Tiket konser BLACKPINK Sentuh Angka Rp200 Juta, Kebijakan Baru Akan Segera Diberlakukan Cegah Calo Tiket

Asosiasi Industri Pertunjukan Musik Populer Korea akan mengambil tindakan tegas imbas dari harga calo tiket BLACKPINK yang tembus 200 juta.
KPOPCHART.NET – Besarnya pengaruh Industri hiburan Korea Selatan masa kini tak hanya berputar pada pasar nasional saja, namun juga perlahan mulai menguasai pasar internasional.
Baru-baru ini, girlgroup terkenal yang berada di bawah asuhan YG Entertainment, BLACKPINK tengah melakukan rangkaian tur konser yang digelar dibeberapa negara.
Sebelumnya, BLACKPINK sendiri telah melakukan tur konser di Indonesia pada 11 dan 12 Maret lalu di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Banyaknya penonton yang hadir selama konser dua hari itu diketahui tak hanya berasal dari kalangan penggemar BLACKPINK saja, namun juga banyak public figure turut hadir meramaikan konser bertajuk BORN PINK itu.
Baca Juga: LIsa BLACKPINK Buat Tren Pakaian 'Visible Thong' di Konser BORN PINK
Setelah sukses gelar konser mewah di Indonesia, BLACKPINK kemudian bertolak melanjutkan tur konser di Kaohsiung, Taiwan pada 18 dan 19 Maret kemarin.
Tak kalah sukses dari konser di Indonesia, konser BLACKPINK di Taiwan disebut berhasil menjual kurang lebih 90 ribu tiket konser.
Besarnya gelaran konser BLACKPINK di Kaohsiung, Taiwan itu turut menyebabkan beberapa insiden tak terduga, salah satunya ialah calo tiket konser.
Menurut media Taiwan, harga tiket konser BLACKPINK yang semula berada diangka Rp 4,3 juta melonjak tajam ke angka Rp 200 juta.
Hal ini disebabkan oleh penjualan tiket yang dijual 45 kali lebih tinggi oleh para oknum nakal yang ingin mencari keuntungan fantastis dari gelaran konser girlgroup asuhan YG Entertainment ini.
Berdasarkan liputan XSports News, Asosiasi Industri Pertunjukan Musik Populer Korea akan mengambil tindakan guna menyikapi adanya tindakan menaikkan harga ke angka yang tak wajar ini.
Baca Juga: Warga Taiwan Membludak Saat BLACKPINK Menggelar Konser BORN PINK Selama 2 Hari
Pasalnya, ini bukan pertama kali terjadi, dilansir dari media Taiwan, sebelumnya para calo tiket juga menjual tiket konser Super Junior di Taiwan hingga menyentuh angka Rp 50 juta.
Asosiasi Industri Pertunjukan Musik Populer Korea mengungkapkan pihaknya akan melakukan survei terhadap promotor pertunjukan, agen reservasi tiket, fanclub, dan agensi untuk memberantas adanya calo tiket.
Hal ini bertujuan agar dapat meninjau langsung metode dan gangguan seperti apa yang kerap terjadi jelang pelaksaan pertunjukan musik K-Pop.
Demi berantas banyaknya calo tiket, Asosiasi Industri Pertunjukan Musik Populer Korea berencana akan mengambil tindakan tegas dengan membuat real-name ticket system, dimana hanya pemegang tiket saja yang bisa masuk ke lokasi konser.
Kepopularitasan dari industri hiburan Korea sendiri kini sangat memengaruhi gaya hidup anak muda yang dikenal dengan istilah Hallyu atau Korean Wave.
Banyaknya penggemar K-Pop maupun K-Drama datang dari berbagai macam kalangan tak hanya dari benua Asia, namun hingga berbagai belahan di dunia.
Besarnya pengaruh Korean Wave ini menyebabkan nama industri Korea Selatan semakin berbau harum dan dikenal oleh banyak orang, namun tak sedikit juga membawa beberapa isu sosial di tengah masyarakat.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.