Produk yang Membosankan? HYBE dan SM Entertainment Gencar Rilis Game dengan IP KPOP

Rencana perilisan game dengan IP KPOP oleh HYBE dan SM Entertainment kembali dipertanyakan oleh berbagai pihak.
KPOPCHART.NET – Diketahui bahwa sebelumnya, HYBE dan SM Entertainment telah mengungkapkan rencana mereka untuk meluncurkan konten game baru menggunakan kekayaan intelektual (IP) band Kpop tahun ini.
Dikutip dari Korea Herald melalui Naver, pada bulan April lalu, SM Entertainment mengatakan bahwa mereka sedang mengembangkan game ponsel yang sementara diberi judul SM Game Station.
Yang mana, game tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Kakao Games, yang akan tersedia untuk umum pada paruh kedua tahun ini.
Baca Juga: HYBE Diduga Cegah Artisnya Bicarakan Soal Pelestina, Video Siaran Langsung DK SEVENTEEN Jadi Bukti?
Di sisi lain, pengembang game lokal Com2us juga akan merilis game ponsel baru “BTS Cooking On: TinyTAN Restaurant” pada bulan Juni ini.
Namun, ekspektasi dari orang dalam industri dan pengguna game, yang sebagian besar adalah penggemar Kpop, tergolong masih rendah.
Salah seorang penggemar BTS mengungkapkan bahwa dirinya merasa perusahaan hiburan dan pengembang game hanya fokus menghasilkan uang dengan menggunakan penggemar.
Baca Juga: Siap Debutkan Girl Group Baru, SM Entertainment Buka Audisi Global! Berikut Persyaratannya!
Menurutnya, game BTS World yang ia mainkan sebelumnya, memberikan cerita yang membosankan untuk dimainkan.
Masih dilansir dari sumber yang sama, seorang profesor di Departemen Kebijakan Digital dan Budaya di Universitas Sains dan Teknologi Nasional Seoul, Lee Jong Im, juga mengungkapkan bahwa konsep game yang dibuat dengan IP band Kpop kebanyakan dangkal.
Ia berpendapat, perusahan-perusahaan hiburan berinvestasi dalam game sejenis ini tanpa mempertimbangkan kebutuhan para pemainnya.
Contohnya saja pada game baru SM Entertainment, yang mana para pengguna akan memainkan peran virtual sebagai manajer band Kpop dan mereka mendapatkan kartu foto digital sebagai hadiah.
Menurutnya, untuk apa hal tersebut dilakukan di dunia game jika bisa dilakukan di dunia nyata.
Ia menekankan bahwa perusahaan hiburan dan pengembang game perlu meningkatkan konten game mereka yang tergolong itu-itu saja.
Sebelumnya diketahui juga bahwa Han Ji Hoon selaku wakil presiden senior Com2us, mengatakan selama konferensi pers pada bulan Januari lalu bahwa perusahaan akan membuat game BTS baru yang dapat “benar-benar” dinikmati oleh ARMY (penggemar BTS) dan tidak hanya menggunakan IP band Kpop untuk menarik para pengguna.
Sementara itu, jika dilihat dari hasil, game puzzle seluler BTS Island: In The SEOM yang dibuat oleh anak perusahaan game HYBE, HYBE IM pada tahun 2022 lalu, masih menunjukkan kinerja bisnis yang buruk karena penurunan jumlah pengguna.
Dan hal itu juga turut berdampak pada pendapatan perusahaan yang sebesar 30,89 miliar Won (sekitar 364,3 miliar Rupiah) pada tahun 2023, turun 14,9 persen dibandingkan tahun lalu.
Hal ini juga menandai kerugian operasional sebesar 19,7 miliar Won (sekitar 232,3 miliar Rupiah) pada periode yang sama.
Bagaimana menurut kalian?






Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.