Konflik Memanas Antara NewJeans dan ADOR, Berikut Hal Yang Jadi Pembahasan Hingga Nama BTS Ikut Terseret!

Berikut poin penting dalam konflik yang terjadi antara NJZ dan ADOR, mulai dari klaim oleh pihak ADOR, NJZ, hingga bantahan ADOR
KPOPCHART.NET - Pengadilan Distrik Pusat Seoul baru-baru ini menyelenggarakan pemeriksaan tahap pertama terhadap konflik antara NewJeans (NJZ) dan ADOR.
Berikut 5 hal penting yang terjadi pada pemeriksaan pertama ini!
1. ADOR mengklaim jika NJZ berhutang kesuksesan kepada HYBE.
Menurut agensi tersebut, HYBE berinvestasi sebanyak ₩21,0 miliar KRW (setara dengan $14,5 juta USD).
Penasihat hukum pihak ADOR mengatakan jika investasi ini belum pernah terjadi sebelumnya, dan bahkan bakat serta kerja keras para anggota saja tidak bisa menjelaskan semua kesuksesan mereka.
2. ADOR mengungkap hubungan antara NJZ dan BTS untuk menaikkan popularitas.
Penasihat hukum ADOR mengemukakan jika Minji dan Hanni NJZ muncul pada video BTS “Permission to Dance” agar bisa dikaitkan sebagai ‘grup adik perempuan BTS’ untuk mendongkrak popularitas.
ADOR juga mengatakan bahwa Min Hee Jin secara pribadi meminta supaya NJZ dipromosikan lewat koneksi ke BTS sebagai grup di bawah naungan HYBE yang paling terkenal.
3. ADOR mengungkap rekaman ILLIT yang menyapa NJZ.
Sebelumnya, NJZ mengklaim jika seorang manajer grup lain sudah memerintahkan ILLIT untuk mengabaikan NJZ di area khusus artis pada kantor HYBE.
Menurut NJZ rekaman CCTV insiden ini sudah dihapus oleh pihak HYBE.
Namun di persidangan, ADOR menunjukkan rekaman tersebut dimana di dalamnya berisikan hal yang sebaliknya.
Tiga anggota ILLIT terlihat membungkuk 90 derajat kepada Hanni dan Danielle.
Baca Juga: Makin Panas! ADOR Klaim Telah Memberikan 5 Miliar KRW Kepada NJZ, Knetz Sebut Mereka Tidak Bersyukur
4. NJZ mengklaim jika HYBE mencoba untuk merusak citra mereka setelah kecelakaan pesawat Jeju Air.
NJZ menyatakan jika pihak HYBE melarang mereka untuk menggunakan pita peringatan di atas panggung di Jepang.
Hal tersebut karena dianggap bisa menimbulkan masalah dengan stasiun penyiaran Jepang.
Namun, setelah mendapat persetujuan dengan pihak stasiun, Hanni segera membuat pita sebelum NJZ tampil.
NJZ kemudian melihat jika artis HYBE lainnya tampil mengenakan pita peringatan.
Membantah hal ini, ADOR menyatakan jika klaim NJZ adalah informasi yang keliru karena HYBE tidak melarang artisnya untuk menggunakan pita peringatan.
Sebaliknya, menurut pihak ADOR, NJZ sudah menyatakan keinginan mereka untuk mengenakan pita sendiri alih-alih menggunakan pita yang sudah dipilih oleh perusahaan.
5. NJZ mengungkap jika HYBE melakukan diskriminasi terhadap NJZ
Perwakilan NJZ membahas mengenaipermainan media skala besar yang dilakukan oleh HYBE, meninggalkan NJZ untuk ILLIT, kontroversi plagiarisme ILLIT, hingga dampaknya dengan mengambil contoh pada Dolphiners Film sebagai bentuk perlakuan tidak adil tersebut.
Penasihat hukum juga menuduh HYBE mengabaikan NJZ dengan mendebutkan LE SSERAFIM terlebih dahulu.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.