Beda Drastis! Begini Kondisi Terbaru Klub Burning Sun Milik Seungri yang Dulu Mewah dan Bergengsi

Tak lagi mewah dan bergengsi, ini kondisi terbaru klub Burning Sun milik Seungri yang sudah terbengkalai.
KPOPCHART.NET - Skandal Burning Sun kembali mencuat usai tayangnya film dokumenter yang dibuat oleh BBC pada Minggu (19/5) lalu.
Masalah utama dalam skandal ini adalah klub Burning Sun yang dipimpin oleh mantan anggota BIGBANG, Seungri, ternyata merupakan sarang perbuatan asusila dan molka alias aktivitas perekaman perbuatan tak senonoh secara ilegal.
Tak hanya itu, klub Burning Sun juga merupakan tempat penyalahgunaan narkoba, suap, hingga tindakan kekerasan lainnya.
Baca Juga: Publik Korea Mulai Kelelahan dengan Konflik CEO ADOR dan HYBE, Ternyata Fakta Ini Alasannya!
Saat dibuka pada Februari 2018, Burning Sun merupakan klub terbesar di Gangnam, bahkan yang paling bergengsi di Korea Selatan.
Namun, meski dulu menampilkan interior dan eksterior yang mewah dan digandrungi oleh banyak pengunjung, kini klub yang sudah terbengkalai tersebut bak 'gurun pasir'.
Dilansir dari Koreaboo, ini perbedaan kondisi klub Burning Sun dulu dan sekarang berdasarkan film dokumenter BBC.
Baca Juga: Makin Populer! Kim Hye Yoon akan Bertemu dengan Yoo Jae Suk dan Yoo Yeon Seok dalam Suatu Acara
1. Pintu Masuk
Klub Burning Sun sendiri berada di dalam hotel Le Meridien.
Pintu masuk klub itu berbentuk lengkungan terang berwarna kuning dan terhubung dengan tangga yang mengarah ke bawah tanah. Ada plang atau tanda merah mencolok yang menandai nama klub tersebut.
Dulu, pria dan wanita mengantre berjam-jam untuk masuk ke dalam klub Burning Sun yang keren itu.
Baca Juga: Aktor Marvel Chris Hemsworth Bagikan Pengalamannya saat Bertemu Stray Kids di Met Gala 2024
Akan tetapi, sekarang meskipun struktur tiga lengkungan klub itu masih berdiri di Yeoksam, Gangnam, tapi terlihat jelas bahwa bangunan tersebut sudah ditinggalkan dan tidak terawat, bahkan ada rumput liar yang tumbuh di sekitarnya.
2. Lantai dansa
Klub malam Burning Sun adalah sebuah tempat besar dengan basemen untuk EDM, lantai dua untuk hip hop, ruang VIP, 60 meja VIP dekat kotak DJ dan panggung, serta lantai dansa yang luas sehingga bisa menampung tamu hingga 1.000 orang sekaligus.
Area itu dulu dipenuhi dengan orang-orang yang berjoget dan pesta malam. Tapi kini justru menjadi 'gurun pasir' karena dipenuhi dengan puing-puing dan debu.
3. Ruang VIP
Film dokumenter Burning Sun diawali dengan cuplikan video ruang rahasia yang tersembunyi di bawah. Saat masih beroperasi, interior ruang itu tidak pernah dipublikasikan .
Kini, tempat itu menjadi ruang kosong menakutkan yang masih diwarnai dengan dinding merah.
Untuk memesan meja, dulu tamu VIP harus membayar lebih dari 75.000 USD.
Sebagai bagian dari paket ini, para VIP memiliki akses ke area yang dikhususkan hanya untuk tamu dengan bayaran tinggi.
Mereka juga dapat meminta agar tamu wanita yang menarik di lantai dansa dibawa ke sisi mereka.
4. Ruang tersembunyi
Di area lebih dalam dari klub tersebut, ada ruang tersembunyi yang dijaga oleh beberapa orang untuk memastikan para VIP bisa melakukan apa pun yang mereka inginkan.
Baca Juga: Intip Detail Harga SEVENTEEN Exhibition Follow Fellow yang Akan Diadakan di Jakarta
Di tempat inilah para wanita korban Burning Sun menjadi korban tindakan asusila. Saat ini, kondisi ruang yang terbengkalai itu juga terlihat mengerikan.
5. Kamar mandi merah
Tempat ini akhirnya terungkap dalam film dokumenter setelah sebelumnya kamar mandi merah viral di situs ilegal.
Tempat tersebut dulu kerap digunakan untuk melakukan tindakan asusila ke para wanita.




Komentar
Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.