Media Asing Laporkan Bahwa Konser BLACKPINK di Vietnam Akan di Boikot, Adanya Sentimen Nasional?

Karena batas teritorial, sepertinya konser BORN PINK BLACKPINK akan diboikot penggemar lokal, terkait sembilan garis putus-putus
KPOPCHART.NET - Menurut media asing, Vietnam sedang menyelidiki penyelenggara konser BLACKPINK.
Vietnam sebelumnya telah meluncurkan inspeksi ke penyelenggara konser BLACKPINK, yang dimana konser itu akan digelar di Hanoi.
Inspeksi itu dilakukan Vietnam karena adanya kritikan dari penggemar BLACKPINK yang menunjukkan peta Laut Cina Selatan dengan batas-batas yang disengketakan.
Tak hanya konser BLACKPINK yang diselidiki, tapi juga Vietnam melarang film "Barbie" ditayangkan.
Agensi Korea Selatan YG Entertainment, dilansir dari Reuters yang mengelola BLACKPINK belum memberikan komentar hingga saat ini.
Brian Chow, CEO iMe, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa insiden itu adalah kesalahpahaman yang tidak menguntungkan.
Sementara itu iMe telah diperiksa oleh Kementerian Kebudayaan Vietnam untuk memverifikasi kecurigaan bahwa perusahaan yang menyelenggarakan malam musik BLACKPINK mempromosikan garis lidah sapi (frasa Vietnam gambarkan baris berbentuk U).
Tapi kementerian belum menanggapi hal tersebut karena belum ada hasil dari pemeriksaan dan belum jelas kapan akan diumumkan.
Vietnam dan China telah lama memiliki klaim teritorial yang tumpang tindih atas hamparan yang berpotensi kaya energi di jalur air.
Negara Asia Tenggara itu berulang kali menuduh kapal China melanggar kedaulatannya.
BLACKPINK adalah salah satu girl group yang bernilai miliaran Dolar dari Korea Selatan, mereka adalah masalah terbaru di pengadilan Vietnam karena menggambarkan sembilan garis putus-putus (garis U) yang kontroversial di Tiongkok.
Langkah kementerian kebudayaan itu menyusul keluhan dari pengguna internet Vietnam yang memperhatikan sembilan garis putus-putus di situs web penyelenggara.
Diketahui juga baru-baru ini melalui Naver, konser BLACKPINK di Vietnam akan diboikot karena peta Laut China Selatan yang mencerminkan klaim teritorial China telah diposting di situs mereka.
Menurut Reuters, otoritas Vietnam menyelidiki iME Entertainment, sebuah agensi pertunjukan BLACKPINK.
Hal itu terjadi karena penggemar Vietnam mengkritik situs Web iMe karena memiliki peta yang menunjukkan sembilan garis putus-putus.
Sembilan garis putus-putus adalah rangkaian sembilan garis bentuk U yang digambar oleh China di Laut China Selatan.
China mengklaim sekitar 90 persen wilayah perairan yang menjadi teritorialnya, pada 2016, Mahkamah Internasional memutuskan melawan China dengan bahwa tidak ada dasar dalam hukum internasional untuk sembilan garis putus-putus.
Akibatnya, Vietnam sebagai negara tetangga melakukan protes, saat kontroversi menyebar, iMe dikabarkan memutuskan untuk mengubah image, yang dimana perusahaan yang berpusat di Beijing, Tiongkok.
BLACKPINK dijadwalkan akan menggelar konser bertajuk BORN PINK sebagai bagian dari tur dunia mereka di Hanoi, Vietnam 29 dan 30 Juli.
Namun, karena masalah teritorial untuk Laut Cina Selatan yang dimana sebuah bagian yang sensitif secara internasional, BLACKPINK tiba-tiba mendapatkan masalah.
Tanda-tanda boikot konser menyebar karena Peta Cina Laut Selatan karena bertentangan dengan sentimen nasional Vietnam.
Terkait hal tersebut, agensi BLACKPINK, YG Entertainment belum memberikan pernyataan khusus.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.