Berhubungan dengan The Givers, FIFTY FIFTY Sebenarnya Melakukan Pelanggaran? Ini Kata Ahli Hukum Korea

Apakah FIFTY FIFTY melakukan pelanggaran jika menghubungi The Givers saat kontraknya dengan ATTRAKT masih berlangsung? Ini kata ahli hukum.
KPOPCHART.NET - FIFTY FIFTY diketahui mengajukan gugatan hukum untuk mengakhiri kontraknya dengan ATTRAKT yang diduga ada keterlibatan CEO The Givers, Ahn Sung Il.
The Givers sendiri merupakan agensi yang terlibat langsung dengan lagu FIFTY FIFTY "Cupid" yang sangat populer usai dirilis pada awal tahun 2023 lalu.
Pengajuan gugatan FIFTY FIFTY untuk memutuskan kontraknya pada ATTRAKT juga dimulai usai agensinya tersebut menggugat The Givers atas dugaan membeli hak cipta lagu "Cupid" secara diam-diam.
FIFTY FIFTY dan The Givers diduga berhubungan secara langsung untuk memutus hubungan dengan ATTRAKT, hal tersebut masuk dalam bahasan ahli hukum Korea Selatan pada hari Kamis (14/09) kemarin.
Nam Sung Chul adalah ahli hukum Korea yang menyebut FIFTY FIFTY dalam acara diskusi yang diadakan di gedung MPJ, Mapo, Seoul.
"Ada jangka waktu hingga kontrak secara resmi ditangguhkan setelah gugatan penangguhan kontrak ekslusif diajukan, jadi apakah mungkin bagi artis untuk menghubungi perusahaan lain selama jangka waktu tersebut?" tanya seseorang dalam diskusi.
Jika benar FIFTY FIFTY berhubungan dengan The Givers saat kontraknya dengan ATTRAKT masih berlangsung, apakah hal tersebut diperbolehkan?
Menurut ahli hukum Nam, FIFTY FIFTY tidak boleh menghubungi perusahaan lain selama kontraknya dengan ATTRAKT masih berlangsung.
"Penangguhan kontrak hanyalah keputusan sementara yang dibuat sampai keputusan utama dikeluarkan.
Apakah gugatan tersebut ditolak atau diterima, menghubungi perusahaan lain selama periode kontrak merupakan sebuah pelanggaran," tegas Nam.
Lebih lanjut, Nam menjelaskan kasus FIFTY FIFTY lebih lanjut yang gugatan penangguhan kontraknya ditolak pengadilan.
"Dalam kasus FIFTY FIFTY, permohonan mereka untuk perintah penangguhan kontrak ekslusif telah ditolak.
Baca Juga: Kalah Lawan ATTRAKT, FIFTY FIFTY yang Putuskan untuk Ajukan Banding Banjir Komentar KNetz: Mereka...
Oleh karena itu, keabsahan kontrak ekslusif mereka tetap berlaku dan dianggap pelanggaran kontrak jika mereka menghubungi perusahaan lain," jelas Nam soroti kasus FIFTY FIFTY.
Lebih lanjut, Nam juga menjelaskan bahwa boleh tidaknya FIFTY FIFTY menghubungi perusahaan lain juga dapat merupakan keputusan pihak pertama (dalam kontrak).
"Ketika perintah tersebut dikonfirmasi, keefektifan kontrak untuk sementara ditangguhkan. Faktanya masih ada perdebatan mengenai apakah mereka benar menghubungi perusahaan lain yang bisa jadi perlanggaran.
Dalam kasus ini mungkin tergantung pada keputusan pihak pertama," jelas Nam.
FIFTY FIFTY sendiri merupakan idol rookie yang memulai debut mereka pada bulan November 2022 lalu dan berhasil meraih jackpot besar di pasar Amerika Serikat (AS) dengan lagu "Cupid", yang dimana disebutkan terdapat banyak campur tangan The Givers dalam produksi musiknya.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.