Struktur Kepemimpinan HYBE Kembali Menjadi Sorotan Setelah CEO Baru ADOR Ditetapkan. Apa yang Telah Terjadi?

CEO ADOR telah ditunjuk, namun netizen justru kembali mengungkit kontroversi salah satu COO HYBE Amerika, David Bolno.
KPOPCHART.NET - Pada tanggal 20 Agustus, HYBE telah menunjuk salah satu CEO untuk anak perusahaannya, ADOR, yaitu Lee Do Kyung.
Posisi ini sebelumnya diisi oleh Kim Ju Young untuk menggantikan Min Hee Jin, yang sebelumnya berselisih hukum dengan HYBE dan ADOR.
Hal ini memicu ramai publik, karena penunjukkan CEO ADOR dilakukan di tengah keberlanjutan perselisihan hukum antara NewJeans dengan HYBE dan ADOR, menuntut pemulihan Min Hee Jin.
Baca Juga: Resmi Wajib Militer, Cha Eun Woo Ungkap Sudah Siapkan Tabungan Proyek untuk Temani Para Fans!
Pergantian kepemimpinan ini tentu membuat HYBE harus menghadapi pengawasan baru karena pergantian ini kemudian menaikkan kontroversi lain mengenai salah satu pemimpin HYBE.
COO HYBE Amerika, David Bolno, dan kematian tragis penyanyi Camila Sterling, yang ditemukan tewas di kamar hotel yang dipenuhi narkoba.
Pada Maret 2023, Sterling ditemukan tewas di kamar mandi sebuah hotel mewah di Miami Beach, dikelilingi kondom dan kantong berisi ‘kokain merah muda’, campuran narkoba bermerek yang mengandung ketamin dan kafein.
Baca Juga: T.O.P eks BIGBANG Raih Piala Aktor Pendukung Terbaik di Gold Derby Awards, Kalahkan Lee Byung Hun
Beberapa jam sebelum kematian sang calon penyanyi, Bolno sempat menemani Sterling, namun meninggalkan lokasi sekitar jam 4.30 pagi untuk pulang menemui istri dan anak-anaknya.
Namun, tuduhan dibebaskan langsung sejak Sterling menelpon layanan kamar setelah kepergian Bolno dari kamar tersebut.
Meskipun dibebaskan dari tuduhan langsung sejak Sterling menelpon layanan kamar, hubungan Bolno dan sang penyanyi tersebut diperkirakan lebih dari sekedar hubungan bisnis.
Seorang Business Insider melaporkan bahwa Sterling menyebut Bolno sebagai ‘pacarnya’ dalam pesan teks dan pesan suara.
Diduga pula, Bolno menghabiskan lebih dari $140.000 untuk menyewakan apartemen dan bahkan mendirikan label musik untuk sang penyanyi. Sterling juga menyinggung tokoh-tokoh berpengaruh yang mendukung karirnya tanpa menyebut namanya secara langsung.
Kisah ini kemudian muncul kembali dan memicu kemarahan di dunia maya dengan netizen yang mempertanyakan integritas HYBE.
Banyak yang mengkritik pedas dan mengatakan bahwa HYBE merupakan magnet segala macam kejahatan sosial. Selain itu, netizen juga menuntut semua yang terlibat harus dihukum berat dan tidak dibiarkan bebas begitu saja.
Skandal ini, yang sebeLumnya ditutupi setelah Bolno dibebaskan, kini memicu kritik baru terhadap struktur kepemimpinan HYBE. Banyak yang mempertanyakan :
Apakah para eksekutif tersebut layak untuk terus memegang kekuasaan di industri hiburan?






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.