Peringati Bulan Kesadaran ADHD, 4 Bintang K-Pop Ini Buktikan ADHD Bukan Penghalang Sukses!

Bulan Oktober diperingati sebagai Bulan Kesadaran terhadap ADHD. Ternyata, ada juga beberapa idola K-Pop yang mengidap ADHD.
KPOPCHART.NET — Setiap bulan Oktober telah ditetapkan sebagai bulan kesadaran terhadap Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD).
Gangguan neurodevelopmental yang satu ini seringkali disalahpahami, namun tak jarang dialami oleh individu-individu berprestasi, termasuk para idola K-Pop.
ADHD yang ditandai dengan kesulitan fokus, sulit mengelola emosi, hiperaktivitas, dan impulsivitas, dapat memberikan tantangan tersendiri bagi penderitanya.
Meskipun sering dianggap sebagai gangguan anak-anak, ADHD juga dapat dialami oleh orang dewasa.
Di dunia K-Pop yang serba cepat dan kompetitif, para idol dituntut untuk selalu tampil prima dan produktif. Namun, beberapa dari mereka harus berjuang dengan ADHD di tengah kesibukan mereka.
Namun, dengan dukungan dan penanganan yang tepat, para pengidap ADHD dapat mencapai kesuksesan yang luar biasa.
Bulan Kesadaran ADHD ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang ADHD.
Beberapa nama besar di industri K-Pop telah berbagi kisah pribadi mereka tentang hidup dengan ADHD. Mereka adalah Jackson Wang dari GOT7, Henry Lau, mantan member Super Junior-M, Park Bom dari 2NE1, dan Eun Jiwon dari Sechskies.
Baca Juga: Jackson Wang Berikan Dukungan serta Nasehat untuk Kondisi Terkini BamBam GOT7
Jackson Wang telah didiagnosa mengidap ADHD sejak sekolah yang membuatnya kesulitan untuk duduk diam dan belajar di dalam kelas. Ia malah lebih berhasil sebagai di bidang olahraga yang memerlukan banyak gerak.
Pada tahun 2017, Jackson mengungkapkan dalam sebuah tayangan live bersama rekan satu grupnya, Youngjae, bahwa ia harus pindah dari sekolah umum di Hong Kong ke sekolah internasional setelah gurunya memberi tahu dia menderita ADHD. Seperti kebanyakan anak yang menderita kondisi ini, Jackson termasuk anak yang sangat aktif dan tidak bisa duduk diam. Oleh karena itu, gurunya menyarankan bahwa sekolah internasional akan lebih sesuai dengan kebutuhan dan kepribadiannya.
ADHD adalah kondisi yang berlangsung seumur hidup, sehingga tidak mengherankan jika Jackson mengakui bahwa ia masih mengalaminya hingga hari ini. Namun, dia mengatakan bahwa ADHD-nya telah menjadi jauh lebih ringan saat dewasa. Tentunya hal itu tidak menjadi hambatan bagi Jackson yang kini aktif juga sebagai solois.
Henry Lau juga mengalami masalah serupa. Selama kemunculannya pada tahun 2014 di acara MBC, Real Men, mantan anggota Super Junior-M ini juga menerima kritik pedas dari para eksekutif senior acara tersebut.
Mereka mengatakan bahwa dia terlalu tidak teratur, terlalu lincah, dan terlalu banyak bicara di saat yang tidak tepat. Namun, setelah para eksekutif senior memperingatkan Henry, ia memutuskan untuk mengungkapkan kebenaran tentang ADHD yang diidapnya.
Henry kemudian menambahkan bahwa ia berhasil mengatasi ADHD-nya setelah sekolah menengah, tetapi beberapa gejalanya tetap muncul. Untungnya, para anggota tim bersimpati dengan pernyataannya.
Namun, di balik hal tersebut, Henry termasuk salah satu musisi yang berbakat dan memiliki kemampuan untuk mempelajari berbagai bahasa serta alat musik dalam waktu cepat. Ia menunjukkan bahwa ADHD tidak menghalangi kreativitasnya dalam bermusik dan menciptakan karya-karya yang luar biasa.
