← Kembali ke Blog
SBSNetflixTVINGMBCWavveKBSJTBCTVN

Netizen Korea Diskusikan Industri K-drama Domestik yang Alami Defisit Anggaran: Bayaran Aktor Terlalu Mahal

Yeni Anggraini · June 24, 2023
Netizen Korea Diskusikan Industri K-drama Domestik yang Alami Defisit Anggaran: Bayaran Aktor Terlalu Mahal

Produksi K-drama lokal akhir-akhir ini mengalami penderitaan defisit anggaran. Netizen berkomentar hal itu karena bayaran aktor yang mahal


KPOPCHART.NET – Netizen Korea mendiskusikan masalah industri korean drama yang akhir-akhir ini mengalami defisit anggaran parah.

Masalah tersebut dibahas netizen Korea setelah ada orang dalam industri korean drama yang membahas hal tersebut.

Banyak netizen Korea yang menganggap hal itu karena masalah bayaran aktor yang terlalu mahal.

Ketiga stasiun penyiaran publik utama, KBS, MBC, dan SBS saat ini sedang berjuang untuk mendapatkan keuntungan dari proyek drama berskala besar.

Baca Juga: Visual Giselle aespa Disebut Tak Kalah Cantik dan Menonjol dengan Karina Meski Jadi Pusat Perhatian, Setuju?

Hal itu dikarenakan terjadinya penurunan rating pemirsa, tren, dan lain sebagainya.

Hal demikian juga terjadi pada stasiun penyiaran kabel utama yaitu tvN dan JTBC.

Beberapa stasiun ini juga telah menghentikan penayangan drama untuk sementara waktu.

Sementara itu, di platform layanan streaming, Korean drama sangat diminati, sedang yang lainnya diabaikan.

Baca Juga: Tidak Pernah Peduli dengan Citra Sendiri, Ryujin ITZY Mengundang Reaksi Knetz!

Netflix saat ini mendominasi industri K-drama dengan membuat sedikitnya satu drama setiap bulan.

Mereka menayangkan banyak konten asli maupun akuisisi beranggaran besar untuk penayangan perdana.

Di sisi lain, platform streaming domestik yaitu TVING dan Wavve mengalami kerugian sebesar 100 miliar KRW.

Pada platform streaming Disney Plus, mengumumkan bahwa tim produksi konten asli K telah dibubarkan.

Baca Juga: Istri Song Joong Ki, Katy Louise Sempat Dikira Seorang Staff oleh Kim Young Jae Karena Hal Ini!

Hal itu berarti tidak akan ada lagi dan konten dari Disney Plus Korea yang akan diproduksi setelah tahun 2023.

Inti dari masalah ini berkaitan dengan anggaran produksi besar-besaran drama berkualitas tinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Mengingat kesuksesan K-drama di kancah global, berimbas pada aktor dan aktris “tingkat atas” menuntut bayaran yang lebih tinggi.

Para aktor ini meminta sekitar 1 miliar KRW ($764.000 USD) per episode untuk produksi drama.

Baca Juga: Hanni NewJeans Jadi Idol Generasi Keempat Selanjutnya yang Dijuluki All-Rounder, Netizen Berikan Komentarnya

Selain itu, undang-undang ketenagakerjaan Korea yang mengharuskan membayar staf yang bekerja di lokasi syuting dengan gaji lebih tinggi.

Hal ini pun turut berkontribusi terhadap kenaikan biaya produksi sebuah K-drama.

Banyak netizen Korea yang kemudian berpendapat bahwa hal ini bisa menjadi kesempatan untuk menggaet para aktor aktris baru.

“1 miliar KRW? Sudah saatnya bintang-bintang ini menurunkan bayarannya,”

 “Sepertinya ini waktu yang tepat untuk memberikan kesempatan kepada pemula untuk bersinar. Ini akan memakan waktu dan penyesuaian, tapi mudah-mudahan bintang baru akan lahir,”

Baca Juga: Minhyuk BTOB Bikin Penggemar Mau Pingsan Gara-gara Penampilannya di Festival Water Bomb: Aku Enggak Bisa Napas

“Aku mulai menonton TV lagi baru-baru ini, dan aku terkejut betapa sedikit drama yang ditayangkan. Jadwalnya kebanyakan variety show. Dan drama akhir-akhir ini memiliki begitu banyak iklan produk. Benar-benar menunjukkan berapa banyak biaya yang diminta para aktor ini,”

“1 miliar KRW per episode? Itu menjadi terlalu banyak,"

"Kesenjangan upah dalam industri ini telah memasuki dunia lain,”

"Aktor dan aktris top harus berhenti menuntut perlakuan seperti mereka dewa. Staf syuting dan kru harus menerima perlakuan yang lebih baik dan upah yang lebih baik. Dan pendatang baru harus memiliki lebih banyak kesempatan."

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan