← Kembali ke Blog
ADORMin Hee Jin

Mantan CEO ADOR, Min Hee Jin, Didenda Atas Kasus Perundungan di Tempat Kerja: KEMNAKER Temukan Bukti Pelanggaran

Alieftya Zahra Bustomi · March 25, 2025
Mantan CEO ADOR, Min Hee Jin, Didenda Atas Kasus Perundungan di Tempat Kerja: KEMNAKER Temukan Bukti Pelanggaran

Mantan CEO Min Hee Jin didenda atas tuduhan kekerasan dalam ruang kerja yang diajukan mantan karyawan ADOR pada 2024 lalu


KPOPCHART.NET - Mantan CEO ADOR, Min Hee Jin, dijatuhi denda oleh Kantor Kementrian Ketenagakerjaan (KEMNAKER) dan KEMNAKER Regional Seoul atas kasus perundungan di tempat kerja. Hal ini berlandaskan atas laporan seorang mantan karayawan Adore yang diidentifikasi sebagai "A" pada 2024 lalu. Keputusan ini diambil setelah penyelidikan mendalam yang membuktikan bahwa komentar-komentar Min Hee Jin terhadap A melampaui batas wajar dan menyebabkan penderitaan fisik serta mental.

Pengadilan menjelaskan, “Kami telah menetapkan bahwa komentar yang dibuat oleh mantan CEO ADOR Entertainment Min Hee Jin kepada A berulang kali melampaui ruang lingkup tugas terkait pekerjaan yang sesuai dan mungkin telah menyebabkan penderitaan fisik dan mental bagi pengadu atau memperburuk lingkungan kerja, dan karenanya merupakan perundungan di tempat kerja.” Pengadilan juga menyatakan, “Kami telah menjatuhkan denda kepada pelaku (mantan CEO Min Hee Jin) dan menyelesaikan kasus administratif.”

Menurut KEMNAKER, tindakan Min Hee Jin tersebut melanggar Undang-Undang Standar Ketenagakerjaan. Denda yang diberikan dianggap sebagai sanksi yang cukup berat, mengingat kasus perundungan di tempat kerja yang diakui secara hukum masih relatif jarang.

Baca Juga: Mati-Matian Bela Min Hee Jin, NJZ aka NewJeans Disebut Kena Gaslighting, Netizen: Bukankah Ini Termasuk Gaslighting?

KEMNAKER dan Serekat Perburuhan secara resmi telah mengonfirmasi adanya pelanggaran yang dilakukan oleh Min Hee Jin terhadap Pasal 76-3, Ayat 2 Undang-Undang Standar Ketenagakerjaan. Pelanggaran ini berkaitan erat dengan dugaan intervensi bias yang dilakukannya dalam penanganan kasus pelecehan seksual yang melibatkan wakil presiden perusahaan.

Melalui sebuah unggahan, A menginformasikan bahwa dirinya telah menerima hasil resmi dari Kantor Tenaga Kerja melalui pos tercatat.

Dalam unggahannya, A menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan moral selama proses hukum ini berlangsung. Ia juga menjelaskan bahwa keputusannya untuk mempublikasikan hasil ini didasari oleh banyaknya permintaan dari publik yang ingin mengetahui perkembangan kasus yang dilaporkannya.

"Saya menerima pengumuman hasil dari Kantor Tenaga Kerja melalui pos tercatat hari ini. Saya sangat berterima kasih kepada mereka yang telah mendukung saya selama ini. Saya membalas kebaikan hati Anda, dan ada banyak orang yang penasaran dengan hasil tersebut dan telah meminta wawancara, jadi saya membagikannya kepada Anda. Saya mohon dukungan Anda yang berkelanjutan," tulis A dalam unggahannya.

Baca Juga: Warganet Ramai Beri Kritik pada Min Hee Jin Usai Diduga Hina Bang Si Hyuk dengan Kalimat Tak Pantas!

Selain kasus perundungan, A juga melaporkan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh wakil presiden ADOR. Penyelidikan internal perusahaan mengakui adanya tindakan perundungan, namun bukti pelecehan seksual dinilai kurang kuat. Kementerian Ketenagakerjaan dan Perburuhan memutuskan untuk tidak memberikan hukuman terpisah terkait dugaan pelecehan seksual tersebut.

A mengungkapkan bahwa ia telah memberikan empat kesempatan kepada Min Hee Jin untuk meminta maaf dan menyelesaikan masalah ini. Namun, Min Hee Jin tidak mengambil kesempatan tersebut dan malah mengajukan tuntutan balik. Saya telah memberikan empat kesempatan kepada Min Hee Jin untuk meminta maaf dan menyelesaikan masalah ini, namun dia memilih untuk mengabaikannya dan malah mengajukan tuntutan balik," ujarnya. "Oleh karena itu, saya tidak lagi mengharapkan atau membutuhkan permintaan maaf darinya."

Lebih lanjut, A menegaskan bahwa dialah yang pertama kali mengungkap kasus perundungan di tempat kerja di ADOR. Ia juga menjelaskan bahwa bukti-bukti yang disampaikannya berbeda dengan yang diberitakan oleh Dispatch. "Bukti yang saya ajukan tidak termasuk kata-kata kasar yang disebutkan dalam artikel Dispatch. Saya mengajukan pengaduan secara terpisah dengan bukti-bukti yang saya miliki," jelasnya.

Baca Juga: Seorang Penggemar Ini Kena Cibiran Warganet Usai Berinteraksi dengan NewJeans dan Min Hee Jin?

Sebagai bentuk itikad baik, A menyatakan bahwa ia tidak akan mengungkapkan detail lebih lanjut dari kasus ini untuk melindungi reputasi Min Hee Jin. "Saya memahami bahwa kasus ini telah menjadi perhatian publik, namun saya memilih untuk tidak mengungkapkan detail lebih lanjut untuk melindungi reputasi Nana Min Hee Jin," pungkasnya.

A menyatakan bahwa ia akan melanjutkan kasus ini melalui jalur hukum perdata dan pidana. Sebelumnya, ia juga telah mengajukan gugatan terhadap Min Hee Jin atas pencemaran nama baik dan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Informasi Pribadi. Langkah ini menunjukkan tekad A untuk mencari keadilan atas perlakuan yang diterimanya selama bekerja di ADOR.

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan