Masih Berlanjut, EDAM Entertainment Bantah Klaim Staf yang Mencuri Kursi Penonton untuk Konser IU

EDAM Entertainment membantah klaim yang menuduh stafnya mencuri kursi penonton saat konser IU di Seoul
KPOPCHART.NET – Konser IU yang baru-baru ini membuat kehebohan karena adanya perdagangan tiket konser ilegal.
Seorang penggemar baru-baru ini disangka sebagai calo tiket konser hingga berakhir staf EDAM Entertainment melarangnya memasuki tempat konser IU di Seoul.
Masalah ini semakin besar ketika penggemar tersebut mengirimkan dokumen bukti bahwa merekalah yang membuat reservasi tiket tersebut.
Baca Juga: IU Minta Maaf Kepada Penggemar yang Dituduh Melakukan Transaksi Ilegal Tiket Konsernya
EDAM juga menyuruh penggemar untuk melapor ke lokasi dan memberi lampu hijau untuk verifikasi.
Akan tetapi ketika sampai di tempat, staf melarang mereka untuk masuk.
Penggemar tersebut menyadari bahwa kursi tersebut telah terisi, hingga menimbulkan kecurigaan bahwa kursi mereka dicuri oleh staf.
Dari tuduhan tersebut, EDAM Entertainment membuat pernyataan awal yang membantah hal tersebut.
EDAM Entertainment meminta maaf kepada penggemar dan akan memberikan kesepakatan untuk menyelesaikan masalah itu.
Agensi IU juga mengatakan bahwa tidak ada karyawan atau eksekutifnya yang menerima tiket konser, staf memiliki semua tiket asli yang dicetak.
Dalam pernyataannya, EDAM menambahkan bahwa akan membuat rencana yang lebih baik ke depannya serta akan melakukan yang terbaik untuk memastikan hal seperti ini tidak akan terulang.
Akan tetapi, pernyataan tersebut belum membuat penggemar puas sehingga pada hari Kamis (04/04) agensi IU membuat pernyataan tambahan.
Mereka mengklarifikasi telah memutar rekaman untuk mengkonfirmasi identitas orang yang mencuri kursi tersebut.
EDAM Entertainment mengklaim bahwa kursi tersebut dibiarkan kosong di paruh pertama dan pada paruh kedua seorang penggemar mengisi tempat duduk untuk mendapatkan pemandangan yang lebih baik.
“Kami juga sudah memeriksanya secara internal. Kami memiliki kamera yang berputar di lokasi untuk keperluan pembuatan film DVD. Kami memutar rekaman dari saat penggemar masuk hingga akhir konser, untuk berjaga-jaga dan melihat kursi tersebut.“
“Kursinya kosong sejak pembukaan hingga paruh pertama konser, di antara dua bagian kursi itu ditempati oleh seseorang. Agensi tidak menjual atau memberi tiket kepada siapapun.”
“Dan ada kalanya penonton pergi ke kamar kecil dan staf kami menuntun mereka hingga kembali dan memastikan penonton kembali ke tempat duduknya. Jadi kami rasa bisa saja terjadi ketika seorang penonton kembali dari kamar mandi dan melihat kursi yang kosong, lalu memutuskan untuk mendudukinya,” jelas EDAM Entertainment.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.