Soyou SISTAR Ungkap Pengalaman Mengerikan saat Pingsan dan Obsesi Berat Badan!

Salah satu anggota girl group Kpop gen 2, Soyou SISTAR ceritakan pengalaman pilunya ketika menjalankan diet dan sempat pingsan.
KPOPCHART.NET - Industri hiburan seringkali menjadi sorotan karena standar kecantikan yang tinggi dan tekanan untuk mempertahankan penampilan fisik yang ideal.
Baru-baru ini, penyanyi solo Soyou, mantan anggota grup SISTAR, berbagi kisah jujur tentang perjuangannya dengan gangguan makan dan dampaknya pada kesehatannya.
Dalam program spesial SBS, Bodymentary Confessions About Weight, Soyou mengungkapkan bahwa obsesinya terhadap berat badan telah membawanya ke titik di mana ia hampir kehilangan nyawa.
Ia menceritakan pengalaman mengerikan saat pingsan di jalan dan harus dilarikan ke rumah sakit oleh seorang asing.
Baca Juga: Cewek Wajib Tahu! Soyou eks SISTAR Beri Rekomendasi Inspirasi Look Yang Kece Badai Buat Kamu!
"Bahkan saat itu, saya masih memikirkan berat badan saya," ujar Soyou dengan nada sedih.
"Saya khawatir cairan infus akan membuat saya gemuk." Pengakuan jujur ini menyoroti betapa dalamnya akar masalah gangguan makan yang dialami oleh banyak selebriti.
Tekanan untuk mempertahankan tubuh yang ideal di industri hiburan Korea Selatan sangatlah besar.
Para idol dan penyanyi seringkali menghadapi ekspektasi yang tidak realistis dari agensi, media, dan penggemar.
Baca Juga: Soyou Mengaku Pernah Alami Kesulitan Ini hingga Harus Konsumsi Obat: Aku Tidak Ingat Apapun…
Soyou mengungkapkan bahwa selama masa trainee-nya, ia diberikan target berat badan yang sangat ketat dan harus menjalani diet ekstrem untuk mencapainya.
"Saya hanya makan empat butir telur puyuh dan membuang kuningnya," kenang Soyou.
"Itu adalah satu-satunya makanan saya dalam sehari." Diet yang tidak sehat dan kurangnya nutrisi ini berdampak buruk pada kesehatan fisik dan mentalnya.
Selain masalah fisik, gangguan makan juga menimbulkan dampak psikologis yang serius.
Soyou menceritakan bagaimana obsesinya dengan makanan membuatnya merasa terisolasi dan tidak bahagia.
Ia bahkan pernah menangis tersedu-sedu karena menolak sepotong semangka yang ditawarkan oleh temannya.
"Saya merasa sangat bersalah setiap kali saya makan sesuatu yang dianggap 'tidak sehat'," ungkap Soyou.
"Saya takut akan gagal dan tidak memenuhi ekspektasi orang lain." tambahnya.
Kisah Soyou menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya kesehatan mental dan fisik.
Gangguan makan adalah masalah serius yang membutuhkan perhatian dan perawatan yang tepat.
Melalui kesediaannya untuk berbagi cerita, Soyou berharap dapat menginspirasi orang lain yang mengalami hal serupa untuk mencari bantuan.
Industri hiburan memiliki peran penting dalam membentuk persepsi masyarakat tentang kecantikan.
Dengan menampilkan citra tubuh yang tidak realistis, industri ini dapat memberikan tekanan yang besar pada individu, terutama perempuan muda.
Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk mempromosikan standar kecantikan yang lebih sehat dan realistis.
Soyou telah berhasil mengatasi gangguan makannya dan kini hidup lebih sehat.
Ia berharap kisahnya dapat menginspirasi orang lain untuk mencari bantuan dan tidak ragu untuk berbicara tentang masalah yang mereka hadapi.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.