Agensi BIG 4 ini Mengalami Kerugian Setelah Peperangan Akusisi Saham SM Entertainment
Kapitalisasi pasar agensi BIG 4 mengalami kerugian setelah peperangan akusisi saham SM Entertainment.
KPOPCHART.NET - Setelah peperangan akusisi saham SM Entertainment yang dilakukan oleh HYBE dan Kakao ini selesai, beberapa agensi besar BIG 4 terkena imbas kerugian pada sahamnya.
Menurut laporan Korea Exchange pada 14 Maret, JYP, YG, dan SM mengalami kerugian saham yang sangat menurun, setelah pertempuran sengit antara HYBE dan Kakao.
JYP Entertainment mengalami penurunan sebesar 6.600 won atau sekitar Rp.77.700 (8,49%) dari perdagangan sebelumnya dan ditutup pada 71.100 won atau sekitar Rp. 837.000 per saham.
Baca Juga: Taeyeon SNSD Unggah Instastory Cuplikan Drama The Glory 2, Netizen: Waduh Mau Resign Dari SM ya…
Sementara YG Entertainmnet ditutup pada 54.600 won atau sekitar Rp.642.800 menjadi turun ke 2.900 won atau sekitar Rp.34.135 (5,04%).
Meski tidak terlibat dalam peperangan akusisi saham SM Entertainment, harga saham JYP dan YG juga naik selama persaingan ketat yang dilakukan 3 agensi tersebut.
Secara khusus, saham JYP naik 7,76% dari 72.100 won atau sekitar Rp.848.700 pada tanggal 1 Februari menjadi 77.700 won atau sekitar Rp. 914.300 pada tanggal 10 Maret.
Baca Juga: Netizen Korea Diskusikan Apakah JYP dan YG Entertainment Masih Layak Disebut Agensi Besar?
Sedangkan YG melonjak 10,57% dari 52.000 won atau sekitar Rp.612.000, namun ketika berita HYBE dan Kakao berhenti semua keuntungan dari 2 agensi tersebut kembali pada tanggal 13 Maret.
Tapi pada hari yang sama, saham SM anjlok 23,48%, hal ini menyebabkan 4 perusahaan tersebut mengalami kerugian total kapitalisasi pasar sebesar 870 miliyar won atau sekitar 10 triliun (5,82%) hanya dalam satu hari.
Pada tanggal 13 Maret, kapitalisasi pasa SM menurun, sehingga membuat SM jatuh dari posisi 5 menjadi ke posisi 9 di pasar KOSDAQ.
Baca Juga: Sinergi Pertama SM Entertainment dan Kakao Akan Kita Lihat Dalam 3 Proyek Ini Sebentar Lagi!
Namun HYBE mengalami peningkatan di kapitalisasi pasarnya, karena rebound harga saham SM, JYP dan YG semuanya merugi dalam jumlah besar.
Saham perusahaan agensi lainnya seperti CUBE Entertainment dan CJ ENM juga mengalami dampaknya.
Berdasarkan analisis bisnis hiburan besar, perusahaan sekuritas akan menaikkan target harga untuk saham mereka.
Mengenai JYP, peneliti Kyobo Securities Park Sung Guk melihat penjualan full album Jepang Stray Kids serta peningkatan penjualan album TWICE dan tur dunia adalah salah satu faktor yang menguntungkan JYP, dengan menaikkan harga saham sebesar 8,04% menjadi 94.000 won atau sekitar 1 juta rupiah.
Sedangkan penelitian Hana Financial Investment Choi Jong Gyeong memperkirakan bahwa tur BLACKPINK akan mencakup 56 pertunjukkan sebagai tur dunia terpanjang.
Itu akan berdampak signifikan dan IP TREASURE dan BABYMONSTER juga tumbuh dengan pesat, mereka akan menaikkan target saham sebesar 22,95% menjadi 75.000 won atau sekitar Rp. 882.000.
Baca Juga: Muncul di Episode 'Last Evaluation' BABYMONSTER, Jennie BLACKPINK Katakan Ini!
Peneliti Hanwha Research Center Park Soo Young menyebutkan rencana SM untuk mendebutkan satu girl group dan dua boy group yang akan mendatang pada tahun ini.
Dan menganalisis bahwa "produksi IP dan Strategi peningkatan profitabilitas berdasarkan strategi SM 3.0 positif untuk harga saham dan kinerja." target harga saham SM adalah 135.000 won atau sekitar 1,5 juta rupiah meningkat 21,62%.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.