← Kembali ke Blog
Jung Joon YoungmolkaBurning Sun

Gegara Jung Joon Young dan Skandal Burning Sun, Jurnalis Ini Akui Dapat Teror sampai Alami Keguguran

Umi Choiriyah · May 20, 2024
Gegara Jung Joon Young dan Skandal Burning Sun, Jurnalis Ini Akui Dapat Teror sampai Alami Keguguran

Gegara ungkap kasus molka Jung Joon Young, jurnalis Park diteror penggemar dan pria anti-feminis sampai tertekan dan alami keguguran


KPOPCHART.NET - Minggu (19/05) BBC mengungkap tuntas kasus Burning Sun yang mulai terendus berkat Jung Joon Young beberapa tahun lalu.

Selain Jung Joon Young, skandal Burning Sun juga menyeret bintang Kpop ternama lainnya seperti mantan anggota BIGBANG, Seungri.

BBC menghadirkan kakak mendiang Goo Hara, mantan karyawan Seungri, mantan pelanggan Burning Sun, pengacara korban molka dan beberapa jurnalis yang mengungkapkan kasus tersebut sebagai narasumber video dokumenter mereka.

Baca Juga: Benar-Benar Tipe Suami Idaman, Lee Sang Yeob Tenyata Suka Membantu Mengerjakan Pekerjaan Rumah

Jurnalis Park, salah satu narasumber BBC, merupakan seseorang yang sempat membahas kasus molka Jung Joon Young dan sedikit banyak berperan dalam terungkapnya sisi busuk Burning Sun.

Sebagai informasi, mantan kekasih Jung Joon Young pernah melaporkan sang idol atas dugaan perekaman ilegal (molka).

Namun sayangnya, Jung Joon Young berhasil memanipulasi barang bukti usai memanfaatkan tim forensik swasta.

Baca Juga: NCT DREAM Sukses Gelar Konser di Jakarta, Ini Dia Keseruan antara Member dan NCTzen Selama Acara Berlangsung! 

Jurnalis Park kemudian memberitakan kasus molka yang melibatkan Jung Joon Young itu.

Akan tetapi Jung Joon Young dianggap tak bersalah karena kurangnya bukti dan dianggap sebagai korban framing media.

Alhasil opini publik berubah dan jurnalis Park mendapatkan berbagai teror dari penggemar Jung Joon Young dan lelaki anti-feminis.

Baca Juga: SECRET NUMBER Rayakan Anniversary Ke-4! Foto dan Video Terbaru Bikin Teringat Masa Sekolah

Ketika itu jurnalis Park tengah mengandung anak pertamanya dan langsung dibuat tertekan oleh teror yang diterimanya.

“Gelombang serangan pertama datang dalam bentuk komentar dan email jahat. Setelah sekitar enam bulan, saya mulai menerima panggilan telepon dini hari, sekitar jam 2 pagi, dan mereka akan melanjutkan sekitar tiga sampai empat jam sampai jam 5 pagi.

Ketika saya tidak menjawab telepon, mereka mulai mengirimkan gambar-gambar tak senonoh dan sumpah serapah melalui Messenger.” ungkap jurnalis Park kepada BBC.

Jurnalis Park mengaku bahwa mentalnya hancur sampai sampai ia tak bisa keluar rumah.

Wanita itu juga mengungkap bahwa ia sampai mengalami keguguran dua kali dan kini masih belum dikaruniai buah hati.

Namun usai mengalami hal tersebut, meskipun sulit, jurnalis Park tetap pantang menyerah karena jika ia mundur, para penggemar dan pria anti-feminis yang menyerangnya akan merasa menang.

Usai ruang chat Jung Joon Young (yang 3 tahun sebelumnya telah dimanipulasi) terungkap ke publik serta mematik penyelidikan kasus Burning Sun, jurnalis Park dan artikelnya tentang sang idol kembali menjadi sorotan.

Setelah itu jurnalis Park mulai datang ke acara radio untuk wawancara dan mendapatkan banyak permintaan maaf.

“Banyak komentar yang diposting tentang wawancara saya dan kebanyakan meminta maaf kepada saya. Bahkan ada yang mengaku meninggalkan komentar jahat saat itu dan menyatakan simpati atas apa yang saya alami.” ujar sang jurnalis.

Jurnalis Park mengatakan bahwa kasus Jung Joon Young yang ia beritakan sempat membuatnya merasa tak memenuhi syarat sebagai seorang jurnalis.

Namun usai kebenaran terungkap, ia sangat senang karena reputasinya bisa dipulihkan dan ia merasa bangga dengan yang telah dilakukannya.

Sumber: Kpopchart (Promedia RSS)

Komentar

Masuk dengan akun komentator Weblu untuk menulis komentar.

Akun komentator

Rekomendasi

Temukan