Beberapa Pengusaha Korea Selatan Menghadiri Penyuluhan Sertifikasi Halal, Apa yang Sedang Terjadi?

Daejeon Chamber of Commerce & Industry Menyelenggarakan Indonesian Halal Certification Response Strategy Briefing Session pada 6 Maret
KPOPCHART.NET - Pada 6 Maret, Daejeon Chamber of Commerce & Industry menyelenggarakan Indonesian Halal Certification Response Strategy Briefing Session di Daejeon Chamber of Commerce & Industry hall.
Lebih dari 40 pengusaha dan pejabat pemerintah Korea Selatan, hadir dalam penyuluhan yang diadakan oleh mereka.
Penyuluhan tersebut bertujuan membantu para pengusaha lokal Daejeon mendapatkan sertifikat halal berdasarkan prosedur BIC, bagi yang akan menyebarkan bisnisnya untuk masuk ke Indonesia.
Baca Juga: Lama Tak Terdengar, Mina Ex Member AOA Mengejutkan Orang-Orang Dengan Babak Baru Kehidupannya Ini!
BIC adalah Busan Indonesia Center, organisasi yang berperan dalam pemberian sertifikat halal pada makanan produksi negeri ginseng sesuai standar Indonesia.
Hal penting yang dibicarakan pada penyuluhan ini mengenai
- Prosedur dan dampak perolehan sertifikat halal
- Informasi perolehan SNI (Standar Nasional Indonesia)
- Perizinan BPOM Indonesia
- Perencanaan pengembangan pasar di Indonesia, dan lain sebagainya
Baca Juga: Ko Kyung Pyo Sering Tak Dikenali Fans, Ini Cerita Kocaknya Saat Jalan di Jepang dan Itaewon!
Salah satu staff dari Daejeon Chamber of Commerce & Industry memberi pernyataan, harapannya sosialisasi ini dapat membantu beberapa perusahaan lokal Daejeon lebih mempersiapkan sertifikasi halal dan persiapan lainnya sebelum masuk ke pasar Indonesia.
Sertifikat halal merupakan peraturan penting untuk produk yang bisa dikonsumsi dan digunakan oleh para pemegang agama islam.
Indonesia sangat memegang penting mengenai sertifikat halal untuk makanan impor, kosmetik, obat-obatan, barang sehari-hari dan segala peralatan medis yang akan digunakan Indonesia.
Baca Juga: Lengkapi Potongan Terakhir Tur Amerika: Girl Group YOUNG POSSE Umumkan akan Melakukan Tur di Texas!
Pasalnya, Indonesia menjadi salah satu negara dengan penduduk terbanyak di dunia. Hal ini, dinilai bisa menjadi pasar untuk beberapa negara di Asia dalam pengembangan bisnis mereka.
Selain itu juga, k-wave masih bisa dirasakan di Indonesia, terlihat dari penjualan industri musik yang masih ramai sampai saat ini, sehingga hal itulah yang membuat beberapa investor tertarik untuk merambah ke pasar Indonesia.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.