Netizen Beri Komentar Kontra soal Foto Kim Soo Hyun di Rumah Kim Sae Ron

Garosero Research Institute merilis foto lama Kim Soo Hyun dan Kim Sae Ron, memicu kontra publik soal dugaan grooming dan privasi aktor.
KPOPCHART.NET - Garosero Research Institute kembali menghebohkan publik dengan merilis lebih banyak foto masa lalu Kim Soo-hyun.
Sejak 10 Maret, kanal YouTube Garosero Research Institute mengklaim bahwa mendiang aktris Kim Sae Ron dan aktor Kim Soo Hyun telah menjalin hubungan selama enam tahun, dimulai sejak Kim Sae Ron berusia 15 tahun.
Kanal tersebut kemudian menuduh Kim Soo Hyun melakukan tindakan grooming terhadap Kim Sae Ron.
Sebagai bagian dari upaya mereka membuktikan klaim tersebut, mereka terus merilis foto-foto lama yang menunjukkan kedekatan kedua artis tersebut.
Pada 15 Maret, kontroversi semakin memanas setelah Garosero Research Institute merilis sebuah foto seorang pria yang diduga sebagai Kim Soo Hyun, terlihat setengah telanjang di rumah Kim Sae Ron.
Mereka menegaskan bahwa foto tersebut diambil di kediaman Kim Sae Ron dan menunjukkan sosok pria yang hanya mengenakan kaus tidur panjang tanpa celana.
“Kami ingin memperjelas bahwa dia tidak mengenakan celana dalam foto ini," ujar mereka, menekankan narasi terkait situasi dalam gambar tersebut.
Tak lama setelah foto itu beredar, keluarga Kim Sae Ron turut mengeluarkan pernyataan resmi.
Mereka menuntut agar Kim Soo Hyun beserta agensinya, Gold Medalist, mengakui serta meminta maaf secara resmi atas hubungan aktor tersebut dengan Kim Sae Ron ketika masih di bawah umur.
Baca Juga: Unggah Foto Pernikahan, Hyomin TARA Sampaikan Pesan dari Calon Suami: Dia Bukan Pria Tampan, Tapi...
Selain itu, mereka juga meminta pengakuan serta permintaan maaf atas kontribusi Kim Sae Ron sebagai salah satu pendiri perusahaan, serta klarifikasi terkait permintaan pengembalian dana sebesar 700 juta KRW yang ditujukan kepada Kim Sae Ron.
Di tengah situasi ini, opini publik pun terbelah.
Sebagian pihak berpendapat bahwa jika benar Kim Soo Hyun menjalin hubungan dengan Kim Sae Ron saat masih di bawah umur, harus bertanggung jawab.
Baca Juga: Keluarga, Teman, dan Penggemar Berkumpul untuk Memberikan Penghormatan Terakhir pada Wheesung
Namun, ada juga yang mengecam penyebaran foto pribadi tersebut, menganggapnya sebagai tindakan yang melampaui batas.
Beberapa netizen mengungkapkan keprihatinan mereka dengan komentar seperti ini:
“Bayangkan jika gender mereka di balik"
"Bukankah ini sudah keterlaluan?"
“Menyebarkan foto seperti ini adalah tindakan kriminal."
Baca Juga: Restoran Ini Berusaha Lepas dari Kim Soo Hyun? Postingan Pelanggan Jadi Sorotan!
Di sisi lain, ada pula yang mempertanyakan alasan menghubungkan Kim Soo Hyun dengan berbagai permasalahan masa lalu Kim Sae Ron.
Netizen lain bahkan menyoroti bahwa tidak seharusnya Kim Soo Hyun dibebani dengan tanggung jawab atas kesalahan yang bukan miliknya.
"Apakah dia harus menutupi kasus mengemudi dalam keadaan mabuk atau melunasi utangnya hanya karena dia mantan pacarnya?"
"Sangat disayangkan apa yang terjadi pada Kim Sae Ron, tetapi insiden mengemudi dalam keadaan mabuk adalah kesalahannya sendiri"
"Haruskah kita membiarkan keluarga yang ditinggalkan melakukan apa saja hanya karena Kim Sae Ron telah tiada?"
Selain itu, muncul pula keraguan terhadap motif sebenarnya dari Garosero Research Institute.
Meskipun mereka mengklaim ingin memulihkan nama baik Kim Sae Ron, serangkaian pengungkapan yang mereka lakukan justru semakin memperkeruh keadaan dan memunculkan berbagai spekulasi liar, termasuk rumor tentang kehamilan dan aborsi.
Alih-alih membersihkan nama mendiang aktris tersebut, mereka justru dinilai semakin merusaknya.
Tak hanya itu, meskipun mereka mengaku ingin membantu keluarga yang ditinggalkan, kanal YouTube ini juga menerima donasi sekaligus meminta dukungan untuk mencapai satu juta pelanggan.
Hal ini menimbulkan kecurigaan bahwa mereka hanya memanfaatkan tragedi ini demi keuntungan pribadi.
Sejumlah netizen pun mengingatkan bahwa banyak selebriti, termasuk Kim Sae Ron dan Wheesung, telah kehilangan nyawa akibat komentar jahat dan rumor yang tidak terkendali.
Oleh karena itu, mereka menyerukan agar publik lebih berhati-hati dalam menyebarkan kritik yang berlebihan.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.