Menyusul SM, YG Entertainment Diselidiki Komisi Perdagangan Imbas Masalah Photocard, Netizen: HYBE...

YG Entertainment diselidiki komisi perdagangan Korea menyusul SM Entertainment karena masalah penjualan photocard, netizen bereaksi pada ini
KPOPCHART.NET - Menyusul SM Entertainment, YG Entertainment dikabarkan sedang dalam penyelidikan oleh Komisi Perdagangan yang Adil Korea (KFTC) imbas masalah penjualan Photocard.
Pada Rabu (02/08) KST, KFTC secara resmi mengumumkan bahwa mereka telah melakukan penyelidikan pada YG Entertainment setelah sebelumnya pada tanggal 31 bulan lalu mereka juga melakukan investigasi di kantor SM Entertainment.
Penyelidikan yang dilakukan pada SM Entertainment dan YG Entertainment ini merupakan tindak lanjut terhadap aduan dari penggemar yang merasa jengkel dengan taktik penjualan Photocard.
Tindakan ini pula diakui sebagai tanggapan atas meningkatnya keluhan konsumen baru-baru ini bawa Photocard dari agensi hiburan besar merupakan deskripsi yang berlebihan.
Dikutip dari Chosun Biz, baru-baru ini diketahui bahwa hampir 50 jenis photocard dari grup idol besutan SM Entertainment yakni NCT telah resmi dirilis.
Isinya dijual secara acak dan memungkinkan penggemar untuk memeriksa isinya hanya dengan membeli album terbaru dari grup tersebut.
Publik kemudian beropini bahwa hal tersebut merupakan hal yang sangat serius mengingat b iasanya harga satu album berkisar antara 15.000 hingga 40.000 won atau berkisar Rp180.000 hingga Rp480.000.
Bersamaan dengan itu, para penggemar banyak melakukan apa yang disebut dengan "Album Kang" sampai mereka mendapatkan photocard dari anggota grup yang diinginkan.
Para penggemar kemudian biasanya menjual kembali photocard yang mereka dapatkan kepada penggemar lainnya melalui Twitter atau Carrot dan tentu sajanya harganya akan bervariasi tergantung keberadaan photocard tersebut.
Dikalangan penggemar ekstrim, membeli puluhan atau ratusan album untuk mendapatkan photocard yang diinginkan adalah hal biasa dan terkadang dianggap sebagai aturan nasional atau aturan umum dari sebuah fandom.
Sementara itu, beberapa perusahaan besar lainnya seperti HYBE dan JYP Entertaiment juga ditargetkan oleh KFTC untuk diselidiki lebih lanjut.
Sebelumnya, KTFC juga melakukan penyelidikan kepada HYBE, SM dan YG Entertainment ayas kecurigaan pelanggaran Undang-Undang Subkontrak, seperti kontrak lisan, dengan perusahaan outsourcing yang memproduksi album dan merchandise.
Mendengar kabar tersebut, netizen bersorak mendukung apa yang dilakukan oleh KFTC dan memberikan apresiasi atas gerak cepat mereka.
Baca Juga: Panggilan Erling Haaland ke Jisoo BLACKPINK Sepertinya Buat Penggemar Gemas!
Netizen juga meminta agar masalah photocard yang disertakan dalam album ini juga diatur agar ada kesamaan dari masing-masing perusahaan hibutan besar.
Netizen tidak lupa menyoroti perilaku pembelian album yang berlebihan yang berdampak atau berimbas pada kebersihan lingkungan.
Berikut beberapa komentar netizen:
"HYBE tolong..."
Baca Juga: Lisa BLACKPINK Ternyata Sudah Punya Hubungan Unik Dengan Celine Sebelum Debut!
"Semakin parah tahun ini, idolaku"
"Kerja bagus, penyebab utama pencemaran lingkungan"
"Bahkan jika Anda tidak menyelidikinya, itu adalah fakta, hentikan"
"Saya senang ada orang normal yang melaporkannya"
Baca Juga: K-Netz Debatkan Album aespa Setelah SM Mengungkapkan Rencana Untuk Q3 dan Q4: Kapan Kita Bisa..
"Silakan pergi ke HYBE juga. Orang-orang ini juga jahat"
"Penyebab sebenarnya dari pencemaran lingkungan"
"Ini masalah serius, tolong buat aturan batas atas dan batas bawah"
Baca Juga: Mini Album Terbaru ITZY 'Kill My Doubt' Berhasil Catatkan Rekor Ini dalam Satu Hari di Hanteo!
"Oke stop random sekarang. Nah, kalau ada 8 anggota, bagi menjadi 4 anggota dan jadikan 2 jenis. Ini mirip dengan produk lain, tapi belakangan ini sudah melewati batas," dan beragam komentar lainnya.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.