← Kembali ke Blog
konser musikKorea SelatanColdplayTWICE

Penonton Coldplay Korea Ditarik Paksa Ikut Tarian Ganggangsullae, Tuai Kritik Soal Keselamatan

Zuhria Isnaini Latifah · April 20, 2025
Penonton Coldplay Korea Ditarik Paksa Ikut Tarian Ganggangsullae, Tuai Kritik Soal Keselamatan

Insiden penonton Coldplay yang dipaksa menari Ganggangsullae sorot pentingnya keamanan dan kenyamanan konser


 

KPOPCHART.NET - Coldplay, band rock populer asal Inggris, saat ini tengah melangsungkan tur dunia bertajuk Music of the Spheres, dengan Korea Selatan sebagai salah satu perhentian terakhir mereka.

Konser ini menjadi sorotan luas, apalagi setelah munculnya penampilan mengejutkan dari anggota TWICE di atas panggung.

Namun di balik kemeriahan tersebut, sebuah insiden pada konser hari kedua yang berlangsung pada 18 April di Stadion Goyang menuai kritik tajam terkait masalah keselamatan penonton.

Baca Juga: Telah Rilis! Coldplay Remix We Pray Versi TWICE Isyaratkan Makna Melankolis dan Emosi Mendalam

Seorang penonton wanita membagikan pengalamannya di media sosial.

Ia mengaku mengalami situasi yang menakutkan saat berada di area berdiri konser.

Dalam unggahannya, ia menuliskan bahwa sekelompok orang mulai menari Ganggangsullae di bagian belakang tribun.

Baca Juga: BTS Kembali dihadirkan Dalam Konser Coldplay di Seoul Kemarin Malam, Simak Cerita Selengkapnya!

“Hari ini, banyak orang menari Ganggangsullae di belakang tribun,” tulisnya.

Ganggangsullae adalah tarian rakyat tradisional Korea yang biasanya ditampilkan oleh para wanita saat perayaan Chuseok.

Tarian ini dilakukan dengan cara bergandengan tangan dan berputar searah jarum jam.

Baca Juga: Duet Bareng Coldplay, TWICE Panaskan Hari Pertama Konser di Korea dan Pimpin 50 Ribu Penonton Sing Along!

Awalnya, ia hanya menonton tarian tersebut karena terlihat seru.

Namun, situasi menjadi tidak menyenangkan ketika beberapa pria tiba-tiba memegang pergelangan tangannya dan juga tangan temannya, lalu mencoba menarik mereka untuk ikut menari.

“Mereka menarik kami beberapa kali, padahal kami tidak menunjukkan keinginan untuk ikut menari. Justru kami berusaha mundur. Kami sangat terkejut dan langsung menolak, tapi pria lain datang dan melakukan hal serupa hingga tiga atau empat kali lagi,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa tindakan seperti itu sangat tidak pantas dan mengganggu kenyamanan penonton lainnya.

“Harap hindari perilaku seperti itu, kecuali Anda memang datang untuk menari Ganggangsullae. Orang-orang datang untuk menikmati konser, bukan untuk dipaksa ikut menari.”

Lebih lanjut, ia juga menyoroti potensi bahaya dari kerumunan yang terbentuk akibat tarian tersebut.

“Karena kerumunan semakin besar, saya beberapa kali terdorong hingga hampir terjatuh. Kalau memang ingin menari Ganggangsullae, sebaiknya dilakukan dalam skala yang lebih kecil. Bahkan, petugas pemadam kebakaran sampai meminta kami untuk membubarkan diri.”

Unggahannya pun mendapat banyak perhatian dari netizen.

Banyak dari mereka mengecam keras tindakan memaksa orang lain untuk melakukan sesuatu yang tidak diinginkan.

“Memaksa seseorang melakukan hal yang tidak diinginkan itu menyebalkan,” tulis seorang netizen.

“Ini bisa membahayakan, terutama dalam kerumunan besar. Sangat bermasalah,” tambah lainnya.

Sementara itu, konser LIVE NATION PRESENTS COLDPLAY: MUSIC OF THE SPHERES DELIVERED BY DHL dijadwalkan berlangsung sebanyak enam kali di Korea.

Total penonton diperkirakan mencapai 300.000 orang (sekitar 50.000 orang per konser), menjadikannya konser terbesar dan paling banyak dihadiri yang pernah digelar di Korea Selatan.

 

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan