Awalnya Dikritik Tak Bertalenta, Kini Dipuji Karena The Glory, Lim Ji Yeon: Itu Tidak Terjadi Dalam Semalam...

Lim Ji Yeon bercerita tentang perjalanan karirnya yang penuh dengan kritikan dari mulai ia debut hingga akhirnya mendapat banyak pujian.
KPOPCHART.NET - Pada hari Senin (20/3) Lim Ji Yeon, aktris yang kini sedang naik daun berbagi kisah perjalanannya selama menjadi aktris.
Wanita berusia 32 tahun itu bermain dalam drama korea The Glory yang sudah tayang di Netflix pada 10 Maret lalu.
Lim Ji Yeon berperan sebagai seorang perundung di dalam drama tersebut, yang mana hal ini membuatnya menerima banyak pujian atas aktingnya yang baik sebagai antagonis.
Meskipun dengan banyaknya pujian yang ia terima saat ini, Lim Ji Yeon mengatakan menjadi aktris tidak selalu bisa mengalami hal itu.
Dahulu, Lim Ji Yeon sering menerima kritikan karena aktingnya yang buruk pada awal karirnya. Ia memulai debutnya pada tahun 2014 disebuah film berjudul "Obsessed".
Film itu memicu kontroversi atas kemampuan aktingnya saat beradu peran dengan aktor terkenal Song Seung Heun.
Film itu juga memiliki banyak adegan dewasa antara Song Seung Heun dan Lim Ji Yeon, karena film inilah Ji Yeon dikritik hanya memiliki 'wajah' tetapi tidak memiliki 'bakat'.
Kritikan yang Lim Ji Yeon terima terus berlanjut setahun kemudian ketika ia menarik perhatian masyarakat Korea saat muncul dalam film "The Treacherous" (2015) untuk adegan-adegan eksplisitnya.
Dia membintangi K-Drama pertamanya pada tahun yang sama dengan High Society, dan aktingnya dikritik sekali lagi, dengan artikel berita bahkan mengatakan bahwa sudah waktunya bagi aktris untuk 'melepas' kontroversi aktingnya daripada 'melepas pakaiannya'.
Walaupun menerima kritik atas aktingnya, Lim Ji Yeon tidak membiarkan hal itu menghentikannya untuk mengejar mimpinya.
Dia terus bekerja keras dan terus memperluas jangkauan aktingnya dalam produksi seperti "Rose Mansion" dan "Money Heist: Korea Join Economic Area" dan terus meningkatkan kemampuan aktiknya disetiap projek.
Lim Ji Yeon bilang dia harus bekerja ekstra keras karena dia bukan seorang yang 'terlahir aktor'.
"Aku bersyukur mendapat banyak sorotan saat debut, tapi saat itu, aku tidak punya pengalaman di lokasi syuting dan kemampuan aktingku kurang."
"Aku sering dimarahi di lokasi syuting, tapi aku tidak pernah berpikir untuk berhenti. Meskipun aku lambat untuk belajar, aku mati-matian berusaha meningkatkan keterampilan aku dengan setiap proyek."
"Aku pikir itu sebabnya aku bisa menerima pujian yang luar biasa hari ini. Semuanya tidak terjadi dalam semalam" Ucap aktris kelahiran 1990 itu.
Namun, Lim Ji Yeon mengakui kalau dia masih sering merasa gugup dan takut saat berada di lokasi syuting, ia menjelaskan,
"Terlepas dari semua pujian yang aku dapatkan sekarang, aku mungkin menerima kritik untuk akting aku lagi suatu hari nanti."
Baca Juga: Demi Perankan Lim Ji Yeon Saat Remaja di The Glory, Shin Ye Eun Rela Hapus Ini!
"Aku masih takut berada di lokasi syuting dan merasa gugup karena aku tidak akan melakukannya dengan baik."
"Namun, itu hanya memotivasi aku untuk berbuat lebih baik. Rasa pencapaian setelah mengatasi kemunduran adalah alasan terbesar mengapa aku mencintai profesi ini."
Delapan tahun setelah debutnya, Lim Ji Yeon berada di tempat yang berbeda sebagai seorang aktris.
Keterampilan aktingnya dalam produksi terbaru seperti "Tazza" (2019) dan "Money Heist: Korea" (2022) terasa lebih baik dari sebelumnya, dan aktingnya di The Glory adalah titik balik kehidupan bagi aktris tersebut.
Dia sekarang menerima pujian untuk akting jahatnya di The Glory, seperti adegan di mana dia akhirnya kehilangan segalanya dan dipaksa untuk melakukan "pertunjukan" untuk narapidana lain di penjara, seperti yang biasa dia lakukan pada korbannya ketika dia adalah seorang pelaku.
Dari disebut sebagai aktris yang buruk hingga memainkan karakter dengan sangat baik bahkan ibunya memanggilnya "Yeon Jin", Lim Ji Yeon membuktikan semua mantan kritikusnya salah dengan kemampuan aktingnya yang spektakuler di The Glory.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.