Baca Juga: Ditutup dengan Manis, Member 2NE1 Bagikan Momen Saat Konser hingga Potret Terbaru Bersama YG Family
Sebagai satu-satunya idol wanita yang mengidap ADHD, Park Bom lebih dikenal karena skandal narkobanya daripada saat bersama 2NE1. Pada tahun 2014, pihak berwenang menemukan bahwa Park Bom “menyelundupkan” 80 tablet amfetamin dalam sebuah paket dari keluarganya di Amerika Serikat.
Meskipun obat tersebut dilarang di Korea Selatan, YG Entertainment kemudian menyatakan bahwa obat tersebut diresepkan secara sah di Amerika Serikat untuk mengobati masalah psikologis.
Beberapa tahun kemudian, Park Bom dengan berani angkat bicara tentang kejadian tersebut, mengungkapkan kebenarannya. Bom menjelaskan bahwa ia tidak pernah menggunakan narkoba untuk rekreasi dan mengungkapkan bahwa ia didiagnosis menderita ADHD saat SMP.
Obat-obatan yang ia bawa masuk ke Korea Selatan adalah Adderall, sebuah jenis obat untuk pengidap ADHD digunakan di negara lain yang sudah ia gunakan sejak kecil. Tapi hal ini tidak menyurutkan semangatnya dalam berkarier di dunia hiburan Korea Selatan.
Lalu, ada juga Eun Jiwon, mantan anggota Sechskies ini juga termasuk dalam daftar idol dengan ADHD. Pada Mei 2024 dalam acara SBS 'My Little Old Boy', Eun Jiwon menjalani pemeriksaan terhadap kesehatan mentalnya bersama Heechul Super Junior dan Kim Jongmin.
Dalam acara tersebut, Eun Jiwon didiagnosis dengan ADHD Dewasa. Karena gejalanya terlewatkan saat ia masih kecil. Ia terlambat didiagnosis karena Eun Jiwon tidak memiliki terlalu banyak masalah dalam belajar saat ia masih muda.
Bahkan dia mendapat nilai A untuk laporan akademisnya. Gejala yang sering dialaminya termasuk perhatian dan konsentrasi pendengaran yang buruk, munculnya rasa putus asa, kurangnya emosi positif, dan kepekaan sosial yang kurang.
Dalam ADHD ada juga hal yang disebut sebagai hyperfocus, yaitu sebuah keadaan yang membuat seorang pengidap ADHD terlalu berfokus pada kegiatannya tanpa memperdulikan keadaan di sekitarnya.
Ketika hyperfocus, Eun Jiwon bisa tetap terjaga semalaman. "Saya tidur ketika saya mengantuk dan tidak tidur ketika saya tidak mengantuk. Ketika saya bermain game, saya bisa menghabiskan waktu dua hari satu malam." ujarnya dalam acara tersebut.
Tidak hanya bersikap hiperaktif dan impulsif, biasanya orang dengan ADHD akan sangat sulit mengatur emosinya. Hal tersebut yang terjadi pada Eun Jiwon. Ia juga mengakui, “Saya sangat stres karena harus tampil di depan semua orang.
Tersenyum adalah hal yang paling sulit di dunia. Bahkan kadang terasa lebih mudah untuk marah.” Psikolog ahli dalam acara tersebut menyebutkan bahwa ADHD memiliki kelebihan yang berkaitan dengan kreativitas tinggi dan membuat Eun Jiwon jadi lebih mengenal dirinya sendiri. Eun Jiwon telah menunjukkan bahwa ADHD tidak menghalangi seseorang untuk menjadi seorang entertainer yang sukses.
Baca Juga: Sandara Park Ngaku Suka Dengan Eun Ji Won SECHSKIES Selama 22 Tahun Ini?
Kehadiran ADHD memang bisa menjadi tantangan, namun dengan dukungan yang tepat, pengidap ADHD dapat hidup bahagia dan sukses.
Kisah para idol K-Pop ini membuktikan bahwa ADHD bukanlah akhir dari segalanya. Mereka telah menunjukkan bahwa dengan kerja keras, dukungan, dan penanganan yang tepat, individu dengan ADHD dapat hidup bahagia dan produktif.






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.