← Kembali ke Blog
NJZADORNewJeans

NewJeans Hadapi Konflik Hukum dengan Agensi Lama dan Berjuang Demi Kebebasan di Industri Kpop yang Ketat

Michelle Dewi Oktaviona · March 22, 2025
NewJeans Hadapi Konflik Hukum dengan Agensi Lama dan Berjuang Demi Kebebasan di Industri Kpop yang Ketat

NJZ (NewJeans) keluar dari ADOR karena dugaan perlakuan tidak adil. Kini, mereka berjuang demi kebebasan dan masa depan di K-pop.


KPOPCHART.NET - Tahun 2024 menjadi titik balik besar bagi Hyein dan rekan-rekannya di NJZ (NewJeans).

Dalam waktu singkat, mereka berubah dari salah satu grup K-pop dengan penjualan terbesar menjadi pusat kontroversi hukum setelah memutuskan kontrak dengan ADOR, label di bawah naungan HYBE.

Dalam wawancara eksklusif dengan TIME pada Maret 2025, Hyein yang berusia 16 tahun mengungkapkan kebingungannya terhadap perlakuan yang ia terima.

Baca Juga: Aktivitas Independen NewJeans Terhalang, Ini Komentar KNetz Terhadap Putusan Pengadilan yang Dukung Permintaan ADOR!

"Orang-orang bisa tiba-tiba menganggap saya masih anak-anak saat itu menguntungkan mereka, tapi di saat lain mengharapkan saya bertindak seperti orang dewasa," katanya.

Pada November 2024, kelima anggota Hyein, Minji, Danielle, Haerin, dan Hanni secara sepihak mengakhiri kontrak mereka dengan ADOR, dengan alasan perlakuan tidak adil dan pelecehan di tempat kerja.

Klaim ini langsung dibantah oleh ADOR. Namun, dampaknya terhadap HYBE sangat besar, menyebabkan hilangnya hampir setengah miliar dolar dalam nilai pasar perusahaan.

Baca Juga: Pengadilan Kabulkan Tuntutan ADOR untuk Melarang Aktivitas Mandiri Member NewJeans

Meski menghadapi berbagai tantangan, NJZ (NewJeans) tak tinggal diam.

Pada Februari 2025, mereka mengumumkan comeback dengan nama baru dan dijadwalkan tampil di ComplexCon Hong Kong pada 23 Maret.

Haerin menyatakan bahwa kini mereka memiliki lebih banyak kebebasan dalam berkarya.

Namun, ADOR tidak tinggal diam. Pada Januari, mereka mengajukan gugatan untuk menghentikan NJZ (NewJeans) tampil atau merilis musik tanpa keterlibatan label.

Pengadilan memihak ADOR, namun NJZ (NewJeans) bersikeras akan terus memperjuangkan hak mereka.

Baca Juga: NewJeans Daftarkan Merek Dagang NJZ, ADOR Beri Pernyataan Resmi Soal Kontrak!

Dalam pernyataan kepada TIME, mereka menyatakan kekecewaan sekaligus tekad mereka:

"Dibandingkan semua yang telah kami lalui, ini hanyalah satu langkah lagi dalam perjalanan kami.

Mungkin inilah realitas industri K-pop saat ini. Tapi justru karena itulah perubahan dan pertumbuhan sangat dibutuhkan."

Kasus ini membuka diskusi luas tentang kondisi kerja idol K-pop yang sering kali keras dan membatasi kebebasan mereka.

Hanni bahkan memberikan kesaksian di Majelis Nasional Korea tentang pelecehan di HYBE, sementara NJZ (NewJeans) menuduh label tersebut ikut campur dalam aktivitas mereka dan menghalangi pemberitaan media tentang mereka.

Baca Juga: Sehari Sebelum Umumkan NJZ, NewJeans Diam Diam Ajukan Merek Dagang untuk Logo dan Produk Eksklusif

Sidang lanjutan mengenai keabsahan kontrak mereka dengan ADOR dijadwalkan pada 3 April.

Jika NJZ (NewJeans) kalah, mereka berpotensi menghadapi denda hingga 620 miliar KRW (sekitar Rp 6,98 triliun).

Meski risikonya tinggi, NJZ (NewJeans) tetap optimis. "Kami ingin momen comeback ini terasa seperti ledakan," kata Danielle.

Sementara Hanni menambahkan, "Apapun dampaknya bagi industri K-pop, kami benar-benar bangga dengan diri kami sendiri."

Pertarungan NJZ (NewJeans) bukan hanya tentang kebebasan mereka sebagai artis, tetapi juga tentang masa depan K-pop yang lebih adil.

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan