Setelah JMS, Kini Aga Dongsan Ajukan Larangan Penayangan Untuk Serial In the Name of God A Holy Betrayal!

Kim Ki Soon pemimpin kultus Aga Dongsan ajukan larangan penyiaran seri Netflix In The Name Of God A Holy Betrayal.
KPOPCHART.NET – Setelah JMS, sekarang giliran Kim Ki Soon, pemimpin agadongsan sekaligus pendiri dari Synnara Record yang mengajukan Larangan Penayangan serial Netflix.
Serial dokumenter Netflix, In The Name Of God A Holy Betrayal menyebabkan banyak sekali kontroversi akibat penayangannya.
Serial ini berfokus pada 4 pemimpin sekte sesat di Korea Selatan yang mengambil keuntungan dari para pengikutnya dengan cara memanipulasi, mengancam, dan sebagainya.
Di episode kelima dan keenam serial ini, menceritakan tentang kultus bernama Aga Dongsan atau Baby Garden yang dipimpin oleh Kim Ki Soon.
Dimana Kim mengaku sebagai ‘Aga’ atau ‘bayi’ dalam bahasa Korea, dan menyebut dirinya bayi tanpa dosa.
Pemimpin kultus ini membeli sebidang tanah dan membuat peternakan yang ia sebut Aga Dongsan, dimana ia membuat para pengikutnya bekerja siang dan malam seperti budak.
Baca Juga: Buntut Series In the Name of God: A Holy Betrayal, Gadis ini Ungkap Hampir Terjebak Sekte JMS!
Episode itu juga mengungkapkan bahwa Kim Ki Soon menciptakan hukum yang harus dipatuhi oleh seluruh pengikutnya.
Dan siapapun yang tidak mematuhi hukumnya itu akan dijatuhi hukuman berat atau bahkan dibunuh.
Pada tanggal 13 Maret kemarin, pihak Netflix menyatakan pada Ilgan Sports bahwa permohonan larangan siaran sementara telah diajukan ke pengadilan distrik pusat Seoul oleh Aga Dongsan.
“Kami telah mengonfirmasi bahwa sebuah permohonan untuk perintah larangan siaran seri In The Name Of God A Holy Betrayal telah dikirimkan oleh Agadongsan kepada pengadilan distrik pusat Seoul”
Merasa bahwa seri dokumenter itu menyebarkan kebohongan dan melanggar kepribadiannya, Kim Ki Soon dan para pengikutnya mengajukan agar episode itu berhenti ditayangkan.
Atau jika tidak, maka ia harus diberi kompensasi sebesar 10 juta Won atau sekitar 117 juta Rupiah perharinya kalau penayangan diteruskan.
“Episode 5 dan 6 dari In The Name Of God A Holy Betrayal mengandung informasi yang salah tentang Agadongsan dan Kim Kisoon” seru Kim Ki Soon.
Baca Juga: Cetak Kesuksesan Besar, In The Name of God A Holy Betrayal Akan Lanjutkan Kisah Ke Musim Kedua
Ini bukan pertama kalinya serial itu mendapat perintah untuk menghentikan penayangan.
Sebelumnya kultus JMS juga memerintahkan untuk melarang penayangan episode mereka dalam serial dokumenter itu, namun ditolak.
Pada konferensi pers sebelumnya, direktor dari seri In The Name Of God A Holy Betrayal, Cho Sung Hyun pernah mengatakan, “saya rasa sebuah perintah larangan penayangan akan terjadi lagi.”
Ia juga menambahkan, “Saya harap kalian menonton itu sekarang bahkan jika itu sulit untuk ditonton, karena siaran mungkin akan dihapus.”






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.