Knetz Membahas Dampak Buruk Artis Kpop yang Menjadi Ambassador Brand Mewah: Idol di Bawah Umur Harus Berhenti!

Knetz membahas dampak buruk idol Kpop yang menjadi Ambassador brand mewah bagi generasi remaja di Korea
KPOPCHART.NET – Baru-baru ini, di sebuah situs online Theqoo, Knetz membahas tentang dampak buruk idol Kpop yang menjadi ambassador brand mewah.
Postingan di situs online Theqoo tentang dampak buruk idol Kpop yang menjadi ambassador brand mewah tersebut langsung dibanjiri komentar Knetz.
Banyak Knetz yang mengutarakan pendapat negatif tentang idol Kpop yang menjadi ambassador brand mewah.
Baca Juga: Jay iKON Umumkan Daftar Lagu untuk Album 'Blue Moon', Ini Jadwal Rilisnya!
Tak dipungkiri, kesuksesan Kpop kini bukan hanya di kancah Korea, tapi juga dunia.
Hal itu membuat brand mewah seperti Dior, Channel, Miu Miu, dan sebagainya bersaing untuk menggaet idol Kpop sebagai ambassador brand mereka.
Mendapuk seorang idol Kpop menjadi ambassador sebuah brand ternyata memiliki dampak yang luar biasa di Korea.
Karena Kpop digandrungi tak hanya oleh kalangan remaja dan dewasa, tapi juga anak-anak SD.
Maka mendapuk idol Kpop sebagai ambassador brand pun turut tenar di kalangan anak-anak.
Beberapa waktu lalu, sebuah artikel memposting seorang ibu yang kebingungan karena putrinya yang berusia sebelas tahun meminta barang mewah seperti yang dikenakan idol favoritnya.
Baca Juga: Sukses Debut dengan Lagu ‘Seven (feat. Latto)’, Jungkook BTS Pecahkan Sederet Rekor Ini di Spotify!
Park Ji Young, seorang ibu dari Kota Hwaseong, Gyunggi, menceritakan kisahnya.
“Putriku bilang dia ingin sepatu kets Miu Miu, jadi aku bilang oke. Tapi belakangan saya tahu harganya ₩1,18 juta KRW (sekitar $930 USD),” ucap Park Ji Young.
“Saya pikir harganya beberapa puluh dolar, tetapi saya tidak bisa berkata apa-apa. Itu adalah merek yang belum pernah saya dengar sebelumnya, jadi saya bertanya bagaimana dia mengetahuinya. Dia mengatakan bahwa seorang anggota girl grup mendukung merek tersebut,” Kata Park Ji Young.
Artikel itu pun di posting ulang di situs online Theqoo telah memperoleh lebih dari 70.000 tayangan dalam satu hari.
Ratusan orang berdebat dalam komentar postingan tersebut, berikut adalah beberapa komentar Knetz.
“Saya merasa barang mewah bukan barang mewah lagi sekarang. Baik kualitas, setelah layanan, maupun cara mereka memperlakukan pelanggan.
Mereka seharusnya menyebutnya barang mewah. Dan merupakan masalah sosial bahwa barang-barang ini menjadi tren di kalangan anak-anak saat ini,”
“Jadi inilah masalah yang muncul saat idol menjadi duta,”
“Inilah sebabnya merek-merek mewah memilih orang yang lebih muda atau orang dengan nilai nama untuk model mereka. Mereka sangat jahat,”
“Tidak baik memiliki anak di bawah umur sebagai duta besar. Jika mereka sudah dewasa maka itu tidak bisa dihindari,”
“Mereka harus menghentikan idol melakukan ini,”
“Sejujurnya itu tidak terlihat seperti barang mewah karena mereka memberikannya dengan mudah kepada para influencer.
Bahkan jika saya tidak memilikinya, sepertinya itu sangat umum. Saya tidak menginginkannya,”
“Dulu, meskipun seorang selebritas mengenakan kaus seharga ₩10.000 KRW (sekitar $7,88 USD), kaus itu terlihat sangat keren dan terjual habis. Saat ini, mereka semua memakai merek. Dunia telah berubah,”
“Tidak apa-apa bagi idol untuk menjadi duta besar, tetapi masalahnya adalah bagaimana mereka membicarakannya, dan juga bagaimana mereka memisahkan merek berdasarkan level di antara mereka sendiri, mengubah suasana industri menjadi buruk,”
“Inilah mengapa mereka menyebutnya mewah,” dan beragam komentar lainnya.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.