Tak Capai Hasil Baik dalam Negosiasi Hak cipta, Boy grup THE BOYZ Gagal Pertahankan Nama

The Boyz gagal pertahankan nama grup mereka usai tak mencapai kesepakatan dengan mantan agensi, IST Entertainmnet
KPOPCHART.NET - Kabar terbaru datang dari boy grup asal Korea Selatan, THE BOYZ.
Grup Juyeon Cs ini dikabarkan telah gagal dalam negoisasi terkait merek dagang dengan mantan agensi mereka, IST Entertainment.
Akibatnya, THE BOYZ telah kehilangan hak cipta atas nama grup mereka.
Pada Rabu (4/12) ONE HUNDRED, agensi baru THE BOYZ membuat pernyataan resmi terkait negoisasi yang dilakukan antara grup dengan agensi.
"Selama proses negosiasi bersyarat untuk hak merek dagang, kami tidak dapat menerima hak merek dagang yang telah disimpan oleh para artis selama 7 tahun karena kondisi negosiasi yang tidak masuk akal dari IST Entertainment."
Dalam pernyataannya, ONE HUNDRED menyampaikan kekecewaannya terhadap IST Entertainmnet.
Baca Juga: Seluruh Anggota The Boyz Secara Resmi Akan Pindah ke Manajement MC Mong Bulan Depan
Ia melanjutkan, “Kami telah melakukan negosiasi terkait sebaik mungkin. Aggota The Boyz juga melakukan yang terbaik hingga saat ini untuk mempertahankan hak merek dagang untuk para penggemarnya, namun tidak mencapai hasil yang baik.”
Namun, hasil negosiasi ini masih bisa berubah karena ruang untuk berdiskusi masih terbuka hingga tanggal berakhirnya kontrak.
"Kami ingin (THE BOYZ) pindah ke agensi yang disepakati dengan lancar tanpa cacat apa pun. Kami akan melakukan yang terbaik untuk menegosiasikan hak merek dagang dengan pikiran terbuka, dan bahkan jika negosiasi gagal, The Boyz akan bisa berpromosi dengan nama brand yang lebih baik.” Janjinya.
Baca Juga: Sunwoo The Boyz Diserang Sasaeng, Agensi Umumkan Tindakan Tegas dan Ambil Tindakan Hukum
Sebelumnya, diketahui bahwa ONE HUNDERD dan THE BOYZ mengajukan hak merek dagang untuk THE BOYZ, The New Boyz, dan TNBZ pada IST Entertainmnet.
THE BOYZ akan resmi putus kontrak dengan IST Entertainment berakhir pada 5 Desember. Setelah itu, The Boyz akan melanjutkan karir mereka di bawah naungan One Hundred.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.