Moon So Ri Ungkap Dampak Emosional dan Fisik Saat Perankan Versi Tua Ae Sun di When Life Gives You Tangerines

Moon So Ri mengungkap perannya sebagai Ae Sun dalam When Life Gives You Tangerines membuatnya merasa menua lebih cepat secara fisik & Emosi!
KPOPCHART.NET - Aktris senior Moon So Ri memukau penonton lewat perannya sebagai Ae Sun dalam serial Netflix When Life Gives You Tangerines.
Berperan sebagai seorang ibu yang penuh cinta tanpa syarat, Moon So Ri mengaku banyak terinspirasi dari pengalaman pribadinya sebagai seorang ibu sekaligus putri.
"Setiap membaca naskah atau syuting adegan, aku sering kali teringat pada ibuku sendiri," ungkap Moon So Ri dalam wawancara bersama Hankook Ilbo. Kedalaman emosinya membuat batas antara akting dan kenyataan terasa kabur membawa penonton lebih dekat dengan karakter Ae Sun.
Moon So Ri menggambarkan Ae Sun sebagai sosok ibu yang sederhana namun bermakna. “Dia tipe ibu yang menjawab telepon larut malam, memasakkan makanan saat anaknya datang, dan selalu mengingatkan untuk pakai kaus kaki,” katanya. Tantangan terbesar bagi Moon So Ri adalah menampilkan sisi manusiawi Ae Sun, tanpa kehilangan esensi karakter yang kuat dan universal.
Moon So Ri juga menyinggung kesan ibunya setelah menonton serial ini. “Beliau tak berkata banyak, tapi aku tahu dia menangis. Ayahku yang justru mengirim pesan, bilang terima kasih karena sudah menunjukkan karya yang begitu bermakna.”
Lucunya, selama syuting, Moon So Ri merasa seperti sedang mengerjakan pekerjaan rumah tangga ketimbang berakting. "Aku tidak bilang, ‘Aku syuting besok’, tapi ‘Aku harus kerjakan pekerjaan rumah’," ujarnya sambil tertawa.
Detail kecil seperti cara melipat selimut hingga memasak gimbap dibuat semirip mungkin dengan gaya ibu rumah tangga zaman dulu, termasuk meminta semangkuk air hangat karena pada masa itu belum ada sarung tangan plastik.
Baca Juga: Intip Kisah Cinta Salah Satu Pemeran When Life Gives You Tangerines Ini yang Seperti Drama Korea!
Moon So Ri juga sempat menitikkan air mata ketika membahas putrinya, Geum Myeong. “Anakku tumbuh dewasa terlalu cepat. Dia terlalu peka pada keinginan orang tuanya dan memahami dunia dengan sangat dalam,” tuturnya. Ia pun teringat masa lalunya sebagai anak yang memendam luka sendiri sebuah pengalaman yang membentuknya hingga kini.
Karakter Ae Sun versi tua yang ia perankan menuntut penggunaan prostetik makeup berjam-jam, yang ternyata berdampak pada kesehatannya. “Kulitku terlalu lembap, sampai prostetik tak menempel. Setelah aku berhenti pakai krim, penuaan itu benar-benar terasa. Aku sadar, aku harus lebih menjaga diri.”
Adegan terakhir, di mana Ae Sun melukis laut di panti jompo, menjadi momen yang tak terlupakan. “Saat itu langit cerah tiba-tiba setelah hujan seperti keajaiban kecil,” ujarnya.
Namun tak lama setelahnya, Moon So Ri harus dilarikan ke rumah sakit akibat flu berat. “Aku sampai tak bisa bicara karena tenggorokan bengkak. Saat menatap cermin, aku merasa benar-benar menua.”
Melihat perubahan fisik dirinya di layar juga membawa refleksi mendalam. “Aku tahu, di kenyataan, aku bisa menua lebih cepat dari yang kulihat di layar,” katanya sambil tersenyum.
Meski mengaku sebagai perfeksionis dan sulit menikmati hasil kerjanya sendiri, Moon So Ri menyadari ada sesuatu yang hanya bisa ia berikan.
“Kadang aku berpikir, ‘Tak ada yang bisa membawakannya seperti aku. Aku berbeda.’” Kenangan dari seorang sutradara asing pun terngiang.
“Dia menyebut banyak aktris Korea cantik dan glamor, tapi menyebutku unik. Dulu aku tak suka, tapi sekarang aku bersyukur. Kalau harus memilih, aku akan pilih kata unik,” tutup Moon So Ri






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.