomena istilah FOMO ini jadi ramai diperbicangkan dengan banyak bermunculan cuitan Twitter tentang bagaimana cara membedakan penggemar FOMO dan penggemar asli.
Bagaimana menurutmu?






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.