← Kembali ke Blog
NCT DREAMKoreaNewJeansKPopJamboreIVE

Konser KPop Jambore Dunia di Korea Batasi Media yang Boleh Liput: Hanya Reporter dari Kementerian...

Nabila Sahma Libriyanti · August 11, 2023
Konser KPop Jambore Dunia di Korea Batasi Media yang Boleh Liput: Hanya Reporter dari Kementerian...

Berikut ini adalah keluhan-keluhan wartawan Korea Selatan yang ingin liput konser KPop Super Live dan acara Jambore Dunia.


KPOPCHART.NET Jambore Dunia di Korea Selatan jadikan konser KPop Super Live sebagai acara penutup kegiatan yang dihadiri oleh lebih dari 40 ribu anggota pramuka tersebut.

Undang IVE, NewJeans, sampai NCT DREAM, konser KPop Super Live diadakan pada hari ini, Jumat (11/08) di Stadion Piala Dunia Seoul, Mapo, Seoul, Korea Selatan.

Pelaksanaan konser KPop Super Live di saat adanya angin topan Khanun yang menimpa Korea Selatan sendiri sebenarnya sudah jadi polemik dalam serba-permasalahan Jambore Dunia.

Tak hanya bencana yang tak bisa diperkirakan tersebut, pemilihan line up yang dinilai 'terlalu memaksa' juga jadi satu polemik dalam peyelenggaraan KPop Super Live di Seoul.

Baca Juga: Jadi Aib Negara, Pejabat Jambore Dunia di Korea Gunakan Triliunan Rupiah untuk Deretan 'Perjalanan Bisnis' Ini

Lalu, baru-baru ini dikabarkan penyelenggara acara Jambore Dunia membatasi media yang boleh meliput konser KPop Super Live di lokasi acara.

Dilansir dari Nate News, panitia penyelenggara Jambore Dunia tiba-tiba mengabarkan bahwa hanya reporter dari Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan yang dapat meliput upacara penutupan dan KPop Super Live.

Padahal, disebutkan bahwa daftar reporter yang diundang panitia Jambore Dunia sebelumnya tak banyak yang berasal dari Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata.

Informasi tersebut disebarkan oleh panitia Jambore Dunia tepat pada hari H, yaitu 11 Agustus 2023 pukul 11 pagi waktu Korea.

Baca Juga: Peserta Lelaki Jambore Dunia Terbukti Bersalah Masuk Toilet Wanita, Penyelenggara Sempat Bilang Gini?

"Upacara penutupan dan pertunjukan ini hanya akan menerima liputan dari reporter Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata.

Ini sudah diputuskan, untuk rincian informasi selengkapnya silahkan hubungi Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata atau KBS, penyiar acara," tulis panitia Jambore Dunia dikutip dari Nate News.

Dalam grup obrolan Kakao Talk yang berisikan panitia penyelenggara Jambore Dunia dan 420 orang anggota tersebut merupakan tempat mendistribusikan jadwal konferensi pers, siaran pers, serta tempat para reporter mengajukan pertanyaan.

Tak terima, reporter yang bukan dari Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata mengajukan keluhannya ke dalam grup obrolan.

Baca Juga: Ini Jumlah Peserta Jambore Dunia Terkini yang Dilarikan ke Rumah Sakit: Mengidap Ruam Sampai Covid 19

"Berhubungan dengan pengumuman yang mendadak ini, ada banyak reporter yang diminta untuk meliput Jambore, mengapa tiba-tiba ada pengumuman secara sepihak seperti ini?" komplain seorang wartawan.

Tulisan tersebut disukai oleh lebih dari 10 reporter lainnya, tetapi pihak dari Jambore Dunia tidak menanggapi pertanyaan tersebut dan hanya mengirimkan jadwal acara.

Diabaikan, reporter tersebut mengetikkan keluhannya lagi pada panitia Jambore Dunia yang kemudian dijawab, "Sepertinya pertanyaan terkait baru bisa diputuskan pukul 1 mendatang."

Tak hanya itu, saat ditanya tentang informasi kontak penanggung jawab liputan dari Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata, panitia juga menjawab "Tidak tahu".

Komplain terus berlanjut, kemudian seorang reporter berkata, "Bahkan di hari terakhir acara, pengumuman panitia masih terlambat, dan banyak masalah dengan pekerjaan karena tidak menanggapi pertanyaan atau terlambat, sudahlah aku keluar."

Tindakan tak enak seperti, meminta keluar dari ruang obrolan pers, membatasi area liputan, lambat merespon, dan kurangnya dukungan liputan jadi keluhan para reporter pada panitia Jambore Dunia.

Bahkan, dilansir dari Nate News, 'Area Delta' satu-satunya lokasi reporter bisa masuk ke lokasi diblokir panitia Jambore Dunia.

Kemudian, pada tanggal 8 Agustus 2023 lalu selama pengarahan yang dilakukan oleh oleh Menteri Administrasi Publik dan Keamanan Korea Lee Sang Min dan Menteri Kesetaraan Gender dan Keluarga Kim Hyun Sook, seorang panitia penyelenggara Jambore Dunia memblokir pertanyaan tambahan dari reporter dengan menjawab "Tidak tahu".

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan