← Kembali ke Blog
Baek Jong WonCulinary Class WarsThe Born Korea

Baek Jong Won Sampaikan Permohonan Maaf di Tengah Kontroversi yang Menerpa Perusahaan Kuliner Miliknya

Michelle Dewi Oktaviona · March 15, 2025
Baek Jong Won Sampaikan Permohonan Maaf di Tengah Kontroversi yang Menerpa Perusahaan Kuliner Miliknya

Baek Jong Won menghadapi skandal pelabelan produk dan penggunaan bahan impor, yang berdampak pada reputasi serta saham TheBorn Korea.


KPOPCHART.NET - Baek Jong Won, pengusaha kuliner terkenal yang juga dikenal sebagai juri dalam acara Culinary Class Wars, resmi meminta maaf setelah serangkaian kontroversi yang melibatkan perusahaannya, TheBorn Korea.

Kantor Seoul dari Layanan Manajemen Kualitas Produk Pertanian Nasional baru-baru ini mendakwa Baek Jong Won atas pelanggaran Undang-Undang Pelabelan Asal Produk.

Pada 13 Maret, Baek Jong Won merilis pernyataan di situs resmi TheBorn Korea, mengatakan,

Baca Juga: Baek Jong Won Terancam Hukuman, Kasus Dugaan Kecurangan Label Produk Ini Bikin Publik Kaget!

"Saya dengan tulus meminta maaf karena telah menimbulkan kekhawatiran bagi banyak orang akibat berbagai masalah yang terkait dengan TheBorn Korea.

Saya merasa sangat bertanggung jawab. Ada banyak hal yang belum memenuhi harapan.

Secara khusus, saya sangat menyesali permasalahan yang muncul dalam proses produksi dan distribusi."

Masalah utama yang mencuat adalah terkait dengan pelabelan asal produk yang dilakukan oleh TheBorn Korea.

Investigasi yang dilakukan menyoroti dugaan pelabelan yang salah pada produk Doenjang (pasta kedelai fermentasi) serta hidangan gurita tumis yang dijual di Hanshin Pocha, salah satu jaringan restoran pub milik TheBorn Korea.

Seorang pelapor membocorkan bahwa Baek Jong Won sebelumnya pernah mengkritik sebuah restoran pizza dalam acara TV Baek Jong Won's Alley Restaurant karena tidak memperbarui sertifikat kesehatan dan melakukan pelabelan yang keliru.

Namun, ironisnya, pelapor menegaskan bahwa Baek sendiri telah melanggar Undang-Undang Pelabelan Asal Produk selama 10 tahun, sesuatu yang dianggap tidak dapat diterima.

Baca Juga: Jadi Viral, Koki Culinary Class Wars, Ahn Yoo Sung Kirimkan Makanan Ke Keluarga Korban Kecelakaan Pesawat Jeju Air

Skandal ini berawal dari produk Baekseok Doenjang (Pasta Kedelai Baekseok Baek Jong Won) yang diproduksi di pabrik Baekseok, Kabupaten Yesan, Provinsi Chungcheong Selatan.

Investigasi mengungkap bahwa produk ini mengandung Meju (blok kedelai fermentasi) dan kedelai asal Tiongkok.

Masalahnya, pabrik tersebut berlokasi di zona promosi pertanian, di mana hukum Korea mengharuskan penggunaan bahan baku yang sepenuhnya berasal dari dalam negeri.

Hal ini memicu kekhawatiran bahwa TheBorn Korea juga telah melanggar Undang-Undang Pertanahan.

Menurut Pasal 59 Undang-Undang Pertanahan Korea, penggunaan bahan baku impor di zona promosi pertanian dapat berujung pada hukuman penjara hingga 5 tahun atau denda sebesar 50 juta KRW (sekitar 563 juta IDR).

Baca Juga: Awal Mula Pertemuan Koki Culinary Class Wars, Kang Seung Won dengan Mantan Istri: Putus Nyambung hingga Cerai

Sebagai respons atas kontroversi ini, TheBorn Korea segera menghapus kata domestik dari deskripsi produk di toko online mereka dan mengeluarkan pernyataan,

"Kami dengan tulus meminta maaf karena telah menggunakan bahan impor tanpa sepenuhnya memahami regulasi hukum yang berlaku."

Tidak hanya Baekseok Doenjang, tetapi hidangan gurita tumis Hanshin Pocha juga menjadi sorotan.

Meskipun perusahaan mengklaim bahwa mereka hanya menggunakan daun bawang, bawang bombay, dan bawang putih lokal, analisis bahan menunjukkan bahwa bawang putih yang digunakan berasal dari Tiongkok.

Baca Juga: Jadi Member Pertama yang Berbisnis, Jin BTS Siap Luncurkan Merek Minuman Hasil Kolaborasi dengan Baek Jong Won!

Konsumen mengecam tindakan ini sebagai pemasaran yang menyesatkan, bahkan menyebutnya sebagai bentuk penipuan.

Selain pelabelan produk, beberapa masalah lain terkait operasional TheBorn Korea juga terungkap.

1. TheBorn Culinary Research Institute ditemukan menyimpan dan menggunakan tabung gas LPG di dalam ruangan, yang berpotensi membahayakan keselamatan.

2. Dalam video YouTube yang mempromosikan petani lokal, perusahaan justru menampilkan produk yang terbuat dari ayam asal Brasil, bertentangan dengan pesan kampanye yang mendukung peternak lokal.

Kontroversi ini tidak hanya berdampak pada reputasi pribadi Baek Jong Won, tetapi juga merusak citra TheBorn Korea sebagai perusahaan.

Baca Juga: Acara Telah Berakhir, Netflix Bagikan hasil Photoshoot Top 8 Culinary Class Wars, Netizen Beri Komentar Ini

Sejak melakukan IPO pada 6 November tahun lalu, saham TheBorn Korea diperdagangkan di sekitar 29.000 KRW (sekitar 327.000 IDR), di bawah harga IPO awal sebesar 34.000 KRW (sekitar 383.000 IDR)

Analis menilai bahwa kontroversi terbaru ini turut menyebabkan penurunan harga saham perusahaan.

Baek Jong Won menyatakan, "Kami akan segera menangani semua masalah hukum dan operasional serta menerapkan perbaikan menyeluruh.

Sebagai perusahaan publik, kami akan memimpin inovasi dan pertumbuhan secara menyeluruh untuk memenuhi harapan para pemegang saham."

 Baca Juga: NETFLIX Konfirmasi Culinary Class Wars akan Kembali dengan Season 2, Lengah Dikit Ada Tahu Bulat Digoreng Dadakan!

Namun, dengan berbagai skandal yang terus bermunculan, belum jelas apakah permintaan maaf Baek Jong Won dapat mengembalikan kepercayaan konsumen dan investor.

Banyak pihak merasa kecewa, terutama karena selama ini Baek dikenal sebagai pendukung petani lokal dan promotor penggunaan bahan baku domestik dalam produknya.

Sekarang, publik menunggu bagaimana Baek Jong Won dan TheBorn Korea akan menyelesaikan masalah ini serta apakah mereka benar-benar akan melakukan perubahan yang dijanjikan.

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan