Akan Ada World Expo Busan, Para Politisi Takut Kebobrokan Jambore Pramuka Korea Pengaruhi Kredibilitas!

Para politisi dan oposisi dari berbagai partai takut dampak dari Jambore Pramuka Korea membuat Korsel batal jadi tuan rumah World EXPO Busan
KPOPCHART.NET - Korea Selatan dikabarkan akan menjadi tuan rumah dalam World EXPO yang dilakukan di Busan, dan itu membuat para politisi khawatir karena dampak Jambore Pramuka kredibilitas mereka turun.
Seperti diketahui bahwa selama Jambore Pramuka Korea tidak memberikan hasil yang sangat baik dan selalu banyak masalah entah dari infrastruktur, transportasi, bahkan makanan, dan World EXPO Busan sendiri akan terjadi di 2030.
World EXPO 2030 sendiri adalah pameran dunia yang direncanakan dilakukan di Busan, hampir seperti Jambore Pramuka Korea yang mendatangkan beberapa negara di dunia untuk bergabung.
Baca Juga: KBS News Laporkan Bahwa Winter aespa Dapat Ancaman, Orang Tua Ikut Dikhawatirkan: Bagaimana...
Walaupun belum dipastikan secara pasti apakah Korea akan benar-benar menjadi tuan rumah dari World EXPO 2023, tapi para politisi dibuat khawatir dengan buruknya acara Jambore Pramuka Korea yang dapat membuat negara tersebut didiskualifikasi.
Selain itu, sepertinya para politisi benar-benar ketakutan tiba-tiba para peserta menarik diri lebih awal dari Jambore Pramuka Korea.
Baru-baru ini partai-partai yang berkuasa dan oposisi mengadakan pertemuan pleno Komite Kesetaraan Gender dan Keluarga Majelis Nasional.
Mereka mendiskusikan untuk melanjutkan dengan penyelidikan tentang masalah-masalah yang tertunda terkait dengan Jambore Pramuka Korea Saemangeum 2023 yang dibawakan Menteri Kesetaraan Gender dan Keluarga, Kim Hyun Sook.
Komite Kesetaraan Gender dan Keluarga mengumumkan hari ini (9/8), bahwa partai yang berkuasa dan oposisi telah menyetujui agenda tersebut.
Pada (16/8), penyelidikan atas masalah yang tertunda dijadwalkan di hadapan Menteri Administrasi Publik dan Keamanan, Lee Sang Min di Komite Administrasi dan Keamanan Majelis Nasional.
Pada rapat umum Leisure Committee ini, diharapkan kritik dari Kementerian Kesetaraan Gender dan Keluarga akan terus berlanjut terkait Jambore Pramuka Korea yang lumpuh akibat kontroversi minimnya persiapan.
Mengenai kekhawatiran bahwa penarikan dini Jambore Pramuka Korea dapat berdampak negatif pada penyelenggaraan acara internasional seperti WORLD EXPO di Busan di masa mendatang.
Menteri Kim mengatakan, "Sebaliknya, ini adalah waktu untuk menunjukkan kemampuan respons krisis Korea kepada dunia. "






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.