Ini Penjelasan Perawat Wanita yang Dituduh Meninggalkan Pos dan Mendekati Jin BTS: Aku Tidak Tahu…

Perawat yang dituduh mangkir dari pekerjaan untuk temui Jin BTS, buka suara. Lewat kuasa hukumnya ia berkata sudah mendapat izin untuk pergi
KPOPCHART.NET – A adalah perawat militer yang beberapa waktu viral karena diduga memberi vaksin ilegal kepada Jin BTS.
A, sang perawat wanita militer ini dituduh meninggalkan tempat kerjanya demi melihat Jin BTS.
A, sempat membuat heboh ARMY dan dikecam karena kasusnya dengan Jin BTS terkait vaksinasi.
Pada 20 Juni 2023, A memberikan penjelasan yang diwakili oleh kuasa hukumnya.
“Saat itu, B seorang petugas perawat di kamp pelatihan tempat Jin berada, berkunjung setelah menerima permintaan kerjasama vaksinasi,” ucap kuasa hukum A.
“Saat itu sulit untuk meminta dukungan vaksinasi karena keadaan internal divisi,” lanjutnya.
“Jadi B meminta kerjasama dari A, yang bekerja di unit yang berdekatan,” Tutur kuasa hukum A.
Baca Juga: Lisa BLACKPINK Pamer Persahabatannya dengan Aktor Park Bo Gum Usai Nongkrong di Konser Bruno Mars
“Pada saat itu, ada situasi di mana tiga suntikan harus segera diberikan kepada setiap peserta pelatihan,” ucapnya.
“Jin mengenakan masker, jadi A tidak dapat mengetahui bahwa itu adalah Jin,” lanjut kuasa hukum A.
“A tidak dikenakan tindakan disipliner karena A telah mendapatkan izin secara lisan dan disetujui oleh ketua tim medis (dokter tentara),” Lanjutnya.
A dituduh telah bersekongkol dengan B, ia menuju divisi 5, dimana tempat Jin BTS bertugas dengan mengendarai mobil sekitar 30 menit.
A mengunjungi divisi 5 pada pertengahan Januari untuk dan memberikan dosis kedua vaksin demam berdarah untuk Jin.
Saat kembali ke kamp 28 tempatnya bertugas, ia dilaporkan berkata, “Jin sepertinya sakit parah.”
Pada pertengahan Maret, divisi 5, divisi 28 dan korps 5 melakukan penyelidikan bersama, tetapi A bersikeras bahwa dia tidak pergi tanpa izin untuk menemui Jin.
Oleh karena itu, penyelidikan penuntutan militer dimulai, dan penyelenggaraan komite disiplin untuk sementara ditangguhkan.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.