← Kembali ke Blog
balladtrotKPop

Lagu Idol Kpop dan Trot Melejit, Ballad Jadi Krisis! Begini Kata Pakar Industri Musik Korea

Ismi Surya · June 28, 2023
Lagu Idol Kpop dan Trot Melejit, Ballad Jadi Krisis! Begini Kata Pakar Industri Musik Korea

Lagu kpop dan trot melesat cepat, lagu ballad terancam punah! Begini tanggapan pakar musik di Korea Selatan


KPOPCHART.NET - Lagu bergenre ballad pernah mendominasi musik Korea, seperti lagu-lagu idol kpop dan trot yang tengah mendominasi tangga lagu di masa kini.

Namun, kini lagu ballad tidak sepopuler dulu, sehingga jarang ditemui di tangga lagu.

Sejumlah penyanyi bergenre ballad tengah mencari jalan keluar dengan menentang genre baru atau melakukan remake dari lagu-lagu hits.

Pada Minggu (25/06) industri musik mengungkap bahwa di antara 20 teratas di Circle Chart Monthly Digital Chart di bulan Mei 2023, genre ballad hanya ada "Sure" Huh Gak,  "Let's Say Goodbye" Park Jae-jung (16), dan "Heaven" Lim Jae-hyun (20).

Hanya ada satu lagu ballad baru, yakni "Let's break up", sementara 2 lagu lainnya yakni lagu remake.

Baca Juga: Hanya Dalam 2 Bulan, MV 'FLOWER' Jisoo BLACKPINK Berhasil Capai Angka Lebih dari 300 Juta Views Di YouTube!

Jika dibandingkan dengan 10 tahun yang lalu, tepatnya di tahun 2013 lagu ballad sedang berada di puncak tangga lagu, kemudian seiring berjalnnya waktu semain berkurang setengahnya, dan kini sudah hampir musnah.

Alih-alih menghilang dari lagu bergenre ballad, lagu "I AM" Ive, Kitsch, "UNFORGIVEN" LE SSERAFIM, "Spicy" aespa dan "Flower Jisoo BLACKPINK justru mendominasi.

Industri musik kpop pun menganalisis bahwa penyebab fenomena hilangnya lagu ballad di masa kini selain karena album fisik, tentu karena streaming musik telah disetel ulang di sekitar fandom.

Di antara penyanyi lagu-lagu kpop dan trot, posisi lagu ballad malah kian menghilang.

Seorang pejabat industri musik mengatakan, bahwa masyarakat umum telah jatuh ke dalam platform luar negri seperti YouTube dan Spotify.

Baca Juga: IVE dan LE SSERAFIM Jadi Korban Pelecehan Seksual dari Penggunaan AI, Majelis Hukum Buat Aturan Baru Ini!

Akibatnya platform dalam negri lebih berorientasi pada kekuatan fandom.

Orang-orang pun tak lepas dari perhatian masa kejayaan musik ballad di tahun 1990an dan 2000an.

Adapun perwakilan dari agensi penyanyi lagu ballad terkenal berkomentar, bahwa jika dibandingkan dengan masa lalu, orang-orang yang kurang tertarik untuk berkencan tampaknya memiliki dampak besar.

Adapun seorang penyanyi dan dan komposer juga mengatakan, bahwa waktu dan budaya lingkungan telah berubah dibandingkan dengan emosi yang kering.

Yonhap News dan Paul Kim, orang yang memiliki banyak lagu hit ballad pun berkomentar, bahwa fenomena kepopuleran lagu masa kini merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari.

Baca Juga: Gagal Debut di Wanna One, Kontestan Produce 101 ini Jadi Model Sukses Louis Vuitton Hingga Dolce and Gabbana

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa orang agaknya tidak mau mengalami kesulitan serupa dengan mendengarkan lagu-lagu yang bertema berat.

Adapun dalam industri musik, jumlah lagu hit remake ballad ada yang keberhasilannya telah mencapai level diverifikasi dan dirilis ke pasaran dan meningkat secara dramatis.

Seorang pejabat industi musik kembali mengatakan, bahwa biaya produksi lagu remake bervariasi tergantung kasusnya, namun kurang dari 30 juta won.

Biaya tersebut sudah termasuk biaya komposer asli, aransemen, hingga biaya menyanyi.

Dan kemungkinan jika merilis lagu remake seperti itu, kemungkinan salah satunya akan keluar dan mengalami peningkatan.

Bahkan di masa kini beberapa penyanyi ballad menjelajah ke genre yang sama sekali berbeda.

Kim Jae-Hwan, anggota Wanna One, telah aktif di beberapa lagu ballad dan kini ia mencoba untuk berubah menjadi seorang lagu dance intens "Dog Gain".

Dalam showcase  yang dilakukannya baru-baru ini, ia mengatakan bahwa ia merasa seperti sedang debut menjadi penyanyi solo dan bahkan ia tidak dapat mengingat Kim Jae-Hwan.

Perwakilan dari agensi penyanyi ballad terkenal lainnya mengatakan, "Untuk comeback tahun ini, kami sedang mempertimbangkan untuk mencoba genre folk atau rock daripada genre ballad yang sudah ada."

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan