← Kembali ke Blog
BTSSuga

Sinopsis dan Review Film Dokumenter Suga: Road to D-Day, Berdamai Dengan Diri Sendiri Melalui Musik

Aa Hermawan · April 21, 2023
Sinopsis dan Review Film Dokumenter Suga: Road to D-Day, Berdamai Dengan Diri Sendiri Melalui Musik

Suga Road To D-DAY mengisahkan perjalanan Suga BTS dalam mengarungi dunia musik, ia berusaha menciptakan musik melalui perjalanan yang hebar


Catatan: Tulisan Ini mengandung spoiler dan mungkin membuat anda tidak nyaman.

KPOPCHART.NET - Apakah setiap orang memiliki rasa kekhawatiran? Bagaimana cara orang-orang keluar dari kekhawatiran yang menyelimuti diri mereka selama bertahun-tahun?

Lalu, bagaimana jika kekhawatiran itu bahkan menyelimuti mimpi-mimpi besar seseorang? Apakah seseorang yang dilanda kekhawatiran dapat menemukan jati dirinya dan menuai kesuksesan?

Suga BTS seorang musisi papan atas yang mengaku memiliki begitu banyak kekhawatiran dan impian mencoba mengurai permasalahan yang melanda dirinya dengan memantapkan dirinya sebagai artis populer dunia.

Sebuah dokumenter besutan Disney+ merangkum perjalanan Suga BTS untuk berdamai dengan dirinya sendiri yang pada awal debutnya penuh dengan amarah dan kebencian, kini memilih untuk memaafkan dan berdamai dengan keadaan.

Penggemar dapat menyaksikan bagaimana perjalanan Suga BTS berdamai dengan dirinya sendiri melalui musik yang ia ciptakan dalam dokumenter Suga: Road to D-DAY yang telah tayang di platform OTT Disney+ sejak tanggal 21 April 2023.

Baca Juga: 'Alasan Yoongi Marry Me' Reaksi Netizen Melihat Suga BTS Dalam Foto Konsep Album Terbaru: Dia Bereinkarnasi!

Dokumenter ini akan menyajikan sebuah rangkaian peristiwa yang tidak terungkap ke publik selama proses pembuatan album resmi perdana Suga BTS. Penonton juga akan melihat sisi lain dari Suga BTS dan akan merasakan selangkah lebih dekat dengan musisi papan atas Korea tersebut.

Perjalanan mencari inspirasi dari satu Kota ke Kota lainnya, dari satu Negara ke Negara lainnya dan dari satu musisi ke musisi lainnya terangkum dengan cukup apik dalam dokumenter ini.


1. Lahir dan Hilangnya Agust D

Hal yang mungkin tidak diketahui banyak orang adalah akar bagaimana proses album D-DAY keluar. Suga mengatakan bahwa album yang ia keluarkan bukanlah album milik Suga BTS tapi milik Agust D.

Agust D adalah alter ego yang dilahirkan oleh Suga BTS sebagai bentuk frustrasi untuk memecahkan setiap masalah yang ia hadapi.

Inti dari album D-DAY adalah keterkaitan antar album yang ia ciptakan yang bermuara dari ketidakpercayaannya pada diri Suga yang selalu mempertanyakan apa yang membuatnya pantas menjadi anggota BTS dan pandangan rendah orang lain terhadapnya.

Baca Juga: Suga BTS Tidak Akan Gunakan Nama Agust D Setelah Perilisan Album 'D-DAY'? Ini Alasan dan Kemungkinannya!

D-DAY merupakan rangkuman dari album "D-1" dan "D-2" yang menceritakan kegelisahan yang Suga hadapi selama menjadi anggota BTS.

Suga sendiri menginterpretasikan D-DAY sebagai hari dia membebaskan diri dari berbagai informasi dan pikiran negatif yang selama bertahun-tahun menyelimutinya dan membersamai kariernya selama ini.

2. Muak dengan Musik

Selama dua tahun terakhir, Suga mengaku bahwa dia begitu sangat muak dengan musik. Ratusan kali ia memikirkan untuk berhenti menjadi seorang seniman musik.

Selama itu juga Suga mengaku bahwa hidupnya penuh kebisingan dengan suara-suara yang membuatnya terlena, Suga tidak mau suara yang membuatnya terlena tersebut mengendalikan hidupnya.

Suga berterus terang mengatakan bahwa terkadang membuat musik membuatnya begitu tersiksa, permintaan kolaborasi yang begitu banyak juga membuatnya tersiksa meski dia mengaku ketika membuat musik dia bahagia meski harus mengerjakannya selama 11 hingga 12 jam perhari.

Hingga pada puncaknya sebuah pertanyaan menyelimuti pikiran Suga “Kenapa bermusik harus dijadikan pekerjaan?”

Baca Juga: 'Alasan Yoongi Marry Me' Reaksi Netizen Melihat Suga BTS Dalam Foto Konsep Album Terbaru: Dia Bereinkarnasi!

3. Musik-musik yang Ingin Suga Ciptakan

Sebagai seorang seniman yang dianggap jenius di zaman ini, Suga memiliki banyak keinginan terhadap lagu-lagu yang ia ciptakan.

Suga mengatakan meski selalu bertemu dengan rasa bosan, Ia menginginkan menulis lagu hingga usia tua.

Namun, di sisi lain keinginan tersebut juga menimbulkan kekhawatiran dan dia selalu bertanya, seperti apa musik yang akan ia ciptakan setelah berumur 60 tahun?

Suga yang hampir menginjak kepala tiga menjelaskan bahwa musik yang ia ciptakan terkadang terinspirasi dari kekhawatiran usia yang ia miliki.

Misalnya saat berusia 20 tahun, kata-kata seperti apa yang pantas di utarakan untuk menggambarkan usianya.

Atau misalnya yang saat ini akan menginjak usia 30 tahun dia juga mengatakan apakah dia harus terus bekerja di usianya sekarang?

Pada dasarnya, Suga: Road To D-DAY mencoba memperlihatkan bagaimana pandangan Suga terhadap realitas yang ia telah lalui dan kenyataan yang akan dihadapi di masa mendatang.

4. Pertemuan-pertemuan dengan Musisi Dunia

Perjalanan menemukan jati dirinya melalui musik membawa Suga bertemu dengan artis papan atas dunia.

Di industri hiburan musik dunia, Suga dikenal sebagai seorang pemuda yang memiliki visi ke depan dalam bermusik.

Steve Aoki seorang DJ papan atas dunia yang juga teman dekat Suga tidak ragu mengatakan bahwa Suga adalah salah satu musisi jenius abad ini yang banyak di dekati bintang dunia untuk melakukan kolaborasi bersamanya.

Steve Aoki mengatakan bahwa ketika dia melihat Suga dia bisa melihat Suga dari dua sisi, Suga BTS dan sisi Suga yang lain.

Steve juga dengan gamblang mengatakan bahwa ia selalu memiliki ekspektasi tinggi pada pelantun lagu Daechwita tersebut.

Baca Juga: ARMY Harap Bersiap! Disney Ungkap Akan Lebih Banyak Film Dokumenter Suga BTS

Selain dengan Steve Aoki, Suga juga bertemu dengan musisi papan atas lainnya seperti Halsey, Anderson Park, IU, Ryuichi Sakamoto dan Woosung.

Pertemuannya dengan Ryuichi Sakamoto sangat berkesan dan membekas di hati Suga BTS.

5. Sisi Lain Suga Yang Jarang Terungkap Ke Publik

Jika publik mengetahui dan melihat Suga adalah orang yang selalu serius dan dewasa, Suga BTS tidak selalu seperti itu.

Dokumenter besutan Disney+ ini juga akan mengungkap dan membuka tabir dari sisi lain Suga BTS yang jarang terungkap ke publik.

Pada tahun 2018, BTS diberikan kesempatan untuk mewakili generasi jaman ini untuk memberikan pidato dan berkiprah di PBB.

Menurut Suga hal tersebut merupakan kebahagiaan namun memiliki beban yang sangat berat dibelakangkannya.

Bagaimanapun, Suga adalah Suga. Seorang pemuda yang berusia 20 tahunan yang sedang menikmati masa-masa menuju kedewasaannya.

