Jual Informasi Penerbangan BTS, Karyawan Maskapai dan Komplotannya Kini Diseret ke Kejaksaan usai Raup Puluhan Juta Won

Karyawan maskapai jual info penerbangan BTS ke sasaeng, raup jutaan won, kini diseret ke kejaksaan bersama komplotannya
KPOPCHART.NET - Seorang karyawan maskapai asing bersama dua orang rekannya kini harus berurusan dengan hukum setelah diketahui menjual informasi penerbangan milik grup BTS dan sejumlah selebriti terkenal lainnya.
Ketiganya diserahkan ke Kejaksaan Distrik Pusat Seoul pada 18 Juli lalu atas dugaan pelanggaran undang-undang tentang jaringan informasi dan perlindungan data.
Mereka dituduh membocorkan data pribadi artis secara ilegal untuk keuntungan pribadi.
Baca Juga: Jin BTS Ungkap Rasa Cinta Mendalamnya pada Makanan Ini, Sampai Direkomendasikan ke Tom Cruise!
Berdasarkan hasil penyelidikan Kepolisian Metropolitan Seoul, tersangka utama yang bekerja di maskapai tersebut secara diam-diam memperoleh informasi penerbangan para selebriti, lalu menyerahkannya kepada pelaku distribusi.
Informasi sensitif itu kemudian dijual melalui ruang obrolan terbuka dan pesan langsung di media sosial.
Dari aksinya, mereka diperkirakan meraup keuntungan hingga puluhan juta Won atau setara ratusan juta rupiah.
Kepolisian mengungkap bahwa mereka berhasil melacak transaksi keuangan tersangka serta pola distribusi informasi ilegal tersebut.
Selain itu, struktur jaringan pelaku dan keterlibatan masing-masing individu juga berhasil diidentifikasi.
Penyelidikan ini mendapat perhatian khusus karena menyangkut keamanan dan privasi figur publik yang sering menjadi incaran fans obsesif.
Fenomena penyalahgunaan informasi penerbangan ini telah lama menjadi kekhawatiran di industri hiburan Korea Selatan.
Beberapa penggemar ekstrem atau sasaeng menggunakan data penerbangan untuk naik ke pesawat yang sama dengan artis, mencoba melakukan kontak fisik, atau bahkan mengganggu kenyamanan selama penerbangan.
Tidak jarang, tindakan mereka menimbulkan trauma dan gangguan serius pada jadwal artis.
Menanggapi situasi ini, HYBE selaku agensi BTS telah membentuk satuan tugas sejak 2023 untuk menangani kebocoran informasi semacam ini.
Mereka aktif melaporkan pelaku ke aparat penegak hukum dan menyerahkan bukti berupa akun media sosial penjual data beserta identitas yang berhasil dilacak.
Upaya tersebut membuahkan hasil, dengan ditangkapnya karyawan maskapai pada Februari dan dua pelaku lainnya pada Maret.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.