Resmi Dimakzulkan, Yoon Suk Yeol Minta Maaf: Merupakan Kehormatan Bisa Melayani Negara

Yoon Suk Yeol resmi diberhentikan dari jabatan presiden dan sampaikan permintaan maaf pada rakyat Korea
KPOPCHART.NET - Mahkamah Konstitusi Korea Selatan memutuskan secara bulat untuk memberhentikan Presiden Yoon Suk Yeol dari jabatannya pada Kamis (4/4).
Keputusan ini menjadikannya presiden kedua dalam sejarah negara itu yang dimakzulkan melalui jalur hukum, setelah Park Geun Hye pada 2017.
Putusan tersebut diumumkan oleh delapan hakim konstitusi dalam sidang pleno yang digelar di ruang sidang besar.
Baca Juga: Dampak Sidang Pemakzulan Yoon Seok Yeol: Sejumlah Acara Ditunda Tayang
“Pada pukul 11.22 pagi, kami memutuskan untuk memberhentikan Presiden Yoon Suk Yeol,” demikian pernyataan resmi dari Mahkamah.
Mahkamah menyatakan bahwa Yoon telah menggunakan kekuatan militer dan polisi secara tidak sah, berusaha merusak institusi-institusi konstitusional seperti parlemen, dan melanggar hak-hak dasar warga negara.
Tindakan tersebut dinilai sebagai bentuk pengabaian terhadap kewajiban menjaga konstitusi.
Baca Juga: Lee Dong Wook Kirim Pesan yang Ditujukan untuk Pelengseran Yoon Suk Yeol? Netizen Beri Tanggapan Ini
Lima alasan pemakzulan yang diajukan parlemen seluruhnya diterima oleh Mahkamah, yang menyimpulkan bahwa Yoon telah melakukan pelanggaran serius terhadap hukum dan konstitusi, cukup untuk diberhentikan dari jabatannya.
Putusan ini dijatuhkan 111 hari setelah pemakzulan oleh parlemen pada 14 Desember 2024, dan 38 hari setelah sidang argumen terakhir pada 25 Februari 2025.
Mahkamah juga menilai bahwa status darurat militer yang dideklarasikan pada 3 Desember 2024 dilakukan secara ilegal karena tidak memenuhi syarat konstitusional.
Baca Juga: Presiden Korea Selatan Resmi Dimakzulkan, Pemilu akan Diadakan 3 Juni
Yoon diketahui berupaya menarik paksa anggota parlemen dari gedung legislatif demi mencegah pemungutan suara pencabutan darurat militer.
Ia juga disebut memerintahkan pelacakan keberadaan tokoh politik utama saat itu, yang diperkuat oleh kesaksian sejumlah pejabat militer dan intelijen.
Tak lama setelah keputusan diumumkan, Yoon menyampaikan pernyataan terbuka kepada publik.
Baca Juga: Dua Kali COLDPLAY Manggung Korea, Dua Kali Juga Presiden Dimakzulkan, Kebetulan atau Kutukan?
Ia mengaku merasa terhormat telah diberi kesempatan untuk memimpin negara, namun menyesal karena tidak mampu memenuhi harapan rakyat.
“Selama ini, bisa bekerja demi Republik Korea merupakan kehormatan yang sangat besar bagi saya,” ujar Yoon dalam pernyataannya.
“Saya sangat berterima kasih kepada Anda semua yang telah mendukung dan menyemangati saya, meskipun saya penuh kekurangan.”
Baca Juga: Warga Korea Selatan akan mengadakan aksi unjuk rasa besar-besaran setelah pembebasan Yoon Suk Yeol
Yoon menambahkan bahwa ia merasa sangat menyesal dan meminta maaf kepada rakyat Korea Selatan.
“Saya sungguh menyesal dan meminta maaf karena tidak dapat memenuhi harapan Anda,” katanya.
Sebagai penutup, ia menyampaikan doa dan harapan terbaik untuk masa depan Korea Selatan.
Baca Juga: Perempuan Korea menuntut Kesetaraan dan Lingkungan yang Inklusi, setelah pemakzulan Yoon Suk Yeol
“Saya akan selalu berdoa untuk Republik Korea yang tercinta dan untuk Anda semua, rakyat yang saya cintai,” tulisnya.
Pernyataan tersebut ditandatangani dengan tulisan tangan: Yoon Suk Yeol.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.