Sebelumnya Dibantah Libatkan Fans BTS Sebagai Penyebab Kericuhan Kereta Bawah Tanah, SBS News Ungkap ini!

Fans BTS ARMY sebelumnya membantah kalau bukan menjadi pemicu dari kericuhan di kereta bawah tanah ini laporan SBS News
KPOPCHART.NET - Sebelumnya penggemar BTS telah membantah insiden yang terjadi di kerusuhan kereta bawah tanah, SBS News konfirmasi hal ini.
Pada (6/8), terjadi sebuah kerusuhan yang melibatkan fans BTS (ARMY) yang diduga menjadi awal terjadinya kejadian itu.
Hingga (7/8), SBS News melaporkan hasil penyelidikan mereka tentang insiden evakuasi kereta bawah tanah yang libatkan fans BTS.
Dilaporkan secara luas oleh media bahwa kereta bawah tanah di jalur sembilan dievakuasi setelah alarm palsu.
Alarm palsu tersebut diduga sebagai peringatan tentang serangan pisau dan kebocoran gas.
Dimana saat ini beberapa titik di Korea dan tempat umum memang sedang tidak aman karena banyak tindak kejahatan seperti penusukan.
Saksi mengklaim bahwa penggemar idola berteriak saat menonton video idola mereka, karena teriakan itu menyebabkan kepanikan dari orang-orang sekitar, penggemar membantah klaim tersebut.
Mereka sepenuhnya percaya bahwa kepanikan orang-orang dipicu karena adanya laporan kebocoran gas di kereta bawah tanah.
Sebenarnya, menurut laporan kebocoran gas dan kepanikan yang disebabkan jeritan telah diterima pihak kepolisian.
SBS News telah berkomunikasi dengan polisi dan pemadam kebakaran terlibat dalam masalah ini.
Mereka memastikan bahwa petugas pemadam kebakaran memastikan tidak ada kebocoran yang terdeteksi dan semua orang dievakuasi dengan sangat aman.
SBS News juga melaporkan bahwa salah satu seorang polisi menjelaskan bahwa, "Kejadian yang terjadi akibat teriakan orang asing yang menonton video BTS di kereta bawah tanah."
Baca Juga: Cek Fakta: Fans BTS Duga Sebabkan Alarm Palsu Tentang Serangan Kereta Bawah Tanah, KNetz Bereaksi!
Begini terjemahan lengkap laporan SBS News dibawah ini:
"Kemarin sekitar pukul 20.40, laporan diterima tentang 'Bau aneh dan orang-orang berlarian' di kereta bawah tanah cepat menuju stasiun Sinnonhyun di Jalur 9.
Saat semua penumpang turun pada waktu yang sama segera setelah kereta berhenti di stasiun Sinnonhyun, 7 orang terluka dengan memar dan lecet-lecet.
Meski polisi dan petugas pemadam kebakaran menggeledah bagian dalam dan luar kereta bawah tanah, tidak ada kebocoran gas, dan tentunya dipastikan tidak ada serangan teroris.
Baca Juga: Reaksi KNetz Dimana aespa Mampu Jual Ludes Tiket di Tokyo Dome: Apa Mereka Benar-benar Lakukan Itu?
Seorang perwakilan di pemadam kebakaran mengatakan, 'Kami menguji gas apa pun dan kami tidak menemukan gas atau gas berbahaya, atau hal-hal seperti itu.
Kami membantu semua penumpang mengungsi dari stasiun dan ke tanah yang datar'
Polisi menjelaskan bahwa 'Masalah ini terjadi karena teriakan orang asing yang menonton video BTS di kereta bawah tanah'."






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.