Dewan Audit Akan Lakukan Inspeksi Jambore Dunia di Korea Selatan, Rekening Pemerintah Dalam Bahaya?

Setelah memberitahukan akan menyelidiki kasus Jambore Dunia 2023 di Korea Selatan, kini Kementerian Kesetaraan Gender dan Keluarga diaudit
KPOPCHART.NET - Kontroversi diduga kasus penggelapan dana Jambore Dunia di Korea Selatan mencapai babak baru, tim audit bersiap lakukan inspeksi secara menyeluruh.
Sebelumnya, pada (9/8), partai-partai yang berkuasa dan oposisi mengadakan pertemuan Pleno Kementerian Kesetaraan Gender dan Keluarga, mereka mengklaim akan mendiskusikan terkait masalah yang terjadi di Jambore Dunia Korea Selatan.
Kim Hyun Sook, selaku Menteri Kesetaraan Gender dan Keluarga mengatakan bahwa mereka akan menyelesaikan penyelidikan terkait masalah-masalah yang tertunda berhubungan dengan Jambore Dunia di Korea Selatan.
Baca Juga: Visual RIIZE Dikritik Beda dari Foto dan Dianggap Tidak Cocok Debut di SM: Niel TEENTOP Redebut?
Komite Kesetaraan Gender dan Keluarga mengumumkan bahwa partai yang berkuasa dan oposisi telah menyetujui agenda tersebut.
Jambore Dunia di Korsel dianggap menjadi salah satu acara yang lumpuh karena kurangnya persiapan dan sehingga mengakibatkan beberaoa kontroversi.
Selain itu kekhawatiran penarikan dini dari para peserta Jambore Dunia di Korea Selatan terus berlanjut.
Pada (10/8), Kementrian Kesetaraan Gender dan Keluarga, serta penyelenggara Jambore Dunia Korsel harus menerima himbauan bahwa mereka harus siap di audit terkait manajemen yang buruk.
Dewan Pemeriksa dan Inspeksi mengumumkan bahwa Panitia dan Penyelenggara serta Kementerian Kesetaraan Gender dan Keluarga harus diaudit untuk kasus Jambore Dunia di Korea Selatan.
Melalui Perwakilan Kekuatan Rakyat, Cho Jin Soo dari Dewan Audit dan Inspeksi berkata dan menjelaskan tentang segala asal dana yang seharusnya digunakan untuk Jambore Dunia di Korea Selatan.
"Acara ini adalah acara dimana 72,2 miliar Won (~Rp 834,473,301,512) dana nasional dan lokal yang dialokasikan."
Total 117,1 miliar Won (~Rp 1,354,456,849,733) diinvestasikan untuk Jambore Dunia.
Dimana 30,3 miliar Won (~Rp 350,520,046,611) berasal dari anggaran nasional dan 41,9 miliar Won (~Rp 484,712,812,472) dari anggaran provinsi.
Dewan Audit dan Inspeksi dapat mengaudit rekening pemerintah negara bagian dan lokal sesuai dengan Undang Undang Dewan Audit dan Inspeksi.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.