Pernyataan Soyeon GIDLE Soal Budaya Kencan di Kalangan Idol K-Pop Picu Perdebatan Netizen

Soyeon GIDLE jadi perbincangan usai komentarnya soal budaya kencan di industri K-Pop mencuat. Pernyataannya memicu perdebatan netizen.
KPOPCHART.NET - Soyeon, leader grup GIDLE, tengah menjadi perbincangan hangat di dunia maya usai pernyataannya tentang budaya kencan idol mencuat ke publik.
Komentar tersebut pertama kali diungkapkan dalam sebuah acara varietas bersama Soyoon dari SE SO NEON, yang kini viral dan mengundang reaksi beragam dari K-Netz.
Dalam acara tersebut, sang idol tersebut menyampaikan pemikirannya mengenai norma sosial tak tertulis yang membatasi perilaku para idola, khususnya terkait merokok, minum alkohol, dan berpacaran.
Menurutnya, meski tidak ilegal, tindakan seperti itu tetap dianggap tabu dalam dunia K-Pop.
"Salah satu hal yang orang anggap buruk tetapi sebenarnya tidak... adalah seperti merokok. Merokok tidak ilegal. Orang dewasa boleh merokok, orang dewasa boleh minum. Dalam budaya idola... Ada hal-hal yang tidak boleh dilakukan... Seperti berkencan," ujar Soyeon.
Ia menambahkan bahwa konsep melarang idol untuk berkencan terasa aneh baginya.
Baca Juga: Tiga Anggota TREASURE Akan Tampil di Acara Youtube Jae Friends Milik Jaejoong! Yuk Intip Siapa Dia?
Ia menyatakan bahwa mencintai seseorang merupakan hal alami dalam hidup.
"Mencintai itu sama alaminya dengan makan atau bernapas. Tapi para idola masih belum bisa melakukannya secara terbuka," ucap Soyoon.
Ia menjelaskan kembali bahwa idol sebenarnya bisa saja berkencan, namun harus siap menghadapi konsekuensinya.
"Bukannya mereka tidak bisa... Sejujurnya mereka tidak perlu menyembunyikannya. Namun, jika mereka tidak menyembunyikannya, mereka harus siap menghadapi konsekuensinya,"
Lebih lanjut, Soyeon menekankan bahwa tidak mungkin membuat semua penggemar senang jika seorang idol memilih untuk berkencan secara terbuka.
"Seseorang ingin menjaga hati penggemarnya sambil berpacaran. Saya rasa itu tidak mungkin. Itu benar-benar egois,"
Komentar Soyeon tersebut memicu beragam reaksi dari netizen.
Beberapa memuji keberaniannya dalam mengangkat isu sensitif, sementara yang lain mengkritik pandangan tersebut, menganggapnya tidak profesional atau tidak menghargai peran idol dalam menciptakan fantasi bagi penggemar.
"Penggemar juga sama. Kalau kamu berhenti jadi penggemar hanya karena seorang idola berpacaran, maka perasaanmu sudah sebatas itu,"
Namun ada pula yang menilai idola seharusnya menjaga citra mereka.
"Pekerjaan mereka adalah menciptakan fantasi. Jika mereka berkencan secara terbuka, mereka terlihat seperti tidak profesional,"
Pembahasan ini menyoroti dilema besar dalam industri K-Pop, antara kebebasan pribadi idol dan ekspektasi penggemar.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.