Gus Muda ini Anggap RM BTS Adalah Akar Masalah Kontroversi Islamophobia: Kenapa Tidak Sensitif Dengan Agamamu?

Kontroversi Islamfobia yang melibatkan leader hebat dari boy group besar RM BTS sepertinya menarik perhatian ustad muda ini
KPOPCHART.NET - Sepertinya buntut RM BTS mengunggah lagu Frank Ocean "Bad Religion" sampai ke ustad muda dari Indonesia ini karena perihal Islamophobia.
Ya, Husain Basyaiban atau lebih akrab disapa Gus Ucen adalah putra dari Kiai Sufyan Bangkalan, Madura, yang juga mengomentari terkait sifat RM BTS dan ARMY.
Baru-baru ini RM BTS memang mengalami kontroversi yang diduga punya unsur Islamophobia, tapi sayangnya leader BTS itu tidak membuat permintaan maaf malah membuat kontroversi lainnya.
Bagaimana orang seperti RM BTS yang pernah menjadi speech ketika di PBB, leader dari boy group terbesar, pemilik IQ yang luar biasa tinggi, bahkan sangking hebatnya dia, RM dipilih menjadi salah satu aktivis Mental Health.
Hingga Husain Basyaiban mengatakan, "Gara-gara postingan satu ini, apa postingannya? Dia memposting di storynya bahwa dia sedang mendengarkan salah satu lagu, dengan judul lagu 'Bad Religion' yang dinyanyikan oleh Frank Ocean.
Penggalan liriknya mengandung unsur Islamophobia, disamping itu di Korea hari ini sedang menghadapi isu yang amat sangat luar biasa berkenaan dengan Islamophobia.
Dimana komunitas muslim disana itu lagi bangun masjid dan masyarakat sekitar bukannya malah mendukung bukannya malah bertoleransi malah dikasih kepala babi.
Ditengah-tengah itu Namjoon malah ngepost seperti ini, akhirnya ARMY kemudian terbagi menjadi dua kubu."
ARMY yang pertama adalah mereka yang kecewa dengan sikap yang dilakukan RM BTS, dan yang kedua adalah mereka yang menunggu klarifikasi dan membela idolnya.
"Mereka yang kecewa dengan Namjoon mereka nganggap Namjoon kok gini sih? Orang yang selama ini dianggap bijak luar biasa dan sebagainya, kok tiba-tiba ngelakuin hal yang seperti ini?
Sedangkan ARMY yang satunya malah menganggap bahwa enggak kok kan ini sudah di klarifikasi oleh Frank Oceon bahwa maksud daripada liriknya itu tidak begitu, jadi antara dua kubu itu begitu," kata Husain Basyaiban.
Husain Basyaiban melanjutkan penjelasannya dan mengatakan, "Satu kubu ini menganggap bahwa, enggak, ini gak make sense liriknya, alasan yang dibawakan selama ini tidak masuk akal kenapa harus bawa-bawa Allahu Akbar, ini sensitif dalam agama kami.
Baca Juga: Agensi Moon Se Hoon Buka Suara Terkait Rumor Kencan Dengan Soyeon GIDLE, Netizen: Kaget Juga Sii...
Sedangkan ARMY satunya mengatakan, enggak kan faktanya tidak begitu cuma kebetulan aja, apalagi sudah diubah liriknya dari Allahu Akbar jadi Halleluya, yang jadi problem disini adalah Kim Namjoon.
Si Namu ini gak bikin klarifikasi apa-apa, ngak ada permintaan maaf sama sekali, 'Oh kan dia ngak salah, dia nganggap dirinya gak salah'.
Berapa banyak idol Korea yang juga melakukan tindakan seperti itu yang sebenarnya dia hanya mengikuti arahan produser saja, itu bukan karena dia sendiri, tapi ketika dia dikecam dimana-mana dia tetap mau rendah hati untuk meminta maaf kepada masyarakat.
Gus muda TikToker itu bingung dengan apa yang dilakukan RM BTS dan mengungkapkan bahwa, "Kenapa sekelas Kim Namjoon tidak bisa melakukan hal seperti itu? terlepas dari dia salah atau benar, bukankah dia sudah membuat satu kontroversi yang dianggap menyakiti agama lain?
Apalagi di tengah gempar gempurnya seperti itu, dia tiba-tiba malah kesannya nantangin, terlepas dari intention-nya dia kayak gimana cuman dia terkesan nantangin dengan apa?
Ada story dia ngepost walpaper fuck you, kemudian tiba-tiba bikin kesenian trash (sampah), kesenian yang ngebahas tentang buanglah sampah pada tempatnya, yang ini akhirnya membuat dua kubu lagi.
Satu kubu menganggap Kim Namjoon arogan luar biasa, bukannya minta maaf, bukannya klarifikasi, kenapa malah tiba-tiba bikin pos posan seperti ini?
Kubu kedua nganggep 'Oh savage, Namjoon lagi bersih-bersih ARMY, mana yang real mana yang fake, mana ARMY yang bakalan dukung dia terus-terusan?
Lalu bagaimana dengan opini saya? Opini saya terbagi menjadi dua kepada Namjoon dan ARMY.
Yang akan saya berikan kepada Namjoon sebenarnya gak penting-penting amat, karena ya dia juga gak bakal ngeliat video ini kan? tapi gpp, izinkan saya sedikit menyampaikan pendapat saya bahwa dia tidak bijak, dia yang dianggap sebagai leader yang luar biasa itu gak bijak.
Gak bijak, bener-bener gak bijak sama sekali karena bener-bener gak ada klarifikasi, gak ada permintaan maaf, gak ada penjelasan yang lebih lanjut, terlepas dia punya niatan yang jelek atau enggak.
Tadi saya sudah bilang banyak idol yang juga kena masalah yang hampir sama bahkan lebih parah dari dia , tapi mereka tetap mau mengajukan permintaan maaf.
Kedua opini saya tentang ARMY yang masih belain Namjoon, kita semua menyepakati bahkan saya yakin ARMY juga menyepakati hal ini bahwa ARMY bisa dibilang merupakan salah satu fandom yang paling sensitif yang pernah ada.
Sensitifnya 'audzubila', saya gak bilang semua tapi banyak banget ARMY yang over sensitif luar biasa, bahkan ketika ada orang yang menyampaikan kritik terhadap suara Taehyung, suara Jungkook itu dianggap sebagai hinaan dan orang yang mengkritik dianggap sebagai orang yang menghina BTS.
Akhirnya dia dihujat habis-habisan di report akunnya, hilang akunnya, atau candaan yang bisa kita lakukan, dulu kita bisa bercanda, 'Wah lebih gantengan gua daripada Aliando, tapi semisal kita bercandai lebih ganteng gue daripada Jungkook, lebih ganteng gw daripada Taehyung dan sebagainya' itupun kena bully sama ARMY."
Kalimat penutup dari Husain Basyaiban adalah, "Kenapa kalian sensitif ketika sudah berkenaan dengan idol kalian, tapi kalian tidak sensitif berkenaan dengan agama kalian, why? wahy? kemana nurani kalian sebagai seorang muslim.
Saya gak peduli semisal kalian non islam, oke idolakan Namjoon sampai mati pun ya, tapi semisal kalian islam muslim, ngaku ARMY muslim kemana nurani kalian, kemana? Kemana ras sensitif yang kalian berikan kepada idol kalian kenapa tidak diterapkan kepada agama kalian," tutup Husain Basyaiban.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.