← Kembali ke Blog
Kim Ki SoonIn The Name of God A Holy BetrayalDKZKoreabooK-PopSynnara RecordCho Sung HyunKbizoomKyoungyoon

Merembet ke Industri Musik, In The Name of God Buat Fandom K-Pop Korea Selatan Boikot Synnara Record

Nabila Sahma Libriyanti · March 10, 2023
Merembet ke Industri Musik, In The Name of God Buat Fandom K-Pop Korea Selatan Boikot Synnara Record

Fandom K-Pop di Korea Selatan ramaikan aksi boikot pada Synnara Record ini setelah nonton serial In The Name of God A Holy Betrayal.


KPOPCHART.NET - In The Name of God A Holy Betrayal saat ini menjadi serial dokumenter nomor satu di Netflix Korea Selatan.

Menampilkan cerita yang dilatarbelakangi oleh banyaknya sekte aliran agama sesat di Korea Selatan, In The Name of God A Holy Betrayal ramai dibicarakan.

Sang Sutradara, Cho Sung Hyun mengaku bahwa dirinya membuat In The Name of God A Holy Betrayal berdasarkan kisah sesungguhnya yang terjadi di negeri Ginseng tersebut.

“Sejak saya muda, ada banyak orang di sekitar saya yang menjadi korban sekte agama, dan setelah saya mulai membuat film dokumenter, topik mengenai hal tersebut sudah seperti tanggung jawab yang harus segera saya buat,” ungkap sang sutradara In The Name of God A Holy Betrayal, Cho Sung Hyun, mengutip dari Koreaboo pada hari Kamis (09/03).

Baca Juga: Ramai Dibicarakan! Inilah 5 Fakta JMS yang Ada di Dokumenter Netflix In The Name of God: A Holy Betrayal

Lalu, beberapa saat In The Name of God A Holy Betrayal rampung, satu per satu fakta tentang adanya sekte aliran sesat di Korea Selatan terungkap.

Dan baru-baru ini diketahui bahwa aliran sesat ternyata masuk ke industri musik K-Pop.

Dilansir dari KBIZoom, boikot mulai dilakukan secara online setelah distributor album K-Pop Synnara Record terlihat dalam episode ke-5 dan ke-6 In The Name of God A Holy Betrayal.

Episode tersebut diketahui menyebut sebuah sekte bernama ‘Aga Dongsan’, yang ditemukan pada 1982 oleh Kim Ki Soon.

‘Aga Dongsan’ sendiri maksudnya adalah Sekte Taman Bayi, sang pemimpin aliran sesat dipanggil oleh pengikutnya dengan sebutan ‘Bayi’.

Baca Juga: Terlibat Aliran Sesat JMS In The Name of God A Holy Betrayal, Keluarga Kyoungyoon DKZ Ngaku Gak Sadar

In The Name of God A Holy Betrayal menceritakan bahwa Kim juga memiliki bisnis di industri musik, yaitu sebagai distributor album dan merchandise official, bernama Synnara Record.

Hal tersebut diungkap In The Name of God A Holy Betrayal dengan menayangkan video wawancaranya dengan salah satu korban dari Kim.

“Kim Ki Soon mendapatkan banyak uang dari Synnara Record. Dia membuat keuntungan yang besar karena saat itu tidak ada yayasan untuk musik,” sebut saksi yang ditayangkan pada episode ke-5 In The Name of God A Holy Betrayal.

Baca Juga: Penayangan In The Name of God: A Holy Betrayal Picu Pemboikotan Pada Salah Satu Toko Album Terkenal Ini

Lalu, kebenaran mengenai tayangan tersebut kerap menjadi perbincangan di Korea Selatan.

Pasalnya, diketahui bahwa Synnara Record dan Aga Dongsan memiliki kecocokan visi dalam bisnisnya.

Diceritakan dalam In The Name of God A Holy Betrayal, Aga Dongsan memiliki visi ‘Sing, dance, and laugh’.

Sementara Synnara Record memiliki visi, ‘Synnara, a world of sing, dance, and laughter’.

Synnara Record memang merupakan distributor album K-Pop besar di Korea Selatan.

Selain menjual album dan merchandise, Synnara Record juga kerap mengadakan acara fansigning, yaitu kesempatan para penggemar untuk bertemu idolanya.

Meski sekte aliran sesat Aga Dongsaeng oleh Kim Ki Soon sudah tidak aktif, Synnara Record masih berjalan sampai saat ini.

Baca Juga: Beberapa Artis Ini Dituduh Menjadi Bagian Dari Sekte Sesat Setelah In the Name of God: A Holy Betrayal Viral

In The Name of God A Holy Betrayal menyebutkan bahwa sekte Aga Dongsaeng merupakan aliran sesat yang memakan korban.

Sekte tersebut melibatkan kematian, namun Kim Ki Sook bebas dari tuduhan dan dinyatakan tidak bersalah.

In The Name of God A Holy Betrayal membawa kasus ini ke publik dan isi rekaman tim produksi dengan salah saksi pengikut Kim Ki Sook menuai kecurigaan publik atas apa yang ia lakukan.

Karena kebenaran tentang keterkaitan antara Kim Ki Sook dengan distributor album K-Pop tersebut sepertinya terungkap, fandom K-Pop di Korea Selatan saat ini sedang menjalankan boikot pada Synnara Record di berbagai media sosial.

Baca Juga: Sutradara In The Name of God A Holy Betrayal Ungkap Perbuatan Jeong Myeong Seok Sebenarnya 10 Kali Lebih Buruk

Sementara itu, bukan hanya pada distributor album ternama Synnara Record, isu aliran sesat juga melibatkan salah satu idol anggota boy group DKZ, Kyoungyoon.

Penayangan series dokumenter Netflix In The Name of God A Holy Betrayal memiliki pengaruh yang luar biasa pada segala industri di Korea Selatan.

Bukan hanya pada industri musik, melansir dari KBIZoom, industri politik dan sosial di Korea Selatan sudah mulai tercium adanya aliran sesat setelah penayangan In The Name of God A Holy Betrayal.

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan