GIDLE Dikritik Netizen karena Penyalahgunaan Bahasa Gaul dalam Sebuah Percakapan, Netizen: Apakah itu Omong Kosong?

GIDLE mendapatkan kritikan dari Netizen karena kurang tepat dalam menggunakan kosakata bahasa gaul dalam percakapan. Pro kontra pun terjadi.
KPOPCHART.NET - Klip GIDLE kembali menyita perhatian publik online.
Banyak netizen yang mengkritiknya namun pro kontra tetap terjadi. Menurut beberapa orang kritik tersebut tidak adil.
Oktober 2023 lalu GIDLE muncul di saluran YouTube Teen Vogue.
Baca Juga: Fabulous Taeyeon Day! TIpe Ideal Leader SNSD Nggak Perlu Ganteng, Tapi Cukup yang Punya 2 Sifat Ini
Mereka ikut memeriahkan serial Compliment Battle di outlet media tersebut.
Video tersebut menampilkan beberapa kelompok bersaing untuk melihat siapa yang sanggup mempertahankan karakternya sambil menerima pujian.
Baca Juga: Lagu Baru Jennie BLACKPINK Slow Motion Tidak Sesuai Ekspektasi Penggemar: Kirain Bakal...
Dalam bagian video Miyeon mendapat pujian melalui tweet yang berbunyi
"Saya tidak tahu bagaimana menjelaskannya tapi Miyeon adalah pookie paling pookie dari semua pookie yang pernah ada dalam sejarah pookie.”
Grup agak bingung mengenai tweet tersebut. Miyeon membahas Pookie.
Baca Juga: KNetz Protes Harga Tiket Fancon RIIZE di Seoul Mahal Hingga Singgung Akibat Kepergian Lee Soo Man!
Miyeon juga mempertanyakan apa yang dimaksud dengan istilah Pookie tersebut.
Dia juga lalu bertanya apakah itu merupakan omong kosong.
Klip yang sudah agak lama tersebut kembali muncul karena di poskan ulang di X.
Sontak saja langsung mendapatkan tanggapan dan reaksi yang beraneka ragam.
Beberapa netizen tertarik dan ada juga yang memberikan reaksi negatif.
“apakah itu omong kosong” oh…..itu bukan……” tulis@atz***t.
Baca Juga: Buat Bingung Penggemar, Merchandise Stray Kids Ini Dihapus Karena Alasan Politik?
Netizen memberikan reaksi kepada GIDLE yang mengkritisi bahasa Inggris yang dipakai Soyeon.
"apakah mereka hanya menulis omong kosong" ironisnya datang dari grup soyeons btw," tulis@ihateh***f.
"Mengingat seberapa banyak para penjagal grup mereka menyukai lagu mereka lmaoooo," tulis@cozysanxing.
"Kelompok etnis hip selalu berada di TKP haha, apakah kita sejujurnya mengharapkan sesuatu yang berbeda dari mereka khususnya?"@mosde***e.
Tidak semua netizen memberikan reaksi negatif. Ada juga yang membela Miyeon.
Netizen mengatakan bahwa tidak mungkin dia mengetahui arti kata tersebut secara umum, lalu digunakan sebagaimana adanya.
“Pookie” biasanya digunakan dalam AAVE (Bahasa Inggris Vernakular Afrika-Amerika) sebagai istilah atau berkaitan dengan rasa sayang.
Contohnya, “Miyeon is my pookie,” termasuk salah satu cara yang tepat dalam menggunakan frasa di AAVE, karena adalah kata benda.
Istilah ini memang dipopulerkan sebagai bahasa gaul “TikTok” atau “Gen-Z” dan kebanyakan dipakai secara online.
Secara teknis Miyeon sudah tepat mengatakan jika hal tersebut adalah omong kosong.
Tweet tersebut memang menggunakan kata tersebut kurang masuk akal jika dikaitkan dengan AAVE.
Netizen mengatakan masalahnya bukan Miyeon namun penyalahgunaan kata yang mengarah ke titik ini.
"Ada bintang K-pop di sini yang menyebut AAVE sebagai 'omong kosong' dan itu adalah contoh utama mengapa AAVE tidak boleh meninggalkan komunitas Afrika-Amerika dan menjangkau penggemar kpop non-kulit hitam dan non-kulit hitam pada umumnya. Sungguh melelahkan jika meninggalkan komunitas kami saja." sial sendirian," tulis@ovr***n.
"Inilah mengapa orang yang bukan kulit hitam perlu berhenti menggunakan aave. Beberapa dari kalian sering menggunakannya sehingga cenderung terkesan mengejek. lalu kalian semua yang bukan penutur bahasa Inggris mengatakan hal buruk seperti ini karena sekali lagi kalian semua menggunakannya secara tidak benar hingga ke titik itu benar-benar bahkan tidak masuk akal,"tulis@mood***s.
"Yah, mereka tidak salah, bukan blk orang yang sering menggunakan aave sehingga mulai terlihat seperti omong kosong dan aneh karena apa yang kamu katakan," tulis@Sar***2.
"Orang nonblk yang hampir tidak memahami nuansa aave lalu menggunakannya secara berlebihan hingga tidak dapat dikenali.... aku lelah," tulis@tees***o.
Penggunaan AAVE yang tidak tepat dalam Kpop memang menjadi sebuah masalah sehingga dengan adanya masalah ini jadi membuka diskusi lebih lanjut.
Kata-kata jika disalahgunakan atau tidak tepat penempatannya juga akan sangat berbahaya.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.