HYBE Amerika dan Rapper Quavo Digugat Seniman AS karena Dugaan Pelanggaran Hak Cipta, Kenapa?

HYBE Amerika & Quavo digugat seniman Daniel Arsham karena diduga gunakan karya seni tanpa izin di video musik
KPOPCHART.NET - HYBE America Inc., anak perusahaan dari agensi hiburan Korea HYBE di Amerika Serikat, tengah menghadapi gugatan hukum dari seniman kontemporer ternama asal AS, Daniel Arsham.
Gugatan tersebut juga ditujukan kepada rapper Quavo serta agensi musiknya, Quality Control Music.
Menurut laporan media Seoul Wire pada 8 April, Daniel Arsham menuduh Quavo dan pihak terkait telah melakukan pelanggaran hak cipta dan hak atas citra karya seni miliknya.
Baca Juga: Wow! Bang Si Hyuk Tampil Lebih Kurus di Peluncuran HYBE Healthcare Center
Gugatan ini muncul setelah Quavo menggunakan salah satu karya Arsham dalam video musik tanpa seizin sang seniman.
Karya seni yang dimaksud adalah patung mobil yang dibuat Arsham pada tahun 2018.
Dalam video musik lagu terbaru Quavo yang dirilis pada Desember 2023, terlihat bahwa patung tersebut digunakan tanpa adanya permintaan atau persetujuan terlebih dahulu dari sang seniman.
Baca Juga: Daebak! Lagu Solo Jimin BTS Resmi Menjadi Lagu Pendapatan Tertinggi di Negara Ini Naungan HYBE
Tak hanya dalam video musik, Arsham juga menyebut bahwa Quavo mengunggah foto dirinya di depan karya seni tersebut ke akun media sosial pribadinya.
Foto itu bahkan digunakan untuk keperluan promosi, yang menurut Arsham semakin memperparah pelanggaran hak atas karya miliknya.
Arsham mengklaim bahwa segera setelah video dan unggahan tersebut dipublikasikan, tim hukumnya telah mengirimkan beberapa permintaan resmi kepada pihak tergugat agar menghentikan penggunaan karya tersebut.
Namun hingga saat ini, mereka mengaku belum menerima tanggapan apa pun dari pihak Quavo maupun HYBE America.
Quality Control Music, label musik hip-hop yang menaungi Quavo, sebelumnya telah diakuisisi oleh HYBE Amerika pada tahun 2023.
Akuisisi ini memperkuat posisi HYBE di pasar musik Amerika, namun kini justru menyeret perusahaan tersebut ke dalam masalah hukum.
Baca Juga: HYBE AMERICA x AU, Usaha Baru yang Dibentuk bersama YouTuber Alan Chikin Chow
Masalah ini menjadi sorotan karena melibatkan nama besar dalam dunia musik internasional dan dunia seni kontemporer.
Daniel Arsham sendiri dikenal luas atas karya-karya seni berkonsep future relic yang telah dipamerkan secara global dan bekerja sama dengan berbagai merek ternama.
Hingga berita ini diturunkan, baik pihak HYBE America maupun Quavo belum memberikan pernyataan resmi terkait gugatan tersebut.
Proses hukum pun diperkirakan akan berjalan cukup panjang, mengingat nilai karya seni dan reputasi para pihak yang terlibat.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.