Disebut Memanfaatkan, K-Netz Perdebatkan Perilisan Tayangan Netflix 'Persona: Sulli' : Biarkan Dia Tenang...

Akan segera tayangkan film pendek "Persona 2" spesial mendiang Sulli, netizen Korea sebut Netflix manfaatkan demi uang.
KPOPCHART.NET - Baru-baru ini Netflix mengumumkan akan menayangkan perilirisan "Persona 2 Spesial Sulli".
Namun, perilisan karya anumetra mendiang Sulli yang akan dirilis di Netflix ini tuai perdebatan para netizen Korea.
Beberapa dari mereka mengatakan bahwa, Netflix tengah memanfaatkan kematian Sulli untuk menghasilkan uang.
Baca Juga: Netflix Rilis Episode Spesial 'Persona 2' Untuk Kenang Mendiang Sulli
Dilansir dari Allkpop, sebelumnya dilaporkan bahwa film pendek mendiang Sulli "Persona:Sulli" atau "Persona 2" ini akan ditayangkan di Netflix dalam waktu dekat.
Film pendek "Persona 2" merupakan film pendek yang dibuat oleh beberapa sutradara dengan satu aktor sebagai 'Persona'.
Sebelum menayangkan Persona milik Sulli, Netflix sudah menayangkan Persona pertama yang dibintangi oleh IU pada bulan April 2019.
Kemudian Netflix membuat kembali "Persona 2" yang akan dibintangi oleh Sulli, namun syuting dihentikan setelah syuting satu bagian.
Hal terjadi karena berita meninggalnya Sulli yang diduga mengakhiri hidupnya pada bulan Oktober tahun 2019 lalu.
Namun, kini Netflix memberikan kabar perhal film pendek tersebut, mereka akan tetap menayangkan dengan tujuan mengenang mendiang Sulli.
Menyusul kabar tersebut, ternyata para netizen Korea memberikan pemikiran yang berbeda terkait perilisan "Persona 2" atau "Persona: Sulli".
Beberapa penggemar merasa senang, karena memiliki kenang-kenangan dari mendiang Sulli dan melepas rindu.
Namun, beberapa netizen Korea ini merasa Netflix tengah mencari keuntungan kepada orang yang sudah meninggal dunia.
"Sayang sekali anak muda berbakat seperti dia meninggal"
"Netflix memancarkan ideologi kapitalisme Amerika. Mereka melakukan apapun demi uang"
"Seharusnya tidak diungkapkan. Ini bukan AS, kapitalisme Amerika mengerikan. Biarkan dia beristirahat dengan tenang"
"Tolong biarkan dia beristirahat dengan tenang. Uang bukanlah segalanya"
"Aku masih menganggap Chozia salah karena dia jauh lebih dewasa dari Sulli. Dia adalah orang terdekat yang mempengaruhinya"
"Ini tidak boleh dirilis. Biarkan publik melupakannya dengan dama. Ini harus dihentikan kecuali anda ingin momentisasi bunuh diri dari setiap tokoh populer"
"Dia digunakan setelah meninggal..."
Bagaimana menurut kalian mengenai keputusan Netflix dalam merilis film tentang mendiang Sulli ini?






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.