Suga sering berkumpul dengan teman-temannya untuk membahas musik bahkan hingga ia lupa akan waktu.

Bermain dengan penuh kegirangan seperti anak kecil hingga sikap sopan nan ramah yang ia tunjukan kepada orang yang lebih tua, membungkuk dengan rendah hati dan sisi-sisi lain Suga mulai di ungkap satu persatu dalam dokumenter ini.

6. Perjalanan Lintas Benua

Sebagai seseorang yang mendedikasikan sepanjang hidupnya untuk bermusik, Suga bertekad untuk menciptakan musik yang luar biasa dan bisa menyentuh hati para pendengarnya.

Untuk mendapatkan musik yang berkualitas, Suga mengelilingi Dunia, perjalanan dari kota ke kota, dari negara ke negara, dari benua ke benua lainnya.

Ia memulai perjalanan mengelilingi dunia hanya untuk menciptakan musik yang berkualitas.

Baca Juga: Selamat! Lagu Kolaborasi Suga BTS Dengan IU 'People Pt.2' Berhasil Puncaki 3 Chart Billboard!

Sejak tahun 2020, Suga BTS telah mengunjungi kota-kota besar dunia untuk mencari inspirasi yang akan ia ekspresikan dalam musik.

Album D-DAY merupakan karya-karya musik yang Suga ciptakan di tempat dan negara yang berbeda-beda.

Selama tiga tahun terakhir Suga telah mengunjungi Las Vegas, Malibu, Chungcheon, Pyeongchang, San Fransisco, Tokyo dan berakhir di Seoul.

Suga mengatakan bahwa mengunjungi tempat baru dan bertemu dengan orang-orang baru membantunya menjernihkan pikiran dan membantu Suga memproses perasaannya yang kemudian ia kembangkan menjadi alunan lagu yang indah.

7. Suguhkan Musik Yang Intens

Dokumenter ini tidak hanya menyajikan perjalanan Suga yang begitu luar biasa tapi juga menyuguhkan karya-karya musik yang luar biasa yang ia ciptakan selama perjalanan menemukan jati dirinya.

Lagu-lagu tersebut benar-benar bisa menggentarkan hati pendengarnya, beberapa lagu yang disajikan merupakan lagu yang juga disiapkan sebagai bagian dari album D-DAY seperti "AMYGDALA", "People Pt. 2", dan "Haegeum".

Lirik yang kuat akan membuat kita mengerti bagaimana perasaan Suga sesungguhnya melalui musik yang ia ciptakan.

8. Debut Solo dan Arti D-DAY Sesungguhnya

Dengan dirilisnya album resmi perdana Suga dengan tajuk D-DAY menandai babak baru dari karier Suga BTS yang memulai debut solonya.

D-DAY merupakan album yang sudah dipersiapkan sejak lama dan merupakan proses kreatif yang melibatkan begitu banyak tenaga, pikiran dan orang yang bekerja di belakang layar dengan Suga.

Bagi Suga, D-DAY memiliki arti yang begitu mendalam, ia mengatakan bahwa D-DAY merupakan hari dimana Suga membebaskan diri dari segara pemikiran negatif.

Suga juga mengucapkan rasa terima kasihnya dengan tulus kepada seluruh orang yang terlibat dalam pembuatan album tersebut.

Terima kasih yang paling spesial Suga haturkan kepada fans terbesar mereka, ARMY.

Baca Juga: Berkolaborasi dengan Berbagai Seniman Berbakat untuk Album D-Day, Suga BTS Buat Netizen Makin Antusias

Secara garis besar, proses pengambilan gambar dan penyajian alur cerita yang di shuffle dengan musik intens di Dokumenter ini sangat mengesankan, proses yang diceritakan dengan gamblang, jujur dan blak-blakan ini membukan mata penonton bagaimana Suga berhasil melewati masa krisisnya yang penuh kegelisahan hingga memutuskan untuk berdamai dengan dirinya sendirinya.

ARMY yang menonton dokumenter ini akan merasakan decak kagum dengan perjuangan dan dedikasi yang Suga berikan untuk musik. Segera tonton dokumenter ini hanya di Disney+.

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan