Kai EXO Ungkap Bagaimana Perusahaan Ikut Campur dalam Pengerjaan Album Solonya
Kai EXO ungkap bagaimana perusahaan ikut campur dalam pengerjaan albumnya saat diwawancarai oleh GQ Magazine.
KPOPCHART.NET - Baru-baru ini, banyak idol K-Pop sedang melakukan projek solonya, dengan menunjukkan kemampuannya dan konsep-konsep yang dibuat.
Berbicara tentang konsep, banyak idol K-Pop mulai dari girl group atau boy group menggunakan konsep yang sesuai.
Ada beberapa idol menggunakan konsep yang menunjukkan dirinya sendiri atau memiliki imajinasi yang akan diterapkan dalam konsepnya.
Baca Juga: Penampilan Kai EXO di Program Inkigayo Jadi Perbincangan Netizen Korea: Seperti Setengah Dari...
Tidak heran jika, beberapa idol memiliki konsep yang diluar dugaan, karena konsep tersebut adalah murni dari mereka sendiri.
Namun beberapa penggemar memiliki pemikiran tentang konsep yang selalu diusung oleh para idol mereka.
Apakah ada campur tangan perusahaan atau dari mereka sendiri. karena dari gaya hingga konsep musik, sering kali muncul kesan bahwa 100% diproduksi oleh perusahaan mereka sendiri.
Baca Juga: Kai EXO Ungkap Sisi Lain Dirinya Di GQ Magazine Mengenai Konsep Mini Album 'Rover': Tidak Mudah...
Salah satu anggota SNSD, Tiffany, pernah mengungkapkan bahwa para anggota tidak mendapatkan hak suara untuk konsep pakaian mereka.
Hal ini mengejutkan banyak orang, karena beberapa idol memiliki hak andil mereka sendiri atas konsep gaya pakaia atau hal lainnya.
Dan baru-baru ini mengutip dari Koreaboo hal ini kembali diungkap oleh rapper dan dancer EXO yaitu Kai, saat ini kai sedang melakukan comeback solonya yang berjudul "Rover".
Baca Juga: Kai EXO Ungkap Tema dari Album ‘Rover’, Bocorkan Rencana dan Impian Terbesarnya di Masa Depan
Yang dimana comeback ini menunjukkan sisi kasar dari dalam dirinya, dan konsep ini sangat di sukai oleh para penggemar.
Namun, ada kalnya beberapa penggemar tidak menyukai dengan hasilnya, dan seringkali penggemar menyalahkan perusahaan dan memprotes karena konsep gaya pakaiannya yang tidak sesuai.
Dalam sebuah wawancara GQ, Kai mengungkapkan bahwa hasilnya sering kali merupakan hasil putaran pertemuan seluruh tim dan dirinya.
"Arah visual dan pakaian diputuskan di akhir pertemuan dan pertimbanganya sekaligus. Tentu saja, pendapat saya adalah hal yang paling penting, karena ini adalah album solo saya," jelas Kai.
Kemudian dia melanjutkan, "Itu pendapat saya, tetapi ketika penggemar tidak menyukainya, saat itulah saya berpura-pura bahwa itu adalah pekerjaan perusahaan. Saya tidak pernah memberi tahu para penggemar dan biarkan saja."
"Saat mereka seperti 'Jongin-ah, ini biasa saja...' dan aku menjawab seperti 'benarkah..?'" jelasnya sambil tertawa.
Lebih sering atau tidak, idol diberi arahan dan kelonggaran kreatif setelah mereka membangun karier mereka untuk menjadi idol.
Dan banyak dari mereka, akan memiliki, konsep yang sesuai dengan mereka sendiri, dan perusahaan akan menghargainya.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.