Kontroversi Jeju Cherry Blossom Festival 2025 dari Ketok Harga Mahal hingga Keracunan Massal

Jeju Cherry Blossom Festival 2025 yang baru saja selesai menyisakan kontroversi yang belum rampung, ada keracunan?
KPOPCHART.NET - Jeju Cherry Blossom Festival 2025 yang berlangsung di Jeonnong, Jeju menyisakan beberapa kontroversi yang belum tuntas.
Festival menyambut musim semi dan mekarnya bunga sakura ini sebenarnya telah berlangsung pada 28 - 30 Maret 2025.
Namun, hampir tiga minggu setelah festival berakhir, kontroversi Jeju Cherry Blossom Festival 2025 belum menemui titik terang.
Baca Juga: Pelaku Pencurian di Rumah Park Na Rae Ditahan, Ternyata Residivis
Yakni terkait dengan keracunan makanan yang menyebabkan 80 pengunjung harus dilarikan ke rumah sakit.
Jumat (18/4), Yonhap merilis pernyataan resmi dari Pusat Kesehatan Jeju terkait perkembangan kasus keracunan massal tersebut.
Mereka menjelaskan bahwa pihaknya masih melakukan investigasi mengenai sumber keracunan massal tersebut.
"Kebanyakan pengunjung menunjukkan gejala keracunan makanan seperti diare, muntah-muntah, dan sakit perut," ujar perwakilan Pusat Kesehatan Jeju.
"Kami belum bisa menyebutkan detailnya karena sedang dalam proses investigasi."
Pihak rumah sakit pun menduga jumlah korban keracunan akan meningkat karena total pengunjung yang membludak selama festival.
Festival tiga hari tersebut sukses menarik sekitar 200 ribu pengunjung yang tidak hanya menikmati bunga sakura tetapi juga wisata kuliner di sana.
Baca Juga: Pensiun sebagai Pevoli Profesional, Ini Jabatan Baru Kim Yeon Koung di Heungkuk Life Pink Spiders
Selain keracunan, kontroversi berikutnya terkait harga makanan yang tidak masuk akal.
Pengunjung mengeluhkan adanya sebagian pedagang Jeju Cherry Blossom Festival 2025 yang diduga mengetok harga makanan terlalu tinggi selama festival berlangsung.
Melansir dari Yonhap, beberapa pedagang menjual semangkok sundae atau sosis darah yang berisi enam tusuk seharga 25 ribu won (hampir Rp300 ribu).






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.