← Kembali ke Blog
KontroversiKPopCulture

Kpop Saat Ini Seringkali Terjadi Kontroversi Yang Berkaitan Dengan Budaya Luar, Begini Alasannya

Nabilla Altika Gustiana · June 3, 2024
Kpop Saat Ini Seringkali Terjadi Kontroversi Yang Berkaitan Dengan Budaya Luar, Begini Alasannya

Era Kpop saat ini sering terjadi kontroversi yang berkaitan dengan budaya luar serta sejarah yang ada di dalamnya


KPOPCHART.NET – Saat ini era musik Kpop sedang memperluas pengaruhnya di pasar international, mulai dari karya musik, hingga konten-konten yang disajikan oleh para artis serta perusahaannya, sehingga penggemar yang menikmati karya-karya tersebut juga semakin luas tidak hanya dari Korea Selatan saja.

Hal itu menandakan, jika para artis Korea diharuskan memiliki pengetahuan lebih akan budaya dan sejarah dari luar Korea, namun sering kali terjadi kontroversi yang dilakukan oleh kalangan artis.

Sehingga dapat dibuktikan jika industri musik Korea memiliki tantangan yang besar dalam jangka panjang jika ingin terjun ke ranah internasional, karena hal kecil saja dapat berpengaruh pada dunia, terdapat dua alasan mengapa hal ini bisa terjadi, yang pertama adalah ketika Kpop selalu terjadi kontroversi secara terus-menerus yang berkaitan dengan budaya dan sejarah.

Baca Juga: Dugaan Ada Pergantian PDnim, OP Temukan Perbedaan Drama Lovely Runner Sebelum dan Sesudah Ditayangkan

Contohnya aktris dan mantan grup Gfriend, Sowon, dirinya meminta maaf kepada masyarakat akibat kontroversi dirinya saat memposting foto dengan salah satu mannequin dengan kostum sebagai tentara Nazi.

Ada juga datang dari girlgrup besar dibawah naungan YG Entertainment, BLACKPINK, pada Juli 2020 lalu, ketika grup yang berisikan 4 anggota ini merilis MV dari “How You Like That” yang mendapat kontroversi memasukan gambar dari Ganesha pada scene yang menunjukkan Lisa pada MV tersebut, tanpa memahami seberapa pentingnya bagi penggemar dari India.

Ganesha adalah Dewa dengan wujud manusia berkepala gajah menurut kepercayaan umat Hindu, sehingga agensi yang melahirkan Big Bang, BLACKPINK, Treasure, dll ini mengedit ulang dan menghapus scene yang menunjukkan gambar Ganesha sebagai permintaan maaf.

Baca Juga: Besok Ada Apa? Untuk Para Penggemar dari Aktor Kim Soo Hyun yang di Indonesia Harus Siap-siap!

Pada 2021, Agensi dari BTS dan TXT, Big Hit Music merilis permintaan maaf karena mencantumkan pidato dari pemimpin sekte Jim Jones pada mixtape dari salah satu anggota BTS, Suga yaitu “What Do You Think”.

Salah satu prosfesor bidang antropologi dari George Mason University Korea, Lee Gyu Tag menjelaskan jika Kpop bukan hanya menargetkan pada orang Korea saja, tapi kali ini menargetkan ke pasar global sehingga akan muncul opini dari masyarakat dengan perbedaan budaya sehingga para artis dan agensi harus mempelajari tentang budaya luar dengan sejarah dan larangan-larangan dari berbagai negara untuk memahami lebih lagi terhadap penggemarnya.

Yang kedua adalah mencari solusi untuk menyelesaikan masalah itu, salah satu kritikus budaya pop, Kim Hern Sik juga sependapat dengan sudut pandang dari Lee Gyu Tag, menurutnya perusahaan manajemen Kpop harus membentuk departemen khusus untuk menangani masalah tersebut, contohnya seringkali dalam proses pembuatan music video, pasti akan mengundang produser dari luar perusahaan.

Baca Juga: STAYC Umumkan Akan Rilis Full Album Pertama Mereka Bertajuk Metamorphic Pada Comeback Kali Ini!

Sehingga diperlukan tim khusus untuk dilakukan pemeriksaan ulang dari hasil konten tersebut, untuk meminimalisir jika konten tersebut memungkinkan menyinggung beberapa viewers, karena perbedaan budaya ini, banyak kalangan yang menganggap ini merupakan ‘kesalahan kecil’, namun banyak juga yang menganggap jika hal itu adalah kesalahan yang fatal.

Ini juga merupakan pembelajaran jika tidak boleh saling menutup mata akan keragaman budaya yang ada di seluruh dunia serta adanya saling menghormati.

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan