← Kembali ke Blog
AlbumSeventeenAnniversaryHappy Burstday

10 Tahun di Industri, SEVENTEEN Pamit ke Diri Lama dan Sambut Jati Diri Baru Lewat Reset Identitas yang Bikin Penasaran

Nuri Widia Atika · June 1, 2025
10 Tahun di Industri, SEVENTEEN Pamit ke Diri Lama dan Sambut Jati Diri Baru Lewat Reset Identitas yang Bikin Penasaran

Grup K-pop papan atas SEVENTEEN resmi mendeklarasikan “reset” identitas mereka saat merayakan ulang tahun ke-10 pada 26 Mei 2025.


KPOPCHART.NET - Grup K-pop papan atas SEVENTEEN resmi mendeklarasikan “reset” identitas mereka saat merayakan ulang tahun ke-10 pada 26 Mei 2025.

Langkah ini mengejutkan banyak penggemar dan pengamat industri, karena meski tengah berada di puncak popularitas, SEVENTEEN memilih untuk memulai lembaran baru dengan menyebut diri mereka sebagai “SEVENTEEN yang baru.”

Keputusan ini dikemas dalam perilisan album studio kelima mereka yang berjudul “HAPPY BURSTDAY,” yang menjadi simbol dari babak baru penuh semangat dan eksplorasi musikal.

Baca Juga: Rayakan 10 Tahun SEVENTEEN, S.Coups Rilis Lagu Jungle dengan Makna Mendalam: Simak Lirik dan Terjemahannya di Sini

Sejak debut pada 2015, SEVENTEEN dikenal sebagai salah satu grup unggulan generasi ketiga K-pop.

Lagu-lagu ceria mereka seperti “Adore U,” “Mansae,” “Pretty U,” hingga “Very Nice” sukses menciptakan citra sebagai boy group yang segar dan enerjik.

Salah satu kekuatan utama mereka adalah status sebagai grup “self-producing,” di mana para anggota terutama Woozi terlibat langsung dalam penulisan lagu dan produksi album.

Performansi koreografi mereka yang kompak dan energik juga menjadi daya tarik tersendiri, memperkuat posisi mereka sebagai grup dengan identitas kuat.

Namun, perjalanan SEVENTEEN tidak berhenti di situ. Tahun 2020 menandai titik balik besar lewat mini album Heng:garæ, yang menjadi rilisan pertama mereka yang meraih penjualan lebih dari satu juta kopi.

Baca Juga: The8 Bicara Blak-blakan Soal Kenapa Member SEVENTEEN Bisa Bareng Sampai 10 Tahun, Bukan Karena Kontrak!

Sejak saat itu, setiap rilisan mereka mencetak rekor baru. Pada 2023, album FML mencatat sejarah dengan penjualan tiga juta kopi hanya dalam satu hari, dan Seventeenth Heaven meraih lima juta penjualan dalam minggu pertama rekor tertinggi sepanjang sejarah K-pop.

Di samping pencapaian komersial, gaya musik mereka juga terus berevolusi. Dari yang awalnya ceria dan domestik, SEVENTEEN kini lebih berani mengeksplorasi genre dan suara global lewat lagu-lagu seperti “Rock With You,” “Super,” “Hot,” hingga “God of Music.”

Di tengah kesuksesan tersebut, keputusan SEVENTEEN untuk melakukan “reset” identitas menandai keberanian dan kerendahan hati mereka untuk terus berkembang.

Baca Juga: Bikin Terharu, Seungkwan SEVENTEEN Tulis Pesan Panjang di Kolom Komentar Instagram Moonbin ASTRO

Album HAPPY BURSTDAY bukan sekadar perayaan ulang tahun, melainkan awal dari proyek “reset” yang menggambarkan tekad mereka untuk mendobrak batasan dan menjelajahi arah artistik yang lebih luas.

Judul album ini sendiri adalah permainan kata dari “birthday” dan “burst,” merepresentasikan ledakan kreativitas baru dari SEVENTEEN.

Lagu utama dari album ini, “Thunder,” menjadi simbol dari transformasi tersebut. Dengan metafora petir dan kilat, lagu ini menggambarkan semangat baru SEVENTEEN dalam memperluas dunia mereka masing-masing sebagai individu maupun sebagai grup.

Meski masih membawa semangat khas mereka, “Thunder” menawarkan warna suara yang lebih eksperimental, memancing rasa penasaran akan arah musikal grup ke depan.

Baca Juga: Masih Melaksanakan Wajib Militer, Seventeen Tetap Merilis Lagu Solo Milik Jeonghan yang Berjudul Coincidence Begini Lirik Lagu dan Terjemahannya

Yang tak kalah menarik, album ini juga menyertakan lagu solo dari seluruh 13 anggota SEVENTEEN.

Ini menjadi momen penting karena setiap anggota diberi ruang untuk menunjukkan warna musikal dan ekspresi diri masing-masing, yang memperkuat kesan bahwa proyek “reset” ini tak hanya sekadar perubahan konsep, tetapi juga refleksi dari pertumbuhan personal setiap member.

Konser ulang tahun ke-10 bertajuk Burst Stage yang digelar di Jamsu Bridge pada 25 Mei lalu semakin menegaskan narasi transformasi ini.

Dalam konser tersebut, Woozi, yang dikenal sebagai produser utama grup, mengungkapkan bahwa ia sempat merasa dirinya telah mencapai batas.

Baca Juga: Butuh Proses Panjang, The8 Ceritakan Alasan SEVENTEEN Sempat Alami Kesulitan Saat Perbarui Kontrak

Namun, menurutnya, inspirasi justru datang bagai petir menyambar membuktikan bahwa alam semesta belum selesai dengan SEVENTEEN.

Pernyataan emosional itu mendapat sambutan meriah dari penggemar yang melihat sisi rentan dan jujur dari perjalanan kreatif para anggota.

Kini, dengan semangat “reset” yang kuat, SEVENTEEN tak hanya memperbarui arah musik mereka, tetapi juga memperluas cakrawala sebagai seniman global.

Banyak yang menantikan seperti apa “SEVENTEEN baru” ini akan berkembang dalam beberapa tahun ke depan. Satu hal yang pasti, setelah satu dekade sukses dan terus berevolusi, SEVENTEEN masih memiliki banyak cerita yang siap mereka bagikan kepada dunia.

Ingin baca berita Kpop Chart lebih mudah dan nyaman? klik di sini untuk pengguna android dan iOS!

